
Di tempat lain
Al yang saat itu sedang dalam perjalanan kekantor membuka handphone nya , kemunculan pemberitahuan di bar status nya membuat jantung Al berdegub kencang , dengan cepat ia membuka , ternyata Keysha sudah mengkonfirmasi Akun sosial media miliknya .
Bukan hanya itu terdapat sebuah pesan yang ditinggal kan Keysha , " Terimakasih semalam sudah mau menolong ku , dan maaf jika perkenalkan kita membuat ku merepotkan mu jadinya "
Entah mengapa Pagi ini suasana hati Al berubah menjadi lebih baik , bahkan ada sedikit menghangat
Sampai dikantor , semua orang memanggil dan membungkuk hormat kepada Al , biasanya hanya di jawab oleh lirikan atau paling tidak anggukan tidak pernah tersenyum ataupun balik menyapa . Tapi kali ini semua orang tampak heran ketika Al sepanjang perjalanan terus menerus tersenyum dan menyapa balik karyawan nya , bagaikan di sambar petir disiang bolong .
Al memasuki Lift Pribadi seorang diri , dia terus saja membaca ulang pesan yang dikirim Keysha dan sebuah balasan yang ia kirim juga , namun belum ada tanda tanda telah terbaca , membuat nya menunggu tidak sabar
Sampai diruangan , Sherly Assisten nya dibuat heran dengan tingkah Al pagi ini yang menyapa duluan , Bahkan Assisten Pribadi Al si Fian sampai di buat terkejut .
" Tuan 2 jam lagi , kita akan rapat dengan semua petinggi di perusahaan " . Ucap Fian memberi tahu , ketika Al sudah duduk dikursi kebesarannya
" Oke , sekarang tolong kamu buatkan saya Kopi seperti biasanya " Perintah Al
Al terus menerus mengecek hapenya , tidak sabar sekali akan jawaban yang diberikan keysha oleh ajakannya , namun sekian lama ditunggu tidak ada jawaban sama sekali membuat Al menghela nafas kecewa .
Disaat Meeting berlangsung , Amarah Al terhadap petinggi petinggi perusahaan yang sangat bodoh membuat dirinya terus menerus berteriak bahkan membentak tidak perduli jika Mereka semua bahkan jauh lebih tua dari usianya .
Al melambaikan tangan ke arah Fian asisten nya itu untuk melanjutkan Meeting , dan mencatat bagian bagian penting , Al enggan lagi mendengarkan rapat , malas jika emosi nya kembali keluar .
Ketika Meeting sudah selesai , Al menghampiri Sherly , " Tolong Urus semua meeting meeting di perusahaan hari ini , saya akan pulang cepat , " Ucap Al seraya pergi berlalu keruangan .
Syifa yang mendapat perintah mendadak berdecak sebal . " Orang mah liat dulu kek muka gue , pandang dulu , paling engga tatap mata gue ini kalo ngomong , bukannya maen nyuruh sambil jalan . dikata nih kuping gue nyangkut dibibirnya , Sia sia gue terlahir sebagai wanita cantik kalo bos gue sendiri gapernah natap gue lebih dari 3 detik ." , Grutu Sherly
Fian yang melihat rekan kerja nya terus menggerutu tertawa senang , " Kerja lo yang bener , mood nya bos lagi gabaik , kena tendang tar nyengir aja kaya kuda " . Ucap Fian
" Diem lo , sama aja kelakuan lo berdua kaga ada bedanya " , Bentak Sherly tajam ,
Fian segera berlari keruangannya yang tepat berada di samping ruangan Al , Takut jika berlama lama emosi Sherly pindah ke pada Fian .
🌲🌲🌲
.
.