My Prince Is So Handsome

My Prince Is So Handsome
Eps.48. G bisa lupain kejadian itu?


Happy reading readers-!


Akhirnya setelah beberapa saat lampu perpus kembali nyala tiba²


Oliv mulai menatap ke lampu perpus dan mulai menatap sekitar perpus, sampai akhirnya Oliv mulai menatap Key yg ada di samping kanannya itu, dan akhirnya Oliv baru saja sadar kalau dirinya dari tadi memeluk Key dari samping.


Seketika Oliv pun langsung melepas pelukannya. Dan menatap Key yg jg menatap dirinya.


" Mian Key, t-tadi aku kaget dan ketakutan smpe² meluk kamu " kata Oliv menatap Key dengan mata yg sangat sangat indah yg dimiliki oleh Olivia itu.


" Gwaenchana. " ucap Key langsung menatap ke depan.


Kembali canggung dan sunyi.


" Emm... Btw kita jadinya gmn ini? Bnrn smpe pulang kita disini trus?? " tanya Oliv membuka topik pembicaraan.


" Tenang aja. Pasti bkl ada yg nyadarin klo kita g ad di kls, dan pstiny mreka jg pd tau kita kn di suruh ambil buku B.Korea di perpus, klo kta g dtg ke kls kn psti bu Kim sm murid kls kita nyadar. " jelas Key dengan muka datarnya itu.


" Nee, bnr jg " jwb Oliv mulai sedikit tenang dan membuang sedikit nafasnya.


Beberapa menit kemudian...


Oliv serta Key masih duduk di pojokan perpus.


" OLIVV, KEYY, WHERE ARE YOU?? " teriak seseorang di arah luar perpus


" MEREKA DI PERPUS LAH, MASA DIHATIMU, NAJIES " saut temannya.


" Eh kayak kenal suaranya. " kata Oliv seperti pernah mendengar suara orang itu. Bahkan mungkin sering


" AH, TASYA JENNIE!! " teriak Oliv lalu langsung berdiri dan berlari ke arah pintu perpus


" TASYA, JENNIEE, BUKAINN KITAAA, KITAAA KEKUNCIII, WOEYY DENGER G SI LU, BUDEG, WAAA CPTN TOLONGIN GW " teriak Oliv sambil mengetok ngetok pintu


" IYE², SABAR LIP SABAR " kata Jennie yg berusaha membukakan pintu perpus dari luar, dan dibantu oleh Tasya.


Key masih duduk terdiam di pojok perpus menatap Oliv.


Akhirnya pintu perpus pun terbuka


" AAAAA OLIVV " Jennie langsung memeluk Oliv erat


" Ah, untung ada lu jen, sya " kata Oliv menatap mereka berdua bergantian


" Udh ah ayo cptn kita balik ke kelas, lu di hukum biarin ama bu Kim gegara lama beud " kata Tasya.


" Angjip, iya sabar Tasya sayangkuh " jwb Jennie melepas pelukannya.


" Tapi, mnding kita lama-lamain, kan lumayan tuh kepotong waktu belajar kita, and kita lama lamain aja skalian ampe pulang biar kita belajar " ucap Jennie


" Licik njirr " jwb Tasya


" Mau g?? " tanya Jennie senyum menggoda ke Tasya


" Y gw si mau² aja, tpi tar lu mau di omelin+dihukum ama bu Kim? UDH AYO AH CPTN " kata Tasya langsung menarik tangan Jennie ke kls, dan Oliv ditinggalin


" WEH TUNGGUIN GW " bru saja Oliv ingin berlari ke kls, ia baru ingat.... KEY


Oliv langsung menengok ke arah Key, ternyata dia masih duduk dipojokan perpus.


" Ih tu anak bnr² " batin Oliv sambil menghampiri Key


" Woy Key, ayo ke kls cptn, lu mau di hukum? Gw g tanggung jwb y klo lu dihukum " kata Oliv judes menatap Key


" Ish, ayo ah " Oliv pun menarik tangan Key untuk berdiri, dan akhirnya Key berdiri.


" Ayoo cptn ke kls ih. " Oliv mulai menarik tangan Key berlari menuju ke kls.


Key hanya terdiam, pasrah di tarik oleh Oliv.


*Sampai di kelas


Tasya dan Jennie pun melewati bu Kim dengan sopan dan ke tempat duduknya


" Olivia, Key! Kalian kmn aja sih!? Ambil buku doang ko lama!? Pelajaran kita sudah hampir setengah jam kepotong! Itu gara" kalian! " ucap bu Kim dengan tegas, jg dengan nada yg sedikit emosi.


" Emm, mianhae bu... Tadi- " kata Oliv terpotong


" Kalian ngapain aja di perpus? Ibu ga yakin kalian cmn ambil buku! Atau kalian kmn? Jujur sm ibu. " kata bu Kim


" Bu, kami terkunci di perpustakaan brdua. Itu smua gr² ibu. Klo ibu g prcy cb tny sm Jennie Tasya. Mereka brdua saksi. Dan klo ibu mau mrh. Jngn cmn marahin Olivia doang. Saya jg terlibat bkn dalam mslh ini? Bhkn, ibu hrsnya memarahi saya saja. Karna saya jg namja. " kata Key dengan wajah datar jg dengan santai.


Oliv menatap Key, sedangkan Key menatap bu Kim serius, datar pula.


Bu Kim pun menarik nafasnya panjang dan di buang. Bu Kim langsung menatap Tasya dan Jennie.


" Tasya, Jennie, apa benar mereka terkunci di perpustakaan berdua? " tanya bu Kim dengan nada pelan.


