THE HEIR'S ENEMY

THE HEIR'S ENEMY
01. princess maory


Pejamkanlah mata indah mu itu.dan dapati dalam mimpimu diri ku yang akan selalu ada bersama mu.tajamkanlah pendengaran mu,rasakan deru nafasku,dan ikuti bisikan hati ku,yang akan menuntunmu ke jalan kebenaran tentang cinta.


jack menyemburkan air dari mulutnya ketika bibirnya berhenti berkomat kamit membaca mantra.matanya berbinar ketika apa yang ia inginkan berjalan sesuai dengan rencana.semburan air dari mulutnya tepat mengenai wajah gadis yang selama ini membuatnya harus berpikir keras untuk mendapatkan ide.gadis itu nampak sangat kaget dengan apa yang ia hadapi di harinya yang cerah ini,kemudian melengkungkan senyum manis di detik berikutnya.


"bisikkanlah dengan lembut di telingaku jack"gadis itu merespon manja,membuat jack menahan dirinya untuk tidak mengecup bibir mungil gadis itu.berbagai macam rasa berlomba-lomba menghampirinya.rasa tak percaya bahwa apa yang ia lakukan benar-benar akan terjadi,seperti yang telah tersaji di depannya ini.


apakah ini bukan mimpi??ku pikir itu hanya mantra mak comblang rongsokan.jack memejamkan matanya,menikmati belaian tangannya pada rambut gadisnya.


"Maory...kau sangat cantik hari ini"bisik jack masi dengan mata terpejam.sambil membayangkan potongan-potongan drama korea romantis dalam memorinya.


CETAKKKK


sentilan keras maory berhasil mengecup kening jack,membuatnya meringis kesakitan.


"Apakah tidak ada laki-laki bodoh di dunia ini selain kau???"sambil mengusap wajahnya yang basah,maory mengeryitkan bibirnya dan menggertakkan gigi-giginya"menghilanglah dari hadapanku,jack.atau ku tarik ususmu lalu ku suapkan ke mulut mu"jack segerah berusaha mengumpulkan langka seribunya,sebelum maory berubah menjadi rubah dan menyantap jantung kesayangannya untuk kembali menjadi gadis cantik yang membuatnya bertingkah bodoh.


"Tunggu,Jack"langka jack berhenti mendengar suara maory memanggilnya."apakah kau tak perna menggosok gigi mu??"mengibaskan tangan di depan wajahnya."Bauh sekali"maory memandang jijik lalu berjalan dengan kesal memasuki pintu kelasnya.sementara jack,bagaimana perasaannya saat itu???HAHAHAHAH.....


maory mengabaikan para murid yang sedang menahan tawanya,menyaksikan drama pagi ini.meskipun ada yang telah tertawa lepas,namun tak membuat maory berubah pikir untuk mendaratkan bokongnya menduduki kursi yang tak bertuan.


"tertawa puaslah hari ini,karna mungkin besok,bibir kalian tidak lagi bisa tersenyum sekalipun."suara sedikit meredah.


"apa yang membuatmu bermuka masam pagi-pagi begini tuan putri"seorang laki-laki merangkul pundak maory.


"biasa.mungkin aku terlalu cantik untuk menjadi mahasiswa di kampus ini,sehingga banyak kejutan-kejutan pagi yang menanti ku setiap hari di pintu kelas"


"hahahahah.kau mulai sombong sekarang".


"ini nyata jom,kebodohanmu pun perna setara dengan mereka.hahahah"maory tertawa lepas."tapi aku menikmati,aku merasa tersanjung di perlakukan bak wanita idaman yang punya banyak penggemar.meskipun sedikit membuatku berapi-api,tapi yaaa...."


"cih...kau benar-benar sombong sekarang"


percakapan terus mengalir di antara mereka,mengabaikan puluhan pasang mata yang menatap jommi dengan perasaan iri.merasa beruntunglah jommi,karna setidaknya di antara banyaknya laki-laki,kau bisa menjadi salah satu orang yang bisa berteman dekat dengan maory,mungkin begitulah isi pikiran para pengintai.bukan berarti maory tidak mau berteman dengan mereka,tapi merekalah yang merasa halu jika menginginkan tempat sejajar dengan maory.


Maory Marchellia,gadis cantik,dengan sikap santai dan cerdas menghadapi setiap orang yang berani mendekatinya.dia ingin berteman dengan semua orang,namun entah apa yang dia nilai sehingga dia akan memutuskan pertemananan itu tanpa memberi alasan.banyak gosip yang beredar tentang dirinya bahwa dia adalah seorang lesbi,di karnakan tidak perna ada berita tentang dirinya memiliki kekasih,terlebih lagi sederet laki-laki mulai dari kalangan atas sampai bawah mendekat,tapi tak perna ada yang berhasil meluluhkan hatinya.namun tidak ada pembuktian yang bisa membenarkan gosip murahan itu.


maory adalah gadis yang beruntung.ayahnya adalah pemilik perusahaan besar yang begitu melegenda.tentulah apapun yang dia inginkan,dengan sekejab langsung terwujud seperti pola sihir di depannya.namun di balik kemewahan itu,dia adalah gadis rapuh tanpa kasih sayang seorang ibu.16 tahun yang lalu terjadi sebuah kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa ibunya bersama dengan sang sopir,meninggalkan maory kecil yang baru berusia 5 tahun.saat polisi sedang bekerja keras untuk menggali penyebab kematian ibunya,ayahnya malah dengan wajah memohon untuk menghentikan penyelidikan itu.alasanya adalah,karna dia tidak siap untuk tahu siapa yang membunuh istrinya.dia juga beranggapan bahwa dengan masih mempermasalahkan kematiannya maka itu akan mempersulit perjalanan istrinya ke ke alam baka.


