
Sesampainya di Bar milik Brama , mereka bertiga langsung disambut oleh penjaga dan menuju ruangan pribadi milik Brama , dan tidak lama kemudian memesan beberapa minuman untuk mereka bertiga
"Keruangan gue dulu aja , masih pada inget kan , "
mereka masuk keruangan pribadi milik Brama yang disulap seperti apartemen ada tempat karaoke , bahkan kolam renang , maklum orang kaya bebas
toktoktok
sebuah ketukan dipintu dibuka oleh brama yang tak lain adalah karyawan nya yang membawakan banyak sekali minuman ,
" Letakan di meja " perintah Brama kepada karyawan nya , dan di angguki
"malam ini pantang pulang sebelum mabuk!!!!!" ucap keysha sambil membuka botol , diangguki brama sambil menyetel beberapa lagu yang akan mereka nyanyikan bersama
" seriul lo brama ngajakin si nca minum kek gini , gue gatanggung jawab ya kalo ini bar bakalan rusuh kalo si nca udah mabok" sungut syifa sebal sambil bersidekap dada
" santay aja , makanya gue taro lo bedua disini ntar gue konciin biar yang kacau ruangan ini aja , lagian lo galiat noh si nca udah minuk sebotol " ucap brama memberi tahu
" Yaallaaahhhhhh ncaaaa , are you crazy??? , baru gue tinggal ngobrol , ngapa lo kokop tuh minuman , emang gabisa pake gelas!!!! teriak syifa .
" Brisik tau galo! gue lagi pusing , untuk saat ini biarin gue hidup semau gue "
" Uda lo biarin aja syif mau lagu apa tuh si nca , mending lo ikut buka botol , biar ga pusing juga , "
tiba tiba Keysha mengambil microfon dan menyanyikan sebuah lagu yang amat sekali menyentuh dengan suara khas mabuk tetapi sangat merdu
Last Child ~ diary depresiku
Wajar bila saat ini, ku iri pada kalian
Yang hidup bahagia berkat suasana indah dalam rumah
Hal yang selalu aku bandingkan dengan hidupku yang kelam
Tiada harga diri agar hidupku terus bertahan
Dengan minuman keras yang saat ini ku genggam
Atau menggoreskan kaca di lenganku
Apapun kan ku lakukan, ku ingin lupakan
Namun bila ku mulai sadar, dari sisa mabuk semalam
Perihnya luka ini semakin dalam ku rasakan
Disaat ku telah mengerti, betapa indah dicintai
Hal yang tak pernah ku dapatkan, sejak aku hidup di jalanan
tibatiba air mata brama dan syifa menetes begitu saja , mendengar keysha menyanyikan lagu tersebut ,
namun dengan cepat ditepis air mata nya oleh Brama menggunakan punggung tangan nya agar tidak ketahuan oleh kedua sahabatnya , gengsi batinnya
lantaran nasib mereka bertiga tidak jauh sama
Brama yang ditinggal oleh sang ayah mengahap sang ilahi meninggalkan Kakak mami beserta dirinya
dan Syifa yang di tinggal sang ayah dengan wanita diluar sana sejak usianya 3 tahun , bahkan dia tidak tau, bentuk seperti apa ayahnya
" Yang kuat nca , kita semua ngalamin apa yang lo alamin , lo ga sendiri ada gue , ada brama , kita disamping lo bakalan dukung lo , nyayangin lo " ucap syifa dengan suara bergetar sambil memegang erat tangan keysha dan beralih memeluk tubuhnya ,
nampak mereka berdua nangis sejadi jadi nya , disusul brama yang ikut memeluk kedua sahabatnya , namun brama mencoba untuk tidak menangis , menguatkan kedua sahatnya menyalurkan rasa aman yang bahkan dirinya pun membutuhkan itu ,
" Lo gaboleh egois nca , kebahagiaan papi lo harus lo dukung " ucap brama selepas pelukn merek selesai
"tapi brama......."
###