The Name Of My CEO Mr.SUGA

The Name Of My CEO Mr.SUGA
Prolog


Aku adalah seorang karyawan teladan di salah satu perusahaan ternama di jakarta.aku di kenal sebagai wanita yang ceria,ramah,baik, dan cantik menurut karyawan lainnya sih.tapi menurutku aku biasa saja.oya perkenalkan nama ku "JOANNA HAFIEZA".tapi kebanyakan dari teman2ku yang lain memanggilku dengan sebutan Fieza.


Pagi ini akan di adakan meeting bersama beberapa investor2 dari perusahaan yang menanamkan saham modalnya untuk.bekerjasama dengan perusahaan tempatku bekerja.dan meeting kali ini akan di hadiri langsung oleh CEO.karena sebelum2nya hanya di hadiri oleh direkturnya saja.seluruh kantor pagi pagi sudah meng ghibahi tentang CEO yang akan datang hari ini.karena mereka pun juga baru pertama kali akan bertemu fengan CEO baru di perusahaan.


"pagi Fiez?! sapa Tiara teman seruanganku.yang baru datang.


"emm pagi,tumben lebih dulu aku nyampek kantor biasanya kau adalah karyawan telat waktuku.ledekku dengan senyuman mencibir.


"iya nih aku kena macet.tapi kan belom telat juga si.jawabnya santai lantai menyimpan tas yang di bawanya di laci.


"Bdw di depan karyawan lainnya pada heboh CEO baru ya? tanya tiara menatapku.


"ya begitulah.aku juga tidak tau,bodo amat juga kan.


"kamu tau enggak CEO baru itu adalah anak pertama dari Pak.MARCHEI.


"memangnya anak pak bos ada berapa Ra?tanyaku penasaran.


"setau aku sih hanya ada.dua Pak CEO dan satu lagi lupa namanya.adeknya ganteng banget fiez apalagi pak CEO. pujinya


"tau dari mana?


"dia pernah kesini waktu itu sih,tapi kamu enggak tau kan kamu izin.


"oh.jawabku singkat seketika ruangan jadi hening saat pintu kantor terbuka ternyata yang datang adalah CEO baru.di lihat dari jauh penampilannya sangat rapi.di baluti dengan jas warna hitam dan kacamata.banyak yg tertegun saat CEO itu masuk ke dalam ruangan meeting.begitupun juga dengan aku,sesaat aku lupa kalau aku butuh berkedip untuk menyadarkan diri dari ciptaan tuhan yang satu ini.


"selamat pagi semua.sapa laki2 tampan yang tengah berdiri di depan.


"selamat pagi pak.jawab semua orang yang berada di ruanagan itu serempak.


"baiklah to the poin aaja perkenalkan nama saya CHANDRA SUGA MARCHEI" bos baru kalian semua.kalian bisa memanggil saya dengan SUGA.dan kalian semua harus menaati semua peraturan baru dari saya.katanya dengan tatapan kurus kedepan.


"baik.pak jawab beberapa karyawan.sedangkan aku dan Tiara memilih untuk menyimak setiap yang di bicarakan pak Suga.


"yang merasa menjadi sekertaris papa saya,setelah ini langsung ke ruangan saya.dan saya akhiri pertemuan kali ini cukup sampai disini.mendengar kata sekertaris tiba2 ada prasaan gugup melanda.karena yang dia maksud adalah aku.sekertaris pak bos.setelah laki laki itu keluar.aku kembali duduk di temptku dengan keringat dingin yang mulai melanda.



hehehe.ok lanjut ke cerita.


"Fiez buruan kamu di suruh kerungan CEO.kata Tiara mengagetkan rasa grogiku.


"eh iya.jawabku dan buru buru meninggalkan Tiara aku tidak mau membuat masalah di hari pertama bosku masuk.ku segera menunu lift karyawan dan tanpa ragu ragu ku pencet no 18.karena di situlah ruangan CEO.saat pintu kift terbuka aq cepat2 masuk.hingga hitungan detik sampailah di lantai 18.rasanya kakiku terasa berat untuk melangkah.


"ibu sudah di tunggu CEO di ruangannya.kata satpam yang selalu menjaga di depan pintu ruangan CEO.


"emm baik pak terimaksih.jawabku gugup.perlahan ku keton pintu pelan pelan.


"tok tok tok"


"masuk.kata suara dari balik pintu.tanpa aba2 segera ku buma knock pintu.


"permisi pak,sapaku dengan wajah menunduk.


"kamu,tolong hapus semua aturan lama yang ada di kantor selama ini dan ganti dengan peraturan yang saya buat.perintahnya tanpa menoleh malah memunggungiku.


"ta...ta..


"tidak ada tapi tapian saya mau 1 jam kamu kerjakan dimulai dari sekrang.jawabnnya tanpa memberikanku kesempatan untuk berbicara.


"kenapa kamu masih berdiri disitu ada yang belom jelas?tanyanya lantas memutar balik kursinya.


"a..tidak pak.jawabku yang masih mematung disana.


"lantas kenapa kamu masih disini.dan waktumu sudab berkurang 5 menit.saya tunggu laporannya 55 menit dri sekrang.katanya.


"ba baik pak.jawabku lantas pamit pergi meninggalkan pak CEO sendiri.ada perasaan kesal dengan sikap CEO baru itu.tapi bagaimana lagi ini adalah tugasku sebagai sekertarisnya.