
Kami pun mulai menyelidiki sedikit demi sedikit
Tapi tiba tiba
Hoy!! " teriak seseorang "
Eh, oncom, oncom " kata Jennie "
Latah lu jen " kata ku "
Hehe " jawab Jennie "
Dia adalah Chen
Ngapain lu? " tanya Chen "
Ada deh " jawab ku "
Ngapain? " tanya Chen "
Jalan jalan lah masa maling " jawab ku "
Heh, jangan jangan lu mau maling, gua laporin ke guru bk ah " kata Chen "
Heh! Berani lu ya " jawab ku "
Tiba tiba Key lewat persis di samping aku dan Chen
Hihi " kata Chen "
Wah, ternyata ada pacar nya Key nih " kata Chen "
Key pun sontak mendengar nya
Pacar nya Key kok ada di sini? " tanya Chen "
Chen, lu bisa ga sih, ga usah pancing orang!? " tanya ku "
Engga " jawab Chen "
Pacar Key ngapain ada di sini? Jawab dong " kata Chen memancing Key "
Key pun membalikkan badan nya
Lu kok ga kasih tau sih, kalo lu udah pacaran sama Key, Pj nya mana? " tanya Chen yang semakin memancing Key "
Aku menatap Key, muka Key berubah drastis jika sedang marah
Chen, Key marah " kata ku "
Marah kenapa? Kalian emang udah pacaran kan? " tanya Chen "
Key pun menarik baju Chen
Lu bisa ga sih ga usah pancing orang, lagi pula gua sama dia itu ga ada hubungan apa apa " kata Key marah "
Lha, bukan nya pacaran " jawab Chen "
Gua ga pancing kok, orang kalian beneran pacaran kan? " tanya Chen "
Sekali lagi gua bilang, bisa ga sih lu ga usah pancing orang " kata Key "
Key menatap ku dan Jennie
Aku mengarah kan wajah ku ke Jennie, agar mata kami tidak saling menatap
Eh, itu pacar kamu kenapa Oliv? " tanya Jennie "
Jennie, sekarang bukan saat yang tepat buat bercanda, Key lagi ngamuk sekarang, emang kamu mau di gituin kaya Chen? " tanya ku "
Engga " jawab Jennie "
Aku kembali menatap Key, karna dia sudah tidak menatap ku
Key pun melepaskan baju Chen dan mendorong nya
Duh, sakit banget " kata Chen "
Chen, makanya jangan pernah buat dia marah lagi " kata ku "
Iya, iya, gua janji, serem banget anjirr " jawab Chen "
Key pun pergi meninggalkan kami ber-3
Apes banget gua hari ini " kata Chen "
Kan itu gara gara lo juga, coba kalo lu ga mancing dia, pasti lu ga bakal begini " jawab ku "
Iya, iya, gua salah " kata Chen "
Udah ah, gua mau ke kelas " tambah Chen "
Chen pun meninggalkan aku dan Jennie
Kamu masih mau selidikin lagi? " tanya Jennie "
Kayanya kita istirahat dulu deh, soal nya kita belum dapet bukti sama sekali, lagi pula juga udah mau masuk " jawab ku "
Yaudah yuk ke kelas " kata Jennie "
Yuk " jawab ku "
* di kelas
Aku melihat Key membaca buku IPS di meja nya
Oliv, hibur pacar kamu tuh " kata Jennie "
Jen, harus berapa kali aku bilang, kalo aku sama Key itu ga pacaran, kenal aja kaga " jawab ku "
Ga kenal? " tanya Jennie "
Maksud nya ga terlalu akrab " jawab ku "
Kamu aja sana yang hibur dia " tambah ku "
Dih, ogah, lagian aku bukan siapa siapa nya dia, ga kaya kamu pacaran " kata Jennie "
Jen, katanya kamu di pihak aku " jawab ku "
Eh, sorry " kata Jennie "
Aku sih sebenarnya juga kasihan sama Key, dia kan di gosipin suka sama aku, tapi aku ga yakin itu bener " kata ku "
Aku juga sih " kata Jennie "
Kamu samperin gih " tambah Jennie "
Jennie pun mendorong ku
Iya, iya, ga usah dorong " kata ku "
Akhirnya terpaksa aku menghampiri Key
* di meja Key
Key menatap ku
Emm, hai Key, kamu lagi ngapain? " tanya ku yang sambil tersenyum "
Dia hanya terdiam
Dan
Emang ga liat lagi baca buku " kata Key "
Suasana pun jadi canggung
Aku menatap Jennie
Jennie memberi isyarat kepada ku
Tapi aku tidak tau, isyarat apa yang di berikan Jennie
Ngapain masih di sini? " tanya Key "
