My Prince Is So Handsome

My Prince Is So Handsome
Eps.20. Kecelakaan


* Kai Pov


Oh iya, kamu mau pulang ga? Ga apa apa kok " kata Oliv "


Ga kok oliv " kata ku "


Ga apa apa kok aku sendirian " kata Oliv "


Engga, aku mau temenin kamu " kata ku "


Iya deh " jawab Oliv "


Emm, Kai, aku boleh nanya sesuatu ga? " tanya Oliv "


Boleh kok " jawab ku "


Kamu beneran sayang sama aku? " tanya Oliv "


Iya aku sayang sama kamu Oliv " jawab ku yang sambil tersenyum "


Tapi sayang sebagai teman " tambah ku "


* Olivia Pov


Ohh gitu, bilang dong " kata ku "


Itu tadi udah bilang " jawab Kai "


Ihh, Kai " kata ku "


Kamu cantik deh " Kata Kai "


Masa sih? B aja " jawab ku "


Engga serius, kamu cantik " kata Kai "


Makasih " jawab ku "


Kai hanya tersenyum


Kamu mau telfon mama kamu? " tanya ku "


Mau sih, tapi kan hp ku masih low baterai nya " jawab Kai "


Nih, pake hp aku " kata ku "


Ehh, ga usah " jawab Kai "


Ga apa apa kok, nih, pake aja " kata ku "


Ga usah, ga apa apa " jawab Kai "


Nih, pliss " kata ku "


Iya deh " jawab Kai "


Akhirnya Kai mulai menekan nomor dan memulai telfon nya


Siap siap di marahin " kata Kai "


* Kai Pov


Hallo, maaf ini siapa ya? " tanya mama ku "


Ini Kai ma, aku pake nomor temen ku " jawab ku "


Kai!! Kemana aja kamu hah!! Kemarin ga pulang!! " kata mama ku "


Maaf ma, kemarin aku jengukin mamanya temen ku di rumah sakit " jawab ku "


Masa jengukin ga pulang sih? " tanya mama ku "


Karna udah terlalu malem, jadi aku putusin buat tidur di bangku tunggu aja ma " jawab ku "


Yaudah!! Cepet sekarang pulang!! " kata mama ku "


Sebentar lagi ya ma " jawab ku "


Ga ada sebentar sebentar " kata mama "


Nanti, aku pulang ma, janji " jawab ku "


Mama ga mau tau, pokoknya sekarang pulang " kata mama "


Tapi ma " kataku tapi terpotong "


Ga ada tapi tapi, pulang sekarang juga!!


Saat itu juga mama ku langsung menutup telepon nya


Duh, apes banget gua " batin ku "


Oliv, aku pulang ya, aku di suruh mama ku pulang " kata ku "


Oh oke, hati hati ya " jawab Oliv "


Kamu juga hati hati ya " kata ku "


Iya " jawab Oliv "


Maaf ya, ga bisa temenin kamu " kata ku "


Iya ga apa apa kok " jawab ku "


Aku pamit ya " kata ku "


Titip salam buat mama mu nanti kalo udah siuman " tambah ku "


Iya " jawab Oliv "


Dada " kata ku "


Da " jawab Oliv "


* Olivia Pov


Duh, ga ada Kai jadi bosen " gumam ku "


Mba, kalo mau masuk silahkan " kata suster "


Ehh, iya sus " jawab ku "


Aku pun langsung masuk ke ruangan mama


Ma, mama kapan siuman nya? Aku kangen sama mama " kata ku sambil memegang tangan mama "


Tiba tiba tangan mama ber-gerak


Nak, mama dimana? " tanya mama dengan suara lemas "


Mama? Mama udah siuman " kata ku "


Mama kenapa nak? " tanya mama "


Emm " kata ku "


Kayanya aku belum boleh kasih tau mama deh, kalo engga pasti mama syok dan juga kepikiran terus " batin ku "


Nak? " tanya mama "


Ehh, mama cuman kecapean kok, iya cuman kecapean " jawab ku "


Ohh syukurlah, mama ga terlalu sakit parah " kata mama "


Tapi nak, kok mama muntah darah? " tanya mama "


Ohh itu, itu kata dokter sih, emm, cuman kecapean " jawab ku "


Bagus deh " kata mama "


Aku yakin pasti begitu mama tau, mama terserang penyakit Leukemia pasti mama bakal sedih " batin ku "


Nak, kok kamu bengong " kata mama "


Tiba tiba ada telefon masuk di hp ku


My love is on fire ~ ooh ~


Now burn baby burn ~ buljangnan ~


Ehh, tunggu ya ma " kata ku "


Iya nak " jawab mama "


Nomor tidak di kenal? " batin ku "


Halo? Ini siapa ya? " tanya ku "


Maaf mba, ini Kai kecelakaan " jawab nya "


Kai? Kecelakaan? " kata ku "


Iya mba, sekarang Kai di bawa ke rumah sakit permata " kata nya "


Duh, rumah sakit nya beda lagi " batin ku "


Yaudah, saya segera ke sana " kata ku "


Iya " kata nya "


Aku langsung menutup telefon nya


Kenapa nak? Kok muka kamu panik gitu? " tanya mama "


Ya ampun, kamu ke sana aja " kata mama "


Tapi mama gimana? " tanya ku "


Udah, mama ga kenapa napa kok " jawab mama "


Masalah nya rumah sakit nya beda ma " kata ku "


Mama ga kenapa napa kok nak " jawab mama "


