My Prince Is So Handsome

My Prince Is So Handsome
Eps.39. PDKT KW


Happy reading


* harus masih bisa ngebayangin kalo pake bahasa Korea


" Oliv!! " teriak Tasya


Aku langsung menengok ke arah nya


" Ish, kita cariin di ruang dance, tau nya udah ada di depan kelas " kata Tasya


" Tau, kita udah cape cape juga cari kamu " kata Nayeon


" Maaf " jawab ku


" Aciee yang lagi berduaan sama si Key, haha " kata Jennie


" Eh, maap kita ganggu ya, udah yuk gaes jangan ganggu PDKT si Olivia sama Key " kata Taeyon


" Ayok kita pergi, jangan ganggu Oliv lagi " kata Nayeon


" Iya, ga baik ganggu orang yang lagi PDKT " kata Tasya


" Dada Oliv, selamat PDKT, semoga lancar ya " kata Nayeon


" Dada, semoga berhasil ya " kata Taeyon


" Bye bye, selamat menikmati PDKT nya " kata Tasya


" Semoga lancar ya PDKT nya sama si Key, kalo berhasil ya selamat, semoga langgeng sampe ke pelaminan ya kalo lancar " kata Jennie


" Ish, kalian siapa juga yang PDKT " kata ku


" Jangan sok ta- " tambah ku tapi terpotong


" Dada " jawab mereka


Saat itu juga mereka meninggal kan ku


Aku pun menepok jidat ku sendiri


Aku menatap Key


Dia hanya terdiam


" Emm, maaf Key, temen temen aku emang suka gitu, cuman bercanda kok mereka " kata ku


Dia hanya terdiam


" Hadehh, si Key jadi marah kan sama gua, duh emang mereka kerjaan nya cuman bisa bikin orang emosi " batin ku


" Emm, maaf ya " kata ku


" It's Okay " jawab Key dengan menggunakan bahasa Inggris


Saat itu juga Key langsung pergi masuk ke dalam kelas


" Hah!? Key ngomong bahasa inggris, wah keren " batin ku


" Ga biasa nya, kan biasa nya dia ngomong bahasa Korea " batin ku lagi


" Yaudah lah, ke kelas kuy " kata ku


* di kelas


" Woy gajah! " teriak Chen


" Paansi lu badak? " tanya ku


" Dih, sorry gua mah manusia, bukan badak " jawab Chen


" Gua juga manusia, bukan hewan " kata ku


" Bukan, lu itu hewan " jawab Chen


" Uuu, dasar Chendol " kata ku


" Dih, nama gua Chen, bukan Chendol " jawab Chen


" Lu mau gua panggil Chendol, atau Chentong, atau badak?, hayoo di pilih di pilih " kata ku


" Ga semua nya " jawab Chen


" Dih, dasar, gaje " kata ku


" Elu yang gaje " jawab Chen


" Dih, kok jadi gua " kata ku


" Serah dah, serah, ngalah aja dah sama cewek " jawab Chen


" Iya dong harus ngalah sama cewek, apa lagi cewek cantik kaya gua, harus ngalah, wkwk " kata ku


" Dih, cantik dari mana, dari hongkong? Cantik kaga, jelek iya, cerewet iya, manis kaga, centil iya, pinter kaga " jawab Chen panjang lebar


Dih, sejak kapan gua centil? " tanya ku "


" Sejak abad ke 1 " jawab Chen


" Heh! Gua aja belum lahir " kata ku


" Iya juga ya, kok gua tiba tiba jadi Bodoh sih? " tanya Chen


" Kan emang lu bodoh " jawab ku


" Dih, masa ranking 9 di kelas ****** sih? " tanya Chen


" Cih, ranking 9 aja bangga " jawab ku


" Ga apa apa, yang penting masuk 10 besar tuh, emang ranking lu berapa? Pasti jauh di bawah gua kan? " tanya Chen


" Bukan, jauh di atas lu " jawab ku


" Dih, boong " kata Chen tak percaya


" Cih, jangan terkejut ya sama ranking gua " kata ku


" Dih, ga bakal juga " jawab Chen


" Gua ranking 1 di kelas ini " kata ku


" WTF!? Serius lu? Boong kali lu " kata Chen yang benar benar terkejut akan perkataan ku


" Serius, ga caya? Tanya aja bu Kim " jawab ku


" Eh, bangkek lah " kata Chen


" Hehe " jawab ku


" Wah, ternyata lu pinter juga ya " kata Chen


" Ya iyalah, baru tau? " tanya ku


" Iya dongs " jawab Chen


" Btw, lu masih suka sama Nayeon? " tanya ku


" Masih " jawab Chen


" Maap ya, bukan nya ngeledekin lu nih, tapi kaya nya Nayeon yang cantik ga mungkin suka sama orang yang buluk kaya lu " kata ku


" Buluk dari mana? Orang gua ganteng kok, ganteng tingkat dewa " jawab Chen


" Tapi mungkin lu bener, Nayeon ga bakal suka sama gua " kata Chen


" Yang sabar ya Chen, mungkin aja lu bisa, ga ada yang ga mungkin di dunia ini " jawab ku