Ehh, yaudah aku pergi " jawab ku "
Aku pun pergi dari meja Key, dan kembali ke Jennie
Tadi aku kasih isyarat, ngomong sama dia " jawab Jennie "
Udah, tapi dia cuman diem, tadi aja dia ngusir aku " kata ku "
Sabar ya, kamu aja yang gebetan nya masih begitu, apa lagi aku yang sama sekali ga di anggap " jawab Jennie "
Udah, udah, balik ke meja masing masing " kata ku "
Oce " jawab Jennie "
Oke woy, bukan Oce " kata ku "
Eh iya, sorry typo " jawab Jennie "
* di meja ku
Dari pada gabut mendingan baca buku dah " batin ku "
Ehh, jangan deh, masalah nya si Key juga baca buku, nanti malah di gosip-in lagi " batin ku lagi "
Emm, ngapain ya? " batin ku "
Saat aku sedang mikir
Tiba tiba Key menghampiri meja ku
Dan dia menatap ku
Aku juga menatap nya
Mata kami saling bertemu satu sama lain
Ikut aku " kata Key "
Kita mau kemana? " tanya ku "
Pokonya ikut aku dulu " jawab Key yang sambil menarik tangan ku "
Aku akhirnya hanya pasrah
* di tempat tersembunyi
Eh, Key, ini di mana? " tanya ku "
Key hanya terdiam
Aku baru tau, ternyata ada ruangan ini di sekolah " kata ku "
Key lagi lagi hanya terdiam
Kamu ngapain bawa aku ke sini? " tanya ku "
Kita mau ngapain di sini? " tanya ku lagi "
Siapa sih yang nyebarin berita itu? " tanya Key "
Aku juga ga tau, sebenernya tadi aku udah selidikin sama Jennie, tapi aku masih belum ketemu sama orang nya " jawab ku "
Kira kira siapa sih? " tanya Key "
Kalo ketemu orang nya bakal gua tampol tuh orang sampe mental 100 meter " kata Key "
Sadis juga kamu Key " jawab ku "
Key hanya terdiam
Suasana pun menjadi canggung
Keluar " kata Key "
Hah? " tanya ku "
Keluar dari ruangan ini " jawab Key "
Oh, oke " kata ku "
Aku dan Key pun keluar dari ruangan tersembunyi itu dan memutuskan kembali ke kelas
* di kelas
Aciee Oliv, jalan jalan sama pacar " kata Jennie "
Ups, keceplosan lagi " tambah Jennie "
Key aku mohon, maafin aku, aku khilaf " kata Jennie "
Key menatap Jennie dan langsung pergi ke meja nya
Fyuhh, untung ga di marahin " kata Jennie "
Coba aja kalo kamu di omelin, gimana ya? " tanya ku "
Ihh, jangan di doain napa " jawab Jennie "
Iya iya " kata ku "
Btw, kalo ada yang buat Key marah, bisa darah tinggi itu si Key " kata Jennie "
Parah banget lu " jawab ku "
Kan tapi fakta " kata Jennie "
Iya juga sih " jawab ku "
Eh, tapi jujur deh sama aku, sebenernya kamu itu suka ga sih sama si Key? " tanya Jennie "
Ga sih, b aja, aku cuman nganggep dia temen doang " jawab ku "
Yah, kesian si Key di tolak sama gebetan nya " kata Jennie "
Apasi lu jen, gaje deh " jawab ku yang sudah mulai kesal "
Jangan marah dong " kata Jennie "
Yah, gebetan nya Key marah " tambah Jennie "
Jen, aku teriak nih " jawab ku "
Teriak aja, ga apa apa kok " kata Jennie "
Hayoo, pilih aku panggil kamu gebetan Key, atau pacar Key? " tanya Jennie "
Ga dua dua nya, aku mau nya kamu panggil aku Oliv. " jawab ku "
Haha " kata Jennie "
Napa sih? " tanya ku "
Emang dasar gebetan plus pacar Key " jawab Jennie "
Gua bisa kena hipertensi nih, gara gara lu " kata ku "
Haha, kamu marah marah mulu ya gara gara aku? " tanya Jennie "
Udah tau, ngapain nanya " jawab ku "
Sabar Oliv, sabar, jika kamu tidak ingin terkena penyakit Hipertensi " kata ku "
Eh, jangan, kalo lu sabar kena penyakit Hipotensi " jawab Jennie "
Tau ya, serba salah " kata ku "
Wkwkwk " jawab Jennie "
Oke gaes sampe sini dulu
Sampai jumpa di episode berikut nya
Btw, kalian #TeamKey atau #TeamKai?
Silahkan pilih dan jawab di kolom komentar
Bye bye
1211 kata kata