Yaudah Oliv pergi dulu ya ma " kata ku "


Hati hati ya nak " jawab mama "


* di rumah sakit permata


Sus, pasien yang bernama Kai di ruangan nomor berapa ya? " tanya ku "


Sebentar ya, saya cek dulu " jawab suster "


Pasien yang bernama Kai ada di ruangan nomor 191 " jawab suster "


Baik terima kasih sus " kata ku "


* di ruangan Kai


Aku melihat Kai terbaring lemah di ranjang rumah sakit, dan tak sadar diri


Wajah nya sangat pucat, dan ada darah di jidat nya


Kai? Apa yang terjadi sama kamu? " tanya ku yang sambil menangis "


Kamu kenapa bisa begini Kai? " tanya ku lagi "


Tiba tiba seseorang masuk ke ruangan Kai


Kai, anak ku " kata nya "


Minggir kamu perempuan ga tau diri " tambah nya "


Kamu yang bikin anak saya begini kan? Ngaku kamu " tambah nya lagi "


Maksud tante apa? " tanya ku "


Udah, ga usah pura pura kamu, kalo sampe anak saya meninggal, saya ga akan maafin kamu, ingat itu baik baik " kata nya "


Tante, anak tante itu kecelakaan lalu lintas, kenapa jadi saya yang disalahin? " tanya ku "


Halah, ga usah bohong kamu, tante tau pasti kamu sedang berdua-an kan di mobil Kai, jawab " kata nya "


Tante, saya punya bukti, kalo saya ga bersalah " jawab ku "


Halah, udah ga usah bohong " kata nya "


Pergi kamu dari ruangan ini, saya ga mau liat wajah kamu lagi di sini " tambah nya "


Yaudah tan, aku bakal pergi, tapi pliss kasih ini ke Kai " kata ku yang sambil mengasih bubur "


Mama Kai mengambil buburnya


Keluar!! " kata nya yang sambil mendorong ku keluar "


Aku terjatuh di depan pintu kamar rumah sakit Kai dan mama Kai langsung menutup pintu kamar Kai


Aduh, apa yang harus aku lakuin sekarang? " tanya ku tak berdaya "


Tiba tiba ada suster yang melihat ku


Mba, kenapa mba duduk di situ? " tanya suster "


Ehh, engga kok " jawab ku yang langsung berdiri "


Kalo begitu, saya permisi mba " kata suster "


Iya " jawab ku "


Akhirnya aku memutuskan untuk mengetuk pintu kamar Kai


Ngapain kamu masih nunggu di depan pintu, saya ga bakal bukain pintu nya, walaupun kamu udah mohon mohon " teriak mama Kai "


Tante, aku mohon, biarkan aku masuk " kata ku "


Ga, ga bakal " jawab mama Kai "


Akhirnya aku memutuskan kembali mengetuk pintu


Tante, pliss " kata ku "


Ga " jawab mama Kai "


Akhirnya aku memustuskan untuk kembali ke rumah sakit mama ku


* Kai Pov


Ma, Kai ada di mana? " tanya ku "


Kai, kamu udah sadar? " tanya mama "


Kamu sekarang lagi ada di rumah sakit " jawab mama "


Tadi kok aku denger mama teriak teriak sih " kata ku "


Engga kok Kai, mungkin itu cuman perasaan kamu doang " kata mama "


Mama ngomong sama siapa tadi? " tanya ku "


Engga kok, mama ga ngomong sama siapa siapa " jawab mama "


Tadi kok aku denger suara Olivia sih? " batin ku "


Mungkin aku cuman salah denger " batin ku lagi "


Ohh iya nak, nih mama masakin bubur, special buat kamu " kata mama "


Wah, makasih ya ma " kata ku "


Sini, mama suapin " kata mama "


Gimana enak ga bubur nya? " tanya mama "


Enak banget serius deh ma " jawab ku "


Kok masakan nya kaya familliar ya? " batin ku "


Mungkin kan emang mama suka masakin aku " batin ku lagi "


* Olivia Pov


Semoga Kai makan bubur nya " batin ku "


Ohh iya duh, hp ku ketinggalan di kamar Kai lagi, gimana dong " gumam ku "


Terpaksa harus ke situ lagi, semoga aja mama Kai ga marah " kata ku "


* di depan pintu kamar Kai


Tante, bukain pintu nya dong, hp aku ketinggalan di situ " kata ku "


* Kai Pov


Ma? Itu siapa? " tanya ku "


Udah ga usah di ladenin, paling itu orang jahat yang mau nyulik kamu " jawab mama "


Tante, pliss, aku ke sini cuman mau ambil hp aku yang ada di samping ranjang Kai " kata orang tersebut "


Aku langsung melihat ke sebelah ranjang ku


Dan betul ada hp di situ


Kok kaya hp nya Olivia ya? " batin ku "


Tante, pliss, takut nya mama ku telefon " kata orang itu lagi "


Yaudah ma, aku kasih dulu ya hp nya " kata ku "


Ehh, mama aja ya " kata mama "


Aku aja Ma " jawab ku "


* Olivia Pov


Aduh, gimana nih, mama Kai ga mau buka " batin ku "


Akhirnya aku pasrah


Tetapi tiba tiba ada seseorang yang membuka pintu kamar Kai


Dan dia bukan mama Kai, melainkan...


Bersambung...


Waduh siapa ya


Kalian pasti udah tau lah


Oke deh sampe sini dulu ya


Sampai jumpa di eps berikut nya


1398 kata kata