" Hmm, iya " kata Chen


Tapi gua doain aja dah, semoga lu bisa di sukain balik sama Nayeon ya " kata ku


" Amin! Thx cuy " jawab Chen


Tiba tiba Nayeon, Jennie, Taeyon, dan Jennie pun berada di belakang ku


" Aciee, yang lagi pacaran sama si Chen " kata Nayeon


" Idih, najong gua pacaran sama dia, ogah " jawab ku


" Dih, ogah gua mah pacaran sama si gajah " jawab Chen


" Haha, si Key mana? Lu udah ganti pacar? Si Kai juga mana? " tanya Jennie


" Aciee, Key udah di lupain " kata Taeyon


" Kaya nya PDKT nya sama si Key gagal, maka nya deh dia mau PDKT lagi sama cowok laen " kata Tasya


" Dasar kalian " jawab ku


Aku pun pergi meninggalkan mereka semua


" Kita cuman bercanda kali " kata Jennie


" Jangan marah lah, kita cuman bercanda " kata Tasya


" Ih, si Oliv ga bisa di ajak bercanda " kata Nayeon


" Wayoloh Olivia marah loh, rasain tuh kalian ke azab, ngatain orang sembarangan, maka nya jangan ngatain orang sembarangan kena azab kan " kata Chen


" Diem lu Chentong nasi " kata Nayeon "


" Haha, ****** lu Chendol " jawab Tasya


" Azab azab, bapamu oncom " kata Jennie


" Azab macam apa itu? Dasar Chentong, Chendol " jawab Taeyon


Aku pun mempercepat langkah ku


Sampai akhirnya aku pun sampai di taman sekolah


Aku pun duduk di kursi taman


" Kenapa sih, mereka selalu aja bilang aku pacaran sama Key lah, Kai lah, Chen lah, semua nya aj skalian, gimana ga kesel coba " batin ku yang sambil memasang ekspresi cemberut di wajah ku


" Kesel tau ga sih " batin ku lagi


" Mereka bercanda nya udah terlalu berlebihan tau ga sih " batin ku


" Kaya gitu di bilang bercanda, padahal itu bukan bercandaan tau " batin ku lagi


Lama kelamaan rasa marah ku mulai sedikit hilang


Sampai akhirnya aku tidak merasakan marah ku lagi


" Yaudah lah, untung temen, kalo ga gua tampol sampe mental ke planet mars " batin ku


Aku pun memutuskan untuk pergi ke kelas


Baru saja aku bangkit dari kursi taman


Bel pun berbunyi


* di kelas


Aku menuju ke meja ku


Kai pun menatap ku


" Hai, kok kamu lesu gitu sih? " tanya Kai


" Ehh, ga lesu kok, iya ga lesu " jawab ku


" Kamu kenapa? Ada masalah? Kalo ada masalah cerita aja ke aku, aku bakal selalu dengerin kok " kata Kai


" Ga kok Kai, ga ada masalah apa apa, cuman... " jawab ku


" Cuman kenapa? " tanya Kai


" Emm, ga kenapa napa kok " jawab ku


" Oliv, kalo kamu ada masalah, langsung cerita aja ya sama aku " kata Kai


" Iya Kai " jawab ku


" Pinter! " kata Kai


Tiba tiba bu Kim datang


" Anak anak, sekarang buka buku IPA kalian, kerjakan halaman 125 " kata bu Kim


" Baik bu! " jawab semua murid kelas ku


Bel pun berbunyi, sekarang saat nya pulang


Aku pun segera membereskan buku ku, dan memasukkan buku ku ke dalam tas ku


Di samping ku, masih ada Kai, dia menunggu ku


" Udah? Ga ada yang ketinggalan? " tanya Kai


" Ga ada kok Kai, yuk " jawab ku


" Mau pulang bareng? " tanya Kai


" Emm, boleh " jawab ku


" Yaudah, yuk " kata Kai


" Yuk " jawab ku


* di parkiran


Kai pun membuka kan pintu mobil untuk ku


" Silahkan masuk putri cantik " kata Kai


" Ihh Kai, selalu aja " jawab ku


" Hehe, kan kamu emang cantik " kata Kai


Aku hanya tersenyum


Aku pun masuk ke dalam mobil Kai


Begitu juga Kai


Kai pun menyalakan mobil nya


Dan Kai menginjak gas mobil nya dengan kecepatan sedang


* di rumah


Aku pun membuka pintu mobil Kai, dan kembali menutup nya


Sedangkan Kai, masih di dalam mobil


Kai pun membuka kaca jendela mobil nya


" Kai, mau mampir ga? " tanya ku


" Ga usah, aku takut di cariin mama aku nanti, soalnya kata mama aku, aku ga boleh pulang ke rumah lewat dari jam 12.30, sedangkan sekarang aja udah jam 12.10, tinggal 20 menit lagi, sedangkan aku melakukan perjalanan ke rumah ku itu 15-20 menit-an " jawab Kai, serta penjelasan nya


" Ohh, yaudah, ga apa apa, hati hati di jalan ya Kai " kata ku


" Iya, maaf ya ga bisa mampir " jawab Kai


" Ga apa apa kok " kata ku


" Da " kata Kai


" Da " jawab ku


Kai pun menginjak gas mobil nya


Aku pun masuk ke dalam


* di dalam


Tiba tiba aku mendengar suara pecahan beling dari arah dapur


" Hah!? Bunyi apa itu? Seperti suara pecahan beling " batin ku


" Suara nya dari arah dapur " batin ku lagi


Aku pun langsung cepat cepat pergi ke arah dapur


* di dapur


Dan...


Bersambung....


Sampe sini dulu ya gaes, sampai jumpa di episode berikut nya


Sorry kalo udah lama ga up, soal nya author nya benar benar sibuk


Mon maap ya


Wokeh, sampai jumpa


Dadah, muachh


Idih, najis


Hehe, byee