The Name Of My CEO Mr.SUGA

The Name Of My CEO Mr.SUGA
Episode 3


Hari sudah menunjukkan pukul 18.30 hari ini aku pulang telat gara2 menemani bosku menemui beberapa kliennya hari ini.bahkan aku juga lupa klo malam ini aku sudah ada janji dengan Jimmy untuk ketemu.


ku rebahkan tubuhku di kasur empuk dan di temani boneka Bunny kesayanganku.beberapa saat aku memejamkan mata handphoneku berbunyi.ku gapai handphoneku males2n.tanpa berfikir panjang ku klik tombol terima panggilan tanpa ku lihat siapa yg nelfon.


"halo,dengan siapa sya berbicara?tanyaku


"ni gue Jimmy,jadi kan ketemuannya.?!tanya suara dibalik telfon itu.


"ahh...jimmy maaf aku lupa heheeh ketemu dimana?jawabku balik nanyak.


"lo sharelok saja biar gue jemput.katanya lagi.


"ouhh baiklah aku share sekarang ya dan aku siap2 dulu.jawabku dan segera ku matikan telfonnya tanpa menunggu jawaban dari Jimmy.


Sedangkan di kediaman Jimmy dia sudah bersiap2 untuk menemui Hafieza.Jimmy yang tak lain adalah adik kandung,Suga.


"mau kemana lo,tumben?tanya Suga sembari mengambil minuman bersoda di kulkas.


"ada urusan penting.jawab Jimmy


"ohh...jawab Suga lagi dan langsung pergi meninggalkan Jimmy di ruang tengah.Suga termasuk tipe kakak yang tidak suka ikut campur urusan adiknya.apalagi masalah pripadi adiknya,Suga anti banget dalam hal itu.


"maz Suga mau makan apa malam ini,biar bibi masakin?tanya pembantunya.


"enggak usah bi saya sudah makan di luar tadi sebelum pulang kantor,coba bibi tanya Jimmy dia mau makan apa?katanya dan malah memerintahkan pembantunya untuk bertnya kepada adiknya.


"maz Jimmy katanya mau makan di luar maz.jawab bi nani lembut.


"ya sudah bik nani istrahat apalgi bibi sudah bekerja keras dari tadi pagi.katanya lagi sikap perhatiannya it membuat binani semakin betah untuk kerja bersama Suga dan Jimmy.di rumah itu Suga hanya tinggal bersama Jimmy dan beberapa pembantu yang mengurus rumahnya.sedangkan kedua orang tuanya berada di rumah yang jaraknya tak jauh dari rumahnya.


****


Sambil menunggu jemputan dari Jimmy,aku iseng iseng buka online shop.karena sebenarnya aku adalah orang yang suka berbelanja online ya meskipun tidak terlalu sering sih.belum sempat ku cari apa yang ku mau tiba2 terdengar suara klakson motor.dan pemilik motor itupun menghampiriku.hampir aku tidak mengenali Jimmy.karena penampilannnya beda dari pertama kali kita ketemu.


"yuj berangkat keburu malam.ajaknya.


"emm ayuk,aku kira siapa tadi?


"kenapa aku terlalu ganteng ya.pujinya pada diri sendiri.


"PD banget si orang aku enggk bilang gitu juga.cibirku


"ya udah ayo,berangkat jangan sampai aku berubah pikiran nih.kataku lagi pura2 ngambek.


"yeyy gitu aja ngambek,nanti manismu ilang lo.ledeknya dengan kata pujian.aku hanya tersipu malu mendengar pujiannya ya meskipun garing.kita berduapun segera pergi menaiki motor.awalnya aku ragu naek motor sama Jimmy,tapi bagaimana lagi.


sepanjang perjalanan aku memilih untuk diam.dan Jimmy juga fokus pada tujuannya.


"Za lo umur berapa.?tanya Jimmy dengan suara agak tinggi.


"kenapa Jim,aku terlihat tua ya?!jawabku dengan membalasnya dengan pertanyaan juga.


"enggak gue hanya pengen tau saja sih soalnya lo cute banget sih kek masih umur 1 tahun.mendengar perkataannya yang entah gombal atau rayuan aku hanya menanggapinya dengan cibiran.tak lama kemudian kita pun sampai di tempat tujuan.ternyata Jimmy mengajakku ke sebuah rumah makan yang sederhana tapi,asri.


"makanlah,masak mau berenang.lo belom makan juga kan?tebaknya.tapi emang bener si aq belom makan.


