Real In Love

Real In Love
Kecewa


"Piiiii ...... " ucap keysha kecewa


" sayang denger dulu ya papi mau jelasin "


" Om belum bilang sama anak om. tentang niat om kali ini? " tanya Ken


nampak sang papi mengehal napas panjang , lalu mendekati sang anak dengan mata sendu " sayang , kamu taukan , papi udah lama sendiri gada yang urus papi kalo papi kerja , belum lagi papi bakalan ditinggal kamu , kalo nanti kamu udah punya suami , nanti siapa yang bakalan nemenin papi. maka dari itu papi cari pengganti mami kamu yaitu mami dania , " ucap Raka panjang lebar sambil memegang tangan keysha


" papi harusnya bilang dari awal jangan saat seperti ini baru bilang sma nca " ucap keysha sambil mengelap air mata kekecewaan yang lolos begitu saja dimanik indah matanya


" iya sayang , maapin papi ya , papi mohon untuk kamu kenal lebih jauh sama mami dania , bagaimanapun nantinya dia akan jadi istri papi , dan kamu harus terima kedua saudara tiri kamu , keyla dan ken "


" maaf pi , nca kayanya harus pergi nenangin diri dulu , permisi "


keysha melepas genggaman tangan sang papi naik ke kamar dan mengambil tas kunci mobil juga handphone dia pergi meninggalkan rumah menghubungi kedua sahabat nya untuk bertemu di mall


sesampai nya dimall keysha memilih menunggu di restoran tempat mereka sering kali makan ,


syifa datang bersama dengan brama dengan nafas yang tidak teratur mereka berlari menghampiri keyhsa yang nampak sesekali menghapus airmata nya , bagaimana tidak kedua sahabatnya itu tidak cemas , ketika keysha menghubungi kedua nya nampak sekali suara nangis dibalik telepon


" hey , kenapalo nca? " syifa bertanya sambil mengatur nafas disusul dengan brama yang tidak jauh


keysha nampak diam saja waktu itu


" ngomong sama kita , ada apa? kenapa lo ngajak kita kesini ? katanya lo ada acara dirumah?! " tanya brama tidak sabar lantaran brama sangat khawatir


" papi ... " ucap keysha dengan suara bergetar


" kenapa papilo? " tanya syifa


" papi gue mau nikah lagi "


Deg ,


" seriuslo ? " ucap brama sambil mengambil bangku di depan keysha disusul syifa yang ikut ambil bangku duduk disamping keysha sambil memegang tangannya erat


" gue harus gimana , papi gue tega banget gantiin posisi mami gue " ucap keysha sambil menangis' sesegukan


" mana calon mami tiri gue , punya anak 2 " lanjutnya


" hah?! " ucap syifa dan brama serentak sambil membulatkan matanya tidak percaya


" eh dikata rumahlo yatim piatu kali , banyak bener anaknya " umpat syifa


" yaelah baru dua syifa " brama berdecak sebal


" ribet lo *** , gue kan prihatin sama nca , "


" gue garela bram , syif "


" udah dari pada lo banyak pikiran gini , mending kita minum aja di bar gue " kata brama dengan semangat lantaran memang brama anak orang kaya dan dia mendirikan sebuah bar dengan jeripayah nya sendiri


" lo taukan nca gabisa namanya minum , terakhir kali dia minum rokesnya kaya apa , gainget lo"


" kalo orang sakit hati hanya mabuk yang dapat menghilangkan rasa sakit , walau hanya sementara " ucap brama cengengesan


" ayo " ucap keysha semangat lalu berdiri


" nca lo serius? " tanya Syifa tidak yakin sambil mengikuti jalan keysha


" iya gue serius , bener kata brama gue harus ilangin pikiran gue untuk saat ini "


" yauda tapi pake mobil lo aja ya , nanti mobil gue biar diambil sama pengawal gue aja ," ucap brama sambil meminta konci mobil keysha