
Keysha yang tidak mau lagi ikut campur dalam obrolan tersebut pamit ke pada Daddy dan Papi nya untuk menuju kamar , dan mereka berdua berjalan menuju ruangan kerja Raka .
Riki : " Gimana bang? " tanya Riki ketika mereka sampai di ruangan itu , duduk berhadapan dengan Raka, yang saat ini sedang di negosiasikan.
Raka : " Bisa engga, ga segitu? , buset itu banyak bener!
Riki : " Ya terus berapa? itu gue ngitung aja masih kurang bang , gue harus balikin kepercayaan pemegang saham tentang dana normal bang , kalo mereka tau yang ada mereka semua bakalan nyabut sahamnya diperusahaan gue , dan gue harus mulai lg dari nol , dan dana yang diperlukan lebih dari segitu .
Raka : " Emang gimana si kok bisa, dana lo di retas hacker? "
sebelum sampai Indonesia , Riki sudah terlebih dahulu menghubungi Raka ketika perusahaan nya diretas , namun Raka secara langsung meminta Riki datang , agar dia lebih paham akan apa yang terjadi sebenarnya
Riki : " bingung gue juga , pagi pagi gue kekantor , bendahara diperusahaan tiba tiba panik , bilang katanya Perusahaan gue dibobol hacker . gue cari situs yang ngebobol brangkas gue ID nya udah keblokir!
Raka : " Terus , sampai sekarang para pemegang saham udah pada tau berita ini?
Riki : " Engga , semua karyawan gue tekan ., gue minta waktu satu minggu buat balikin dana ke semula .
Raka : " Jadinya untuk sisa dana kekurangan apa niat lo ?,
sejenak Riki berfikir sambil menutup muka menggunakan kedua telapak tangannya , mengerang keras tanda prustasi , menjambak jambak rambutnya keras , untung saja ruangan ini kedap suara jika tidak sudah dipastikan tetangga akan kumpul semua
Raka mengerti apa yang dirasakan Oleh adiknya karena dia pun pernah mengalami hal yang sama , bedanya ia ditipu sedangkan Riki di Retas .,
Riki : " Gue bakalan jual rumah yang baru gue beli sebulan yang lalu aja bang , lumayan masih ada sisa kalau itu laku secepatnya , "
Raka : " Rumah yang mana? "
Riki : " Rumah gue di Korea , sebenernya itu rumah bakalan jadi kado pernikahan gue sama Yukina , berhubungan keadaan genting . terpaksa gue jual "
Raka : " Emang berapa harga belilo?
Riki : " 20M "
Raka yang sedang meneguk kopi buatan Bi inah langsung tersedak ketika mendengar harga rumah yang di beli Riki , Rumah macam apa harga segitu .
Riki : " Dana yang hilang itu totalnya 30M bang "
Raka : " Lo mau gantung diri sendiri atau gue bantuin mutilasi?
Riki yang mendengar ucapan kakak nya itu tertawa terbahak bahak , kakaknya ini pelit sekali batinnya hanya uang 15 Milyar saja sudah sampai ingin memutilasi diri nya,"
Riki : " Lo mau pinjemin ga? "
Raka : " Nanti gue hubungin sekertaris gue , kalo dana gue lebih dari cukup gue transfer langsung ke rekening perusahaan lo. paling lambat besok!" . ucapnya langsung pergi meninggalkan Riki seorang diri yang tersenyum senang , akan kemenangan nya bernegosiasi dengan sang kakak ,
🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Esok Hari
Matahari telah terbit dengan surya nya , memberikan kehangatan di waktu embun menyelimuti pagi . Sinarnya yang terang menembus masuk kedalam pantulan kaca kamar Keysha , yang dimana Dia sedang asik dalam selimut tebal yang menggulung seluruh badan .
..
Istirahat sejenak sebelum , esok ia akan menghadapi kenyataan Ujian Nasional , yang berarti masa Remaja dan kenangan SMK nya akan berakhir menghitung Jari ,
Toktoktok....,..
Tidak ada sahutan dari dalam membuat Radit berdecak kesal dan menerobos masuk kedalam kamar Keysha yang tengah asik tidur , dengan kasar Radit membuka Tirai jendela dan menarik selimut yang dikenakan keysha hingga dilempar entah kemana
Keysha dengan geram bangkit dari tidurnya menarik baju Radit dan meninju kepala nya berulang ulang .
Keysha : " Anak sialan!!!!!! Merusak Pagi hari gue aja lo!!! teriak Keysha sambil membalik tubuh Radit tengkurap
Radit yang mendapati serangan secara tiba tiba itu hanya pasrah sambil meminta pengampunan oleh sang sepupu , yang entah mengapa tenaga nya jauh lebih besar .
Radit : " ampun nca! gue hilaf gue salah , ampun sakit nca ! Daddy Papii..... tolongin abang !!!! " teriak Radit kencang ,
🌲🌲🌲🌲