
Siang telah berlalu dan kini malam mulai datang.setelah kepulangan pak Suga sore tadi.penilaianku terhadapnya seketika berubah.
flashback beberapa jam yang lalu
"Za masalah kemaren yang ibu sama bapak mengundangku makam tolong salamkan terimaksih banyak ya.ucapnya yang tiba2 memulai pembicaraan setelah sepi beberpa saat.
"iya pak nanti saya sampaikan.balasku dengan senyuman merekah ke arahnya.dan diapun membalas senyumanku.kali ini senyumannya membuatku semakin damai dan nyaman.
"emmm....enggk usah terlalu formal gitulah panggilannya santai saja.panggil saja Suga.katanya lagi sembari menyeruput jus jeruk.
"hehehe.aku tersenyum kikuk mendengar perkataannua yang seprti itu.biasanya saat di kantor dia akan bersikap dingin padaku.tapi kali ini entah kenapa sikapnya kembali menghangat seperti saat bersama keluargaku.
"oya Za,
"hemmmm jawabku singkat.
"bukankah kemren kamu bilang kalau di rumahmu ada adikmu ya?lantas kenapa dia tidak ikut gabung makan malam bersma kita?!tanyanya dahiku sedikit mengkerut.
"ohh iya,sebenrnya adik saya pengen makan malem bersama.tapi tiba tiba ada urusan mendadak.
"emang adik kamu kerja apa?tanyanya lagi mulai kepo.
"hemmm sejauh yang saya tau sih,saat ini masih ngurusin bisnis kulinernya pak.jawabku seadanya.
"benarkah?tanyanya dan ku hanya membalasnya dengan sebuah anggukan pertanda iya.
"kalau begitu sama donk seprti adik saya,dia juga sedang mendalami bisnis kuliner.ungkapnya dan yang dia maksud adalah Jimmy laki2 yang ku kenal beberpa bulan lalu dan sekarang menjadi orang yng paling dekat sama aku.
"hemmm.....beda sama bapak berrti ya.?tanyaku.
"begitulah.jawabnya saking dari asiknya ngobrol dan bercanda sampai akhirnya kita lupa waktu.dan tak terasa hari sudah semakin sore dan hingga pada akhirnya pak suga pamit pulang.
flashback off
Saat pagi tiba,seperti biasa aku bangun lebih pagi untuk buat sarapan dan tak lupa untuk melaksanakan kewajibanku sebagai seorang muslim.usah bikin sarapan dan beberes untuk berangkat kerja.seprti biasa aku memesan taxy online langgananku.karena jujur aku belom bisa naik motor sendiri. padahal ibu menyuruhku untuk membeli motor buat aku berangkat kerja sehari2nya.tapi aku menolaknya dengan alasan klasik itu.
"Pagi cantik,sapa Tiara.
"pagi juga Ra,ada tumben wajahmu berbinar2 gitu lagi bahagia ya?tanyaku menerka2.teenyata benar donk dia lagi bahagia saat ini.
"tau aja sih.
"ya iyalah tau,kan aku dah hafal setiap mimik raut wajahmu kalau lagi bahagia maupun lagi galau,apalagi kalau sudah marah.ledekku sok iyer banget.
"ah masak sih,coba kamu tebak aku bahagia karena apa?ucapnya dan malah menyuruhku untuk menebak penyebab kebahgiannya saat inj.
"ya mana aku tau,kan yang tau tentang dirimu hanya kamu sendiri bukan aku.jawabku.
"ah gak seru ih,kan katanya kamu tau segalanya tentang aku.rengeknya dan sifat kekanak2nanya mulai kambuh.
"ya mana aku tahu Tiara kan aku bukan dukun,sekarang kamu kasi tau deh kenapa biar aku enggak penasaran.kataku lagi sedikit kesal.
"aku jadian sama Robby.jawbanya awalnya sempet kaget sih tapi enggk sekaget yang biasanya orang2 sampek mau jantungan gitu.
"wahh selamat ya,jangan lupa pajak jadiannya.ledekku dan sesekali ku lirik laptopku takut ada email masuk dari pak bos.dan benar sajja tiba2 tak lama kemudian ada email masuk dari bosku.yang isinya.
"tolong buatkan aku kopi ya"
membaca emailnya membuatku srtengah tidak percaya.benarkah bosku itu menyuruhku membuatkan kopi,sedangkan tugas itu bukan tugas aku melainkan tugas OB.namun aku juga tidak berani menolaknya karena ini titah dari atasan.aku mencoba untuk memanggil ob yang sedang tidak sibuk.tapi nyatanya semuanya nihil.mereka sedang bertugas masing2,terpaksa aku sendiri yang harus membuatkannya kopi sedangkan aku sendiri juga tidak terlalu paham dengan perkopian.karena aku bukan ornag yang suka kopi.tapi kadang aku juga penikmat di saat lagi suntuk dan ngantuk hehehe.
5 menit telah berlalu,dan segera ku antarkan kopi keruangannya pak suga,aku tidak mau terkena omelan dia.ku ketok pintunya tiga kali dan tanpa aba2 aq segera buka knok pintu.dan kulihat pak suga sedang dduduk bersantai di kursinya.sambil memainkan pulpen di jarinya.sesekali mataku langsung cerah saat melihat kegantengan bosku itu.namun segera ku alihkan pandnaganku ke arah lain.
"pak ini kopinya,saya tidak tau rasanya sesuai selera bapak atau tidak.kataku dengan menundukkan kepala.
"hem terimaksih ya,oya nanti temani saya makan siang ya.ucapnya dengan tatapan membunuh
"baik pak,,kalau tidak ada lagi saya permisi kembali keruangan saya soalnya masih ada beberpa laporan yang harus saya revisi ulang.pamitku.pak Suga hanya menganggukkakn kepalanya.saja dengan tatapan yang masih sama tapi,aku takut untuk membalas tatapannya.takut jatuh cinta.