
Alfarizi Kavindra orang asia lahir diketurunan bangsawan Inggris yang mengikuti sang ayah , dan bunda sebagai keturunan Tionghoa Cina
Lahir dengan wajah tampan , hidung mancung , mata sipit dan bibir tipis , sangat sangat digilai wanita manapun yang bertemu dengan dirinya
selain tampan dia lahir sebagai anak yang super jenius , pada usia 19 tahun ia mendirikan perusahaannya sendiri , Sifatnya yang dingin , arogan , dan mempunyai pandangan sinis
Ia terus meneliti dan mengembangkan software dan sistem tercanggih yang hampir memonopoli seluruh dunia . Tidak ada satu orang pun yang dapat mengalahkan kesuksesannya
saat usia 21 tahun ia terjun kedunia mafia , melakukan semua tindakan diluar hukum , menjual semua barang ilegal ,
selain itu , dia terlibat disemua bidang ekonomi . menurutnya selama menghasilkan uang , tidak ada yang tidak ia sentuh.
Hingga tahun ini perusahaannya telah menjadi perusahaan nomor 1 didunia berdasarkan nilai pasar. dan dia dinobatkan sebagai pria paling muda terkaya didunia
pose ALFARIZI KAVINDRA
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
malam itu alfarizi baru pulang dari kediaman orang tuanya Di CINA , ia mendapat telepon dari anak buahnya akan ada sebuah transaksi jual beli narkotika jenis sabu oleh anggota penting negara , dan akan melakukan transaksi tersebut disebuah club terkenal di Jakarta
Saat sampai di Kediamannya ia tidak menghubungi pengawalnya untuk menemaninya bertransaksi tersebut , difikir orang tersebut aman karna merupakan anggota penting negara , oleh sebab itu ia hanya mengajak anak buahnya di dunia mafia yang akan bertransaksi dan dia hanya akan melihat dari kejauhan ,
nasib sial ternyata anggota penting negara itu sudah menjadi incaran anggota polisi yang bergabung dengan anggota TNI
Dengan tergesa gesa alfarizi menaiki sebuah tangga dan didapati seseorang laki laki keluar dari dalam kamar , tanpa fikir panjang alfarizi memasuki kamar itu tanpa menghiraukan keberadaan orang orang didalam sana , ia membuka jendela dengan kasar dan loncat , menyembunyikan diri diatap genteng samping tembok perbatasan jendela .
Dengan jantung yang berdegup kencang , ia mematikan teleponnya , menangkup kedua tangannya ,
AL : " Siall...........!!!!!!!!!!!!!! persetan dengan hari ini , nasib sial jikalau gue ketangkep , usaha yang gue rintis dari bawah akan hancur dalam semalam!!! bgst!!!!! " umpat nya kecil sambil mengepalkan tangannya
Terdengar suara lari sepatu dari berbagai arah , dan pintu yang ia masuki tadi berbunyi seperti ingin dibuka ,
Cklek!
dan benar seseorang mamasuki kamar , terdengar suara sepatu jalan sangat pelan . dan tiba tiba ada suara wanita menangis , alfarizi pun mengintip dan terkejut ketika melihat jendral angkatan militer sendiri yang datang ke kamar tempat ia bersembunyi , diamati nya dalam dalam entah mengapa sosok jendral tersebut seperti lupa niatnya ,
tiba tiba tangan jendral tersebut ditarik kuat , membuat al yang tadinya sedikit lega kembali dibuat tegang , lantaran jendral tersebut mencari ke segala macam penjuru dan terakhir membuka kaca jendela yang ia jadikan tempat persembunyian ,
" jangan tinggalin aku " ucap seseorang wanita , membuat jendral itu dengan cepat keluar tanpa menutup jendela .
ketika merasa suasana cukup aman ,, al keluar dengan sangat sangat pelan dan hati hati , hingga tidak menimbulkan suara sedikitpun
dihampirinya wanita yang tadi ia dengar sedang meracau dengan suara sedih , seorang wanita dengan rambut yang terurai panjang tanpa diikat diatas kasur sambil menggunakan selimut sampai hidung
dibuka selimut itu sampai pundak , terlihat wanita yang sangat cantik tengah terlelap dalam tidur dengan menggunakan tangan sebagai penyangga tidurnya
tidur yang damai dengan masih adanya air mata yang jatuh kepipinya . tergerak tangan al untuk menghapus air mata wanita itu , lalu ia amati wanita tersebut
AL : " Selain cantik entah mengapa aku merasa kamu menarik , pantas saja jendral tadi tertarik padamu . aku juga!:) " ucapnya pelan sambil tersenyum
" Sampai jumpa , terimakasih untuk kali ini semoga kita dapat berjumpa lagi , " tambahnya sambil membelai rambut wanita itu , lalu ia melangkah kan kaki hendak keluar , tapi saat sampai dipintu ia berbalik
" Namaku ALFARIZI KAVINDRA "
#####
.