Waiting

Waiting
Bab 3


Ditaman komplek


Dira duduk di ayunan, dia benar2 kesal dengan iyan, saat dira melamun sambil main ayunan, tiba2 ada yang memanggil nama dira


"Dira.... " panggil kenan teman satu kelas dira sekaligus ketua kelas


"Kenan.... Kok di sini? " tanya dira sambil menengok kanan kiri, bingung kenapa kenan juga ada di taman komplek rumah nya


"Aku lewat sini dir, mau pulang dari toko depan, rumahku enggak jauh dari sini" jawab kenan,,,,,, kamu tinggal di sekitar sini?


"Iya... " jawab dira


"Kamu kenapa??? Muka di tekuk gitu? "tanya kenan yang tidak di jawab oleh dira


"Dira,,, apa kamu kurang nyaman di sekolah? Kamu selalu diam, mau ngomong cuma sama dewi, maaf dira aku ketua kelas, aku cuma mau semua teman di kelas semua berbaur, aku tau kamu pindahan, tapi kita udah mau semesteran kenaikan kelas dira, aku harap kita semua bisa jadi teman" terang kenan panjang lebar


Dira hanya diam, dia bingung harus menjawab apa, dia selalu ingat peraturan kak iyan, hanya perbolehkan berteman dengan dewi


"Maaf kenan" Ucap dira, berjalan pergi meninggalkan kenan


Sesampainya di rumah Dira langsung ke kamar dan tidur


*****


Jam istirahat Di sekolah, dira duduk sendiri di perpustakaan, sambil membaca buku


"Dira, " panggil kenan pelan, " aku duduk sini ya? Ucap kenan


"Dijawab anggukan oleh dira"


"Kenapa disini? Karena dewi enggak masuk? Tanya kenan" enggak takut di cariin kakak kelas idola cewek2 " ucap kenan sambil tersenyum kearah dira


"Siapa yang idola? Kak iyan? Biarin lah, dia ke kelas belum tentu yang di cari aku kan? Jawab dira


"Dira? Kak iyan suka kamu? Tanya kenan " mumpung bisa ngobrol" batin kenan


"Kamu kaya cewek ya? Bawel, banyak tanya" jawab dira sambil tersenyum" dira senang dia bisa ngobrol dengan teman lain, selain dewi, tanpa gangguan dari kak iyan


"Bukan gitu dira, aku penasaran aja, jadi aku tanya ke kamu langsung mumpung mereka enggak ngawasin kamu" ucap kenan yang langsung terpesona melihat senyum dira


Hmmmm ternyata kenan juga ngerasa kak iyan and the gank ngawasin aku terus" batin dira


"Lebay deh, mana ada ngawasin? Ucap dira


"Dira mereka itu, nutup akses siapapun yang mau kenal sama kamu" ucap kenan yang sangat penasaran dengan hubungan dira dengan Iyan and the gank


"Hahhhhhhhh? Maksudnya??????????? Nutup akses apaan sih? Lebay ngomongnya,. Ucap dira kaget " bener2 kak iyan, ngeselinnnnnnnnnnnnnn" batin dira


"Bukan salah kamu, aku malah baru tahu mereka kaya gitu ke aku, maaf kenan aku enggak tahu kayamana mau jelasinnya, tapi hubungan aku sama mereka enggak seperti yang kamu pikirin " ucap dira


"Kenan, " panggil dira


"Iya, dir,,, " jawab kenan


"Mau temenin aku pergi" tanya dira


"Ayok, kapan? Kemana? Ucap kenan semangat


"Sekarang, Kita Bolos, gimana? "ajak dira


"Apa????? Bolos???? Sekarang????? " Jawab kenan tidak percaya, karena dira yang dia tahu selama ini, tertutup, pintar, sangat cantik dan manis, " bener2 enggak pantes bidadari kaya dira ngajak bolos" batin kenan


"Iya kenan? " jawab dira


"Tapi dira, nanti kalau kamu kena masalah gimana dira? Kamu yakin gak akan kenapa2 " Ucap kenan heran dengan dira


"Kalau kamu bisa ajak aku keluar dari sekolah sekarang, aku jawab semua pertanyaan kamu ke aku, " Ucap dira


"Seketika langsung di jawab setuju oleh kenan


"Seketika langsung di jawab setuju oleh kenan


"Tidak butuh waktu lama mereka pun sudah berada di luar sekolah


"Ahhhhh senang nya" teriak Dira saat mereka berhasil keluar sekolah " tapi terlalu lancar enggak sih aksi kita ini ken?" tanya Dira cekikikan kearah kenan


"Udah yang penting kita udah keluar, sekarang kamu mau aku temenin kemana nona Dira? Ucap kenan


"Ajak ke tempat yang buat tenang dan senang, bisa? Ajak Dira memaksa


"Oke" jawab Kenan


Mereka pun sudah sampai di taman pinggir danau, tempat yang menurut kenan bisa membuat tenang dan senang


Dira pun langsung berlari kearah pinggir danau, "ken ini bagus" ucap Dira


Kamu suka? Tanya kenan


Di jawab anggukan oleh Dira


Tanpa terasa hari sudah hampir senja, Kenan dan Dira pun memutuskan untuk segera pulang


Tanpa terasa hari sudah hampir senja, Kenan dan Dira pun memutuskan untuk segera pulang