
Olivia? " tanya Kai "
Mampus gua, Kai udah sadar lagi " batin ku "
Yuk, masuk " kata Kai Yang langsung menarik tangan ku "
* di dalam
Ma, kenalin dia temen ku namanya Olivia " kata Kai "
Aku tersenyum kepada mama Kai
Oliv, kenalin dia mama aku " kata Kai "
Mama Kai tersenyum kepada ku juga, tetapi senyum terpaksa
Aku hanya terdiam dan terdiam
Oliv? Kamu kenapa? " tanya Kai "
Ehh, engga kenapa napa kok " jawab ku "
Yaudah Kai, aku pamit ya " kata ku "
Yaudah, hati hati ya " jawab Kai "
Aku tersenyum kepada Kai dan juga mama nya
* di kamar rumah sakit mama
Ma " kata ku "
Udah selesai nak? " tanya mama "
Udah kok ma, mama engga kenapa napa kan? " jawab ku sekaligus menanya "
Engga kenapa napa kok nak " jawab mama "
Syukur lah ma " kata ku "
Tiba tiba suster datang dengan peralatan medis nya
Suster ingin mengambil darah mama ku
Dan selesai
Permisi " kata suster "
Iya " jawab ku "
Tiba tiba ada yang mengetuk pintu kamar mama
Dan langsung masuk ke kamar mama
Eomma " kata nya "
Ia tak lain lagi adalah abang angkat ku Chanyeol
Oppa, kamu kemana aja sih? Kok baru dateng? " tanya ku "
Mianhe, tadi jalan nya macet " jawab Chanyeol "
Kamu baik baik aja kan? " tanya Chanyeol yang sambil meng-acak acak rambut ku "
Ihh, jangan di acak acak " kata ku yang sambil merapihi rambut ku "
Iya aku baik baik aja " jawab ku "
Bagus bagus " kata Chanyeol "
Eomma, ahjussi ( Paman ) dan ahjumma ( Bibi ) juga datang " tambah Chanyeol "
Ohh, dimana mereka? " tanya mama "
Sebentar lagi datang " jawab Chanyeol "
Dan betul saja, tak lama setelah itu, paman dan bibi ku sampai
Kakak, kamu ga kenapa napa? " tanya bibi "
Aku ga apa apa Jisoo " jawab mama "
Kata dokter sih aku cuman kecapean " tambah mama "
Syukur lah " jawab bibi "
Eonnie Jisoo, sini deh, aku mau bisikin sesuatu " kata ku "
Hayoo, mau bisikin apa tuh? " tanya Chanyeol "
Kepo, ini cuman rahasia kita berdua pokonya " jawab ku "
Psst, psst, psst, psst
Oke bi? " tanya ku "
Oke deh Oliv " jawab bibi "
Dia ngomong apa bi? " tanya Chanyeol "
Rahasia " jawab bibi "
Kalian sama aja " kata Chanyeol "
Hihi " kata ku "
Ngomongin aku ya? " tanya Chanyeol "
Ihh, geer " jawab ku "
Kasih clue dong " kata Chanyeol "
Ga mau, wlee " jawab ku "
Kurang ajar kamu " kata Chanyeol "
Oppa juga " jawab ku "
Wlee " tambah ku "
Dasar kamu, biarin kalo kamu ga mau kasih tau, aku ga mau jadi Oppa kamu lagi " kata Chanyeol "
Yaudah, siapa juga yang mau jadi adek kamu " jawab ku "
Oke, sekarang kita musuhan ya " kata Chanyeol "
Oke aja " jawab ku "
Ehh, udah udah, Olivia minta maaf ke abang mu " kata mama "
Masa Oliv sih yang minta maaf, harus nya kak Chanyeol dong " kata ku "
Oliv " kata mama "
Maaf " kata ku kepada Chanyeol "
Hmm " jawab Chanyeol "
Chanyeol " kata mama "
Iya, aku udah maafin kamu " kata Chanyeol "
Nah gitu dong, kan kalian ber-saudara, walaupun ga kandung, tapi harus saling menyayangi " kata mama "
Kan sekarang kalian cuman ber-dua, kakak sama adik Olivia lagi di luar negeri " tambah mama "
Iya ma, aku salah " kata Chanyeol "
Bukan kok kak, aku yang salah " kata ku "
Aku minta maaf ya kak " tambah ku yang sambil memeluk erat kak Chanyeol "
Iya oliv " jawab kak Chanyeol yang juga membalas pelukan ku "
Nah udah ya jangan berantem lagi " kata mama "
Iya ma " kata ku dan kak Chanyeol ber-barengan "
Oh iya kak, kak Yoora apa kabarnya? " tanya ku "
Baik baik aja kok " jawab Kak Chanyeol "
Ohh bagus deh " kata ku "
Mati kau " kata seseorang di kamar sebelah "
Aku saling menatap kak Chanyeol dan langsung tertawa ter-bahak bahak
Kak itu siapa sih " kata ku yang masih sambil tertawa "
Aku juga ga tau " jawab kak Chanyeol yang juga masih tertawa "
Mungkin dia lagi main apa gitu " kata ku yang masih tertawa "
Udah nak, ga baik ketawain orang " kata mama "
Tapi ma " kata ku yang masih tertawa "
Wajar lah ma, orang lucu kok " tambah ku "
Nak, ketawain orang itu ga baik, jangan ya " kata mama "
Iya ma " jawab ku dengan kak Chanyeol "
Btw, itu siapa ya? " tanya ku "
Kak kita samperin yuk " kata ku "
Ehh, mau ngapain kamu? " tanya kak Chanyeol "
Mau kenalan " jawab ku "
Idih, ga ah, ogah " kata kak Chanyeol "