****


"tinggal satu tahun lagi,kuliah mu selesai.setelah itu kamu harus banyak belajar tentang perusahaan kita,sebelum ayah menyerahkan semuanya ke kamu"pak welliam membuka percakapan di sela-sela makan malam itu.


"kok gitu??ayahkan sudah janji tunggu aku sampai S2."


"huh,padahal ayah sudah membayangkan keliling-keliling dunia sebelum usiaku yang sudah tua ini berakhir."diam sebentar,namun tak ada respon"ya Tuhan aku sudah lelah.Aku ingin istrahat"diam.melirik-lirik.masih tak ada respon"kumohon..."


"iya,iyaaa..."menjawab dengan wajah kesal yang di buat-buat.william akhirnya tersenyum."tapi nanti setelah maory pikir-pikir ya yah."


membujuknya sama saja dengan membujuk serigala untuk berteman dengan seekor kelinci.


khemm.kembali bersikap serius.


"belajarlah yang tekun,kau lihat??ayahmu ini sudah tua.sedangkan perusahaan membutuhkan pemimpin baru yang muda sepertimu."william menyudahi makan malamnya sambil melangka meninggalkan ruang makan.maory hanya menatap ayahnya sesaat lalu kembali menikmati makan malamnya.


"umurnya sudah 21 tahun,tapi dia masihlah anak kecil bagi ku."suara william terasa berat.terlalu banyak yang harus ia pikirkan saat ini.


"pastikan hari kedepan selalu berjalan seperti hari ini lius"


"semua berjalan dengan baik tuan.selamat beristirahat"sekertaris lius keluar dari kamar setelah memastikan pekerjaannya hari ini telah selesai.kini saatnya ia pulang untuk beristirahat.besok akan ada banyak agenda yang harus ia susun.


****


"aaaaa"jawaban khas jika merasa perbincangannya tidak akan bermutu.


"kau lihat??,ada apa dengan mobil ku hari ini"maory melirik parkiran.


"ha trus?"


"kau wanita pertama yang ku beri tawaran pulang bersama dengan mobil baru ku"


"bulan lalu pas aku ulang tahun,aku dapat hadiah mobil satu merek dengan punya kamu dari ayah.tapi sekarang masih ada di rumah, gak kepake"tersenyum licik"Daniel,,,kamu kenal aku kan?"sambil mengedipkan matanya,menggoda daniel yang tersipu malu menyadari kenyataan bahwa,tidak ada di dunia ini yang tidak bisa gadis itu dapatkan.


maory bersandar santai di kursinya ketika seorang dosen memasuki ruang kelas.menatap sepasang burung di luar jendelah yang sedang berkicau riang.berharap ada penyihir dadakan menghampirinya lalu mengubahnya jadi seekor ular yang akan mematuk kedua burung itu agar berhenti bertengkar,"suara kalian menusuk gendang telingaku"rutuk maory pelan.namun sepasang burung itu malah terlihat mengejeknya."cih"


"maory,apa kau bisa mendengarku"suara yang terdengar sedikit kesal dari depan kelas menyadarkannya.namun berusaha untuk tetap tersenyum.


"iya pak"


"Izinkan harry duduk di sebelahmu,kursinya kosongkan??"


mahasiswa baru?????"oh...tentu saja"dengan tersenyum manis ia mengutuki dirinya.bagaimana mungkin burung sialan itu mengalihkan perhatiannya sehingga ia tidak mendengar perkenalan dari anak baru itu.


"silahkan duduk.aku maory marchellia,senang kenal denganmu"tanpa basa basi maory menyambut teman barunya dengan ramah.yah,dia memang gadis ramah untuk saat ini.


"harry andersond"hanya menyebut nama dengan nada cuek.


"????"sombong sekali anak ini."hemm.jarang-jarang lho...ada mahasiswa yang pindah saat sudah hampir selesai"berusaha bertanya dengan bersikap ramah.


tek tok tek tok


tak ada jawaban.


"huh.maaf,apakah pertanyaan ku salah?..."


tek tok tek tok


iiiiihhhh...


"apakah kau mati jika bersuara???


kau tidak tahu siapa aku ya??"


"kau bukan putri rajakan?"harry bergumam dengan suara kecil,namun telinga maory masih berfungsi dengan sangat baik.


"waaahhhh"ckckck...untung hari ini aku hanya sendirian.kalau tidak,mungkin mulut mu tidak akan bisa berbicara lagi,minimal 2 bulan ke depanlah.setidaknya.tersenyum dengan wajah kesal.


harry hanya mengangkat sebelah alisnya.


apakah wanita ini yang banyak di bicarakan oleh orang-orang bodoh itu???.


*********


terimah kasih sudah membaca.


kalo kalian suka pleeeeease,tulis komentar kalian di bawah.