Broken Heart Of A Girl

Broken Heart Of A Girl
Tidak Jujur


Setelah semua kepenatan yang aku alami di hari ini disekolah akhirnya aku sampai dirumah


"assalamualaikum Vidya pulang. ayah. ibu.". mencari "kemana mereka. kok rumah sepi banget sih....."


"Vidya kami ayah disamping. sini!" teriak ayahku dari samping rumah


akupun berjalan ke arah samping rumah. dan ternyata semua orang sedang ada disana


"ayah. ibu. aku kira di mana, tadi aku cariin kok sepi ternyata pada ada disini" ucapku.


"iya. kita lagi santai-santai disini sambil liatin burung-burung merpati ayah mu.


"oh iya, gimana tadi lulus kan?"


".........hmmmmm gini yahhhh" aku berfikir antara jujur atau berbohong karena bagi ku ini semua tidak masuk akal.


di lain sisi aku juga bingung takut jika ayah merasa aku dicurangi dan pergi ke sekolah buat komplain.


setelah berdebat dengan diri sendiri aku pun memilih untuk tidak jujur.


" maaf in Vidya yah"(batinku)


"ohhh tadi pengumumanya lulus kok ayah"...... " eh kalo gitu Vidya mau kekamar buat mandi sekalian ganti baju dulu ya .....gerah ini heheeheh...." jaabku dan buru-buru berlalu sebab tidak ingin jika ditanya-tanya lebih lanjut lagi.


sampai di kamar


"huf.... untung aja nggak ditanya-tanya lebih lanjut."


"maaf ya ayah ibu. Vidya belum sanggup jujur. biar masalah ini Vidya selesaiin sendiri aja. pasti ada jalan keluar terbaik". gumamku dalam hati.


Disamping rumah


"ayah !. kok ibu rasa ada yang aneh ya... sama Vidya" terka ibu


"aneh gimana bu?"


"yak aneh aja. ibu kan tau anak-anak ibu. ayah... kalo ibu liat Vidya tuh rasanya ada yang ditutup-tutupi tapi entah itu apa. ibu juga nggak tau"


"yaudah lah buu, Vidya juga udah gede. kalo masalahnya perlu bantuan kita. dia pasti ngomong. "


"gitu dong" ucap ayah tersenyum.


Dikamar...


Ting...ting..ting (bunyi pesan chat dari Zima)


"(Vidya gimana kamu tetap kan bakal sekolah di situ. masa aku sendiri.huaaaaaa sedihhh)"


"(Nggak usah lebai bisa nggak!. iya aku ambil.lagian kalo aku tolak nggak tau mau sekolah dimana lagi)"


"(yeyy..... terbaik emang sahabat ku ini.)"


"(kirim stiker)"


"(Vid aku punya kabar dapat dari anak-anak. katanya sih. bakal ada tambahan kuota buat jurusan IPA. ini nanti namanya kalo nggak salah kelas Unggulan gitu. terus tiap sisa bebas buat daftar. dan tesnya online. coba aa vid siapa tau kamu lolos. kamu kan pintar)"


"(serius. demi apa?)"


"(serius. demi burung-burung merpati ayah lo... wkkkkk)"


"(ok deh. berarti ada harapan. BTW tesnya kapa Zim)"


"(sehari sebelum. orientasi sekolah. nanti kita ikut tes bareng aja siapa tau hasilnya kita bisa satu kelass)"


"(bisa-bisa mau)"


skip akhirnya hari yang dinantikan pun tiba. hari untuk tes kelas unggulan untuk jurusan IPA. Tes ini terbilang banyak diminati juga terbukti banyak sisa yang ikut tes.


aku dan Zima pun mendapat kloter ke dua untuk tes dan saat ini kami sudah selesai dan bersiap untuk pulang kerumah. sambil menyiapkan perlengkapan orientasi sisa baru esok hari.


"Zim aku balik deluan yaa"


"ok deh. sampai ketemu besok" ucap Zima


"(melambaikan tangan)" berlalu pergi menggunakan motor scoopy berwarna pink ku"


dijalan aku terus berdoa semoga aku bisa lolos. jika tidak bisa masuk ke kelas unggulan jurusan IPA setidaknya aku bisa pindah ke salah-satu kelas IPA. hanya itu yang aku inginkan sekarang.