" Nee bu... " jwb mreka kompak.


Bu Kim pun kembali menatap Oliv dan Key.


" Sudah, sekarang bukunya mana? " tanya bu Kim lembut.


" Ah... Eh... " kata Oliv


" Cepat ambil, pelajaran kita sudah kepotong setengah jam ini. " jwb bu Kim.


" Asikkk " saut Jennie


" Eh, ups " kata Jennie langsung menutup mulutnya.


Sontak semua murid tertawa, termasuk Oliv, ia tertawa pelan. Bu Kim pun jg sedikit tertawa. Tpi semua murid itu tidak berlaku untuk Key selamanya:v.


" Sudah sudah, cepat ambil buku nya! " kata bu Kim kembali tegas


Oliv dan Key pun kembali ke perpus untuk mengambil buku B.Korea yg tdi ia letakkan di lantai.


Mereka pun kembali ke kls, dan mengasih bukunya ke bu Kim jg ke semua murid kls itu.


Key dan jg Oliv pun pergi duduk ke tempat duduk masing².


" Baiklah kalau begitu. Kita langsung mulai saja pelajarannya ya! Kalian sudah melewatkan setengah jam kalian yg untuk belajar, bahkan harusnya tadi kita ulangan. Tapi sekarang tidak sempat! Jadi ibu undur besok saja ya! Ingat jangan lupa, belajar jg yaa agar tidak remedial! Sudah mari kita mulai pembelajaran kita! " kata bu Kim tegas


" Baik bu... " jawab semua murid kompak.


Bel berbunyi, saatnya pulang.


Jennie Tasya Taeyeon Nayeon langsung menghampiri meja Oliv untuk pulang bersama jg mengobrol ngobrol seperti biasa.


" Woey lip, gmn kejadiannya si? Ko bsa lu tb² kekunci gt di perpus ama Key? Cmn brdua pula kn " tanya Nayeon.


" Iye tuh, gmn gmn, critain gw kepo " saut Taeyeon.


" Ah udh ah, g mau ingt itu lg dan g mau bahas itu lg. " jwb Oliv sembari langsung berdiri dari kursinya.


" Yaelah lip jan mrh, kita kn cmn nnya gmn bsa ko lu keknci di prpus gt ma Key? Penasaran beud gw " kata Nayeon sekaligus brtnya.


" Iya tuh iya bnr kta Nayeon " jwb Taeyeon


" Apasi lu yeon, ngikut² bae " kata Nayeon.


" Eh, ngakak plis " jwb Taeyeon.


" Ah, udhlh gw mau pulang sndri aj " kata Oliv sambil berjalan meninggalkan gengnya itu.


" Lah eh lip, woeee " kata Nayeon langsung mengikuti Oliv dri belakang.


" Wayolo twins yeon. Ngakak, Nayeon Taeyeon, twins bnrn klian " ledek Tasya.


" Uda woey itu si Olip ngambek " jwb Taeyeon


" Gua nyimak aja dah " ucap Jennie


" Hayukk klian, jan diem bae kek patung " kata Taeyeon menarik tangan Jennie dan Tasya mengikuti Oliv dan Nayeon.


Oliv mempercepat langkahnya.


" Hhhhh, napa kejadian td g bisa gua lupain gt yekan, masa selamanya gua inget kejadian gw kekunci brdua ama Key di perpus, idih ga ga ga, g mau! " kata Oliv mulai mempercepat langkahnya lagi.


Oliv memberhentikan taxi yg lewat di depannya itu.


" Pak, berhenti! " kata Oliv


Supir taxi itu pun mulai memberhentikan taxinya.


Oliv langsung membuka pintu mobil taxinya, dan masuk ke mobilnya.


" OLIPP! " teriak Nayeon


" Jalan ahjussi. " ucap Oliv kepada supir taksinya.


" Arraseo nona. " jwb supir taksi itu dan mulai melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang.


" Antarkan saya ke jln m**** ya pak, turunkan saja saya di gangnya. Saya bkl jalan sendiri ke rmh saya. " kata Oliv sambil mengambil hpnya di sakunya.


" Baik nona. " jwb supir taksi sambil mulai serius mengemudikan taxinya.


Oliv menyalakan layar hpnya itu. Terdapat chat dari teman² segengnya itu di grup yg hanya ada dirinya, Jennie, Tasya, Taeyeon, dan Nayeon.


Oliv mematikan layar hpnya dan menaruh hpnya di kursi taxinya.


Oliv pun menatap jendela kaca taxi mobilnya, sambil bengong.


Oliv memutuskan untuk mengambil earphonenya dari tas sekolahnya dan memakainya, jg menyetel musik kesukaannya yg biasa ia setel menggunakan earphonenya itu dengan hp.


Oliv kembali menatap ke kaca jendela mobil dan kembali bengong sambil dengerin musik dengan earphonenya itu.


Tanpa sadar, mata Oliv tertuju pada seseorang yg menaiki sepeda motor dan memakai helm, orang itu sangat oliv kenal.


" Lah... Itu bukannya?.... " kata Oliv kembali meyakinkan kalau orang yg ia liat itu bnr² orang yg sangat ia kenal atau bukan?


Oliv mulai menyipitkan matanya dan mendekatkan wajahnya ke jendela agar orang yg dimaksud ia kenali lebih terlihat jelas.


" Key?.... " lanjut Oliv tak percaya.


Bersambung....


Jeng jeng jeng, kira" itu bnrn Key bukan yaa? Yuk tetep staytune baca "My Prince Is So Handsome". Yaa para readers, hehe, terima kasihh.