Chanyeol " kata mama "
Iya deh, iya " jawab kak Chanyeol "
* di pintu kamar sebelah
Ngapain sih kamu pake kenalan segala " kata kak Chanyeol "
Yaudah sana, kalo ga mau ikut, balik ke kamar mama " jawab ku "
Aku mulai mengetuk pintu kamar
Akhirnya ada seseorang yang membuka kan pintu
Halo kak " kata ku "
Iya, cari siapa ya? " tanya nya "
Emm, kita mau kenalan, boleh ga? " tanya ku "
Ohh boleh kok, silahkan masuk " jawab nya "
Iya kak, ayo kak Chanyeol masuk " kata ku "
Iya, iya " jawab kak Chanyeol "
* di dalam
Hallo, maaf mengganggu, kita mau kenalan boleh ga? " tanya ku "
Boleh kak, boleh " kata adik kecil yang lagi duduk di samping ranjang rumah sakit "
Halo, nama aku Olivia, dia kakak ku nama nya Chanyeol, kita dari kamar sebelah " kata ku "
Ohh, hai kak Olivia dan kak Chanyeol " kata adik kecil tadi "
Hai juga " kata kak Chanyeol "
Nama ku Marry, ini kakak pertama ku Joy, dan ini kakak ku yang kedua nama nya Kevin, dan ini kakak ku yang ketiga nama nya Lily dan ini adik ku nama nya Vino " kata Marry "
Hai Marry, Joy, Kevin, Lily, Vino " kata ku "
Hallo " jawab mereka semua berbarengan "
Ohh iya, maaf kalo agak ikut campur, kalo boleh tau, mama kalian sakit apa ya? " tanya ku "
Mama sakit Hipertensi " jawab Joy "
Ohh, begitu ya " kata ku "
Kalo kalian siapa yang sakit? " tanya Marry "
Mama kami " jawab ku "
Mama kalian sakit apa? " tanya Lily "
Aku pengen kasih tau ke kalian semua, tapi ada abang ku " batin ku "
Apa aku jujur aja ya? " batin ku lagi "
Sebenarnya mama kita sakit Leukemia " jawab ku "
Hah? " tanya kak Chanyeol "
Bukan nya mama cuman kecapean? " tanya kak Chanyeol "
Maafin aku kak, aku pengen nge-rahasiain ini dari mama sampe mama bener bener pulih " kata ku "
Aku ga mau mama terus kepikiran dan syok " tambah ku "
Pliss kak, rahasiain ini dari mama " tambah ku lagi "
Oke, kakak bakal rahasiain ini dari mama sampe mama sembuh " kata kak Chanyeol "
Makasih banyak ya kak " jawab ku "
Jadi mama kalian sakit Leukemia ya? " tanya Marry "
Iya " jawab ku "
Semoga mama kalian cepat sembuh ya " kata Joy "
Makasih ya " jawab ku "
Yaudah, kita pamit ya, titip salam sama mama kalian kalo udah siuman " kata ku "
Siap kak " jawab Marry "
* di kamar mama
Gimana? Kalian udah kenalan? " tanya mama "
Udah ma, mereka semua ramah banget " jawab ku "
Siapa yang sakit? " tanya mama "
Mamanya, kena Hipertensi " jawab ku "
Untung mama cuman kecapean, ga kaya mereka ya nak, kita harus ber-syukur " kata mama "
Aku menatap kak Chanyeol dan kak Chanyeol juga menatap ku kembali
Aku kembali memperhatikan mama
Ma, mama itu sebenernya kena Leukemia, tapi aku ga bisa kasih tau mama " batin ku "
Oh iya nak, kira kira mama kapan bisa pulang nya? " tanya mama "
Aku juga belum tau deh ma, dokter belum kasih tau " jawab ku "
Ohh, begitu ya " kata mama "
* Chanyeol Pov
Ga aku sangka, ternyata mama sakit Leukemia, mama yang tadi nya sehat sehat aja, jadi sakit Leukemia " batin ku "
Chanyeol, kok kamu melamun? " tanya mama "
Ehh, engga kok ma " jawab ku "
Itu tadi kamu melamun kok, nak " kata mama "
Engga kok ma " jawab ku "
Oliv, Chanyeol, kamu bisa keluar dulu ga sebentar, mama mau ngomong sama bibi dan paman mu " kata mama "
Bisa kok ma " jawab ku dan Oliv berbarengan "
Yuk kak " kata Oliv "
Yuk " jawab ku "
* di luar
Kita mau ngapain ya kak? " tanya Oliv "
Kakak juga ga tau nih " jawab ku "
* Olivia Pov
Kamu cantik, tapi sayang belum punya pacar " kata kak Chanyeol "
Apa sih kak, ga jelas " jawab ku "
Apa aih " kata kak Chanyeol "
Yah, mulai dah kambuh lagi " kata ku "
Hehe, tau aja kamu " jawab kak Chanyeol "
Kenapa kamu ga pacaran aja Oliv? " tanya kak Chanyeol "
Orang belum punya jodoh nya, gimana mau pacaran kalo ga ada jodoh nya " jawab ku "
Cari lah " kata kak Chanyeol "
Kak, dimana mana yang tentuin jodoh itu tuhan, lagi pula jodoh ga akan kemana " jawab ku "
Kakak sendiri juga kan, belum punya pacar " kata ku "
Ga apa apa " jawab kak Chanyeol "
Dih, dasar " kata ku "
Gaje " tambah ku "
Bodo amat " jawab kak Chanyeol "
Oke gaes, sampe sini dulu ya
Sampai jumpa di eps berikut nya
1383 kata kata