
" Engga gitu nca , nanti kalaupun papi lo nikah lagi ada yang urus , emang lo tega kalo liat papi lo sakit disaat lo lagi gabisa disamping nya , lo ga mikir siapa yang bakalan jagain dia ngerawat dia , siapa tau mami tirilo nanti baik " tutur brama lembut menenangkan sahabat dan juga orang yang ia cintai
" gue yakin , kalaupun nanti papi gue nikah lagi , orang itu cuma ngeretin harta papi gue , lo ga akan ngerasa bram , gue anaknya gue bisa ngerasain dia gaakan tulus sama papi gue , apalagi anak tirinya itu ga ada sopannya "
" Lo harus belajar dari kata ikhlas nca , lo harus berjuang untuk berdiri di kaki lo sendiri , ga harus lo nikmati kekayaan , tapi lo harus berjuang nyari kekayaan itu dengan usaha lo sendiri "
" Enggak bram gue tetep engga ikhlas "
" yauda sekarang lo mending tidur disini sama syifa , biar gue tidur dikamar lain , gue tau lo udah ga kuat sama kenyataan hari ini yang bikin lo kecewa , tapi gue mohon untuk hari ini aja lo nangis karna kekecewaan , besok lo harus nangis bahagia "
" makasih bram , cuma lo sama syifa yang gue punya " ucap keysha sambil terisak
" elap ingus lo ***** , ampe keluar gitu " kata brama menampilkan ekspresi jijik
" sialan lo "
" dah sono tidur , ga liat lo noh si syifa udah molor , lo juga ikut molor sono , gue masih mau kebawah , mau cek bar "
ketika brama turun kebawah nampak suasa yang biasanya riuh hening seketika karena didatangi beberapa pasukan militer entah apa mereka datang kemari pikirnya
" Siapa pemilik bar ini " bentak salah satu anggota militer
dengan santay brama mendekati dengan tangan yang dimasuki kedalam kantong celana
" Saya! " jawabnya lantang
" Ada apa Ini? " tanya nya lagi
" Disini telah terjadi kasus penyelundupan narkotika , apakah anda tidak tahu? " ucap seseorang dengan wajah datar badan tegap dengan wajah tampan dan sifat dingin
" apakah anda punya bukti? "
" tenang saja , kami punya bukti sebelum kesini . Bawa orangnya! " titahnya
tidak lama kemudian datang 3 orang , yang satu dengan tangan di borgol dan dua nya disisi sebelah kanan dan dikiri membawa paksa orang yang diborgol tersebut
Brukkkkkkk..........
laki laki tersebut di lempar dengan keras sampai jatuh berlutut dihadapan brama , brama hanya mampu mengeryit dikarnakan tidak pernah kenal orang tersebut
" apakah anda kenal orang tersebut? " tanya pria itu
" Tidak "
" angkat kepala mu!!!! " teriak brama
laki laki tersebut mengangkat kepalanya menatap brama , dengan tatapan memohon
" jangan pernah kau injakan kaki di bar milikku lagi! jika hanya datang membawa sial! " ucap brama sambil memegang erat dagu laki laki tersebut lalu menghempaskannya dengan kasar
" silahkan kalian periksa , jika masih ada yang mengganjal , " ucap brama
" periksa ulang tempat ini , jangan sampai ada yang terlewatkan!! " titah pria itu
" Siap komandan " ucap semua orang yang berpakain militer
Laki laki tersebut ikut memeriksa beberapa kamar VIP didalam bar , nampak sebuah kamar yang berbeda dengan yang lainnya , dia membuka gagang pintu pelan pelan , mengernyit ketika tercium bau alkohol yang amat menyengat ,
memasuki lebih dalam terdapat dua orang wanita yang nampak sedang tidur . matanya tertuju dengan salah satu wanita cantik yang nampak tidur dengan mengigau sambil menangis
didekati wanita ituu dan terdengar suara
" mami ...... nca kangen , kenapa mami ninggalin nca secepat itu , mamiiiii nca mau ikut mamiii huhuuu,,,,,,, "
###