"ya udah yuk ke dalam gue dah lapar banget ini.ajaknya dan menarik tanganku dengan lembut.aku hanya mengiyakannya.Jimmy mengajakku ke rooftop.di sana pemandangan lebih indah dan gemerlap lampu yang menghiasi jalanan terlihat sangat indah di malam hari.


"gpp kan klo kita makannya disini?tanyanya.


"gpp kok malah aku seneng ,bdw makasih ya.ucapku


"terimaksih untuk apa orang gue engk ngasi apa2 sama lo.


"ya terimaksih aja karena kamu udah mau mentraktir aku makan.


"elah santai aja kali.kek apaan aja lu,kalo sama gua mah bebas ornagnya jadi engak usah kaku gitu.baru pertama kali jalan sama cowok ganteng ya.lagi lagi dia memuji dirinya sendir.ya kuakui sih Jimmy memang ganteng.tapi hanya saja tidak membuayku tertarik sama sekali.karena dia seumuran denganku.


"biasa sj sih.jawabku singkat.Jimmy memulai pesan makanan dan dia begitu banyak memesan makanan padahal kita hanya berdua.


"Jim kamu pesan makanan sebanyak ini,siapa yang mau ngabisin?tanyaku heran melihat meja kita penuh dengan makanan.


"ya lu lah yang ngabisin masak gue.candanya.


"what kamu kira aku rakus ya,?ucapku dengan alis yang melengkung dan hampir menyTu.hingga membuat Jimmy gemes melihatku.


"ih gemes banget si wanita di depanku ini.katanya sembari mencubit pelan pipiku.hingga membuat pipi tomatku tercipta dengan sendirinya.aku malu di buatnya.


"Jim,kalau aku boleh tau kamu suka kulineran ya?tanyaku to the poin.


"ya begitulah,kok lu bisa tau jangan2 lu dukun ya?candanya lantas tertawa menggodaku.


"aku hanya nebak saja.kataku judes sambil terus ku masukan makanan di depanku kedalam mulutku.saat makanku tinggal sesuap lagi tiba2 handphoneku berbunyi.ada panggilan masuk yang ternyata dari bosku.


"halo pak....


"tolong kamu siapkan semua dokumen untuk meeting besok.karena besok kita akan kedatangan tamu penting.perintahnya di seberang sana.


"baik pak.jawabku dengan bersamaan telfonnya di matikan oleh bosku.ada sedikit geram di hati karena sikap bosku yang seenaknya saja.


"telfon dari siapa za,kok tiba2 wajahmu cemberut gitu?tanya Jimmy yang terus menikmati makanan di depannya.


"A....ini bosku telfon.biasa urusan kantor hehehe jawabku.


"sekarang udah bukan waktunya jam kantor,ngapain bos lu masih telfon2 lu kek ngak ada kerjaan aja.


"ya gimana lagi namanya juga bos.jawabku datar.


usai makan dan perutku juga udh kekenyangan.ku lihat jam tangan ternyata sudah jam 21.00 engk terasa makan saja membutuhkan waktu selama ini.aku dan Jimmy memutuskan untuk kembali pulang.Jimmy langsung mengantarkan aku pulang,dan mampir ke supermarket untuk membeli kebutuhan kulkasku.dan lagi lagi Jimmy yang membayar semua belanjaanku.meski awalnya aku yang akan membayar tagihanku.tapi Jimmy maksa untuk membayar semuanya.aku tidak bisa menolaknya lagi karena mengingat hari sudah semakin malam.aku hanya mengucapktan terimaksih swbanyak2nya atas kebaikannya.yang telah mentraktir aku makan dan membayar semua belanjaanku.sesampainya di rumah aku segera mencuci muka dan gosok gigi.sekaligus mengganti pakaianku dengan piyama.dan sesegera mungkin aku pergi tidur,karena besok aku tidak boleh terlambat.


****


Pagi pun tiba,hari ini aku tidak sempat untuk membuat sarapan.karena bangunku juga sudah agak kesiangan.aku memutuskan untuk sarpan di kantor.karena selain rumahku kantor adalah tempat keduaku untuk sarapan.aneh si tapi itulah yang membuatku sampai mendapatkan jabatan sebagai sekertaris Bos dan penghargaan karyawan terbaik, teladan di kantor.benar saja sesampainya di kantor hanya aku saja yang datangnya lebih awal daripada karyawan lainnya.maklumsih karena hari ini aku di tugaskan untuk menyiapkan semua dokumen penting.