My Prince Is So Handsome

My Prince Is So Handsome
Eps.30. Di ledekin


Kami pun mulai menyelidiki sedikit demi sedikit


Tapi tiba tiba


Hoy!! " teriak seseorang "


Eh, oncom, oncom " kata Jennie "


Latah lu jen " kata ku "


Hehe " jawab Jennie "


Dia adalah Chen


Ngapain lu? " tanya Chen "


Ada deh " jawab ku "


Ngapain? " tanya Chen "


Jalan jalan lah masa maling " jawab ku "


Heh, jangan jangan lu mau maling, gua laporin ke guru bk ah " kata Chen "


Heh! Berani lu ya " jawab ku "


Tiba tiba Key lewat persis di samping aku dan Chen


Hihi " kata Chen "


Wah, ternyata ada pacar nya Key nih " kata Chen "


Key pun sontak mendengar nya


Pacar nya Key kok ada di sini? " tanya Chen "


Chen, lu bisa ga sih, ga usah pancing orang!? " tanya ku "


Engga " jawab Chen "


Pacar Key ngapain ada di sini? Jawab dong " kata Chen memancing Key "


Key pun membalikkan badan nya


Lu kok ga kasih tau sih, kalo lu udah pacaran sama Key, Pj nya mana? " tanya Chen yang semakin memancing Key "


Aku menatap Key, muka Key berubah drastis jika sedang marah


Chen, Key marah " kata ku "


Marah kenapa? Kalian emang udah pacaran kan? " tanya Chen "


Key pun menarik baju Chen


Lu bisa ga sih ga usah pancing orang, lagi pula gua sama dia itu ga ada hubungan apa apa " kata Key marah "


Lha, bukan nya pacaran " jawab Chen "


Gua ga pancing kok, orang kalian beneran pacaran kan? " tanya Chen "


Sekali lagi gua bilang, bisa ga sih lu ga usah pancing orang " kata Key "


Key menatap ku dan Jennie


Aku mengarah kan wajah ku ke Jennie, agar mata kami tidak saling menatap


Eh, itu pacar kamu kenapa Oliv? " tanya Jennie "


Jennie, sekarang bukan saat yang tepat buat bercanda, Key lagi ngamuk sekarang, emang kamu mau di gituin kaya Chen? " tanya ku "


Engga " jawab Jennie "


Aku kembali menatap Key, karna dia sudah tidak menatap ku


Key pun melepaskan baju Chen dan mendorong nya


Duh, sakit banget " kata Chen "


Chen, makanya jangan pernah buat dia marah lagi " kata ku "


Iya, iya, gua janji, serem banget anjirr " jawab Chen "


Key pun pergi meninggalkan kami ber-3


Apes banget gua hari ini " kata Chen "


Kan itu gara gara lo juga, coba kalo lu ga mancing dia, pasti lu ga bakal begini " jawab ku "


Iya, iya, gua salah " kata Chen "


Udah ah, gua mau ke kelas " tambah Chen "


Chen pun meninggalkan aku dan Jennie


Kamu masih mau selidikin lagi? " tanya Jennie "


Kayanya kita istirahat dulu deh, soal nya kita belum dapet bukti sama sekali, lagi pula juga udah mau masuk " jawab ku "


Yaudah yuk ke kelas " kata Jennie "


Yuk " jawab ku "


* di kelas


Aku melihat Key membaca buku IPS di meja nya


Oliv, hibur pacar kamu tuh " kata Jennie "


Jen, harus berapa kali aku bilang, kalo aku sama Key itu ga pacaran, kenal aja kaga " jawab ku "


Ga kenal? " tanya Jennie "


Maksud nya ga terlalu akrab " jawab ku "


Kamu aja sana yang hibur dia " tambah ku "


Dih, ogah, lagian aku bukan siapa siapa nya dia, ga kaya kamu pacaran " kata Jennie "


Jen, katanya kamu di pihak aku " jawab ku "


Eh, sorry " kata Jennie "


Aku sih sebenarnya juga kasihan sama Key, dia kan di gosipin suka sama aku, tapi aku ga yakin itu bener " kata ku "


Aku juga sih " kata Jennie "


Kamu samperin gih " tambah Jennie "


Jennie pun mendorong ku


Iya, iya, ga usah dorong " kata ku "


Akhirnya terpaksa aku menghampiri Key


* di meja Key


Key menatap ku


Emm, hai Key, kamu lagi ngapain? " tanya ku yang sambil tersenyum "


Dia hanya terdiam


Dan


Emang ga liat lagi baca buku " kata Key "


Suasana pun jadi canggung


Aku menatap Jennie


Jennie memberi isyarat kepada ku


Tapi aku tidak tau, isyarat apa yang di berikan Jennie


Ngapain masih di sini? " tanya Key "


Ehh, yaudah aku pergi " jawab ku "


Aku pun pergi dari meja Key, dan kembali ke Jennie


Tadi aku kasih isyarat, ngomong sama dia " jawab Jennie "


Udah, tapi dia cuman diem, tadi aja dia ngusir aku " kata ku "


Sabar ya, kamu aja yang gebetan nya masih begitu, apa lagi aku yang sama sekali ga di anggap " jawab Jennie "


Udah, udah, balik ke meja masing masing " kata ku "


Oce " jawab Jennie "


Oke woy, bukan Oce " kata ku "


Eh iya, sorry typo " jawab Jennie "


* di meja ku


Dari pada gabut mendingan baca buku dah " batin ku "


Ehh, jangan deh, masalah nya si Key juga baca buku, nanti malah di gosip-in lagi " batin ku lagi "


Emm, ngapain ya? " batin ku "


Saat aku sedang mikir


Tiba tiba Key menghampiri meja ku


Dan dia menatap ku


Aku juga menatap nya


Mata kami saling bertemu satu sama lain


Ikut aku " kata Key "


Kita mau kemana? " tanya ku "


Pokonya ikut aku dulu " jawab Key yang sambil menarik tangan ku "


Aku akhirnya hanya pasrah


* di tempat tersembunyi


Eh, Key, ini di mana? " tanya ku "


Key hanya terdiam


Aku baru tau, ternyata ada ruangan ini di sekolah " kata ku "


Key lagi lagi hanya terdiam


Kamu ngapain bawa aku ke sini? " tanya ku "


Kita mau ngapain di sini? " tanya ku lagi "


Siapa sih yang nyebarin berita itu? " tanya Key "


Aku juga ga tau, sebenernya tadi aku udah selidikin sama Jennie, tapi aku masih belum ketemu sama orang nya " jawab ku "


Kira kira siapa sih? " tanya Key "


Kalo ketemu orang nya bakal gua tampol tuh orang sampe mental 100 meter " kata Key "


Sadis juga kamu Key " jawab ku "


Key hanya terdiam


Suasana pun menjadi canggung


Keluar " kata Key "


Hah? " tanya ku "


Keluar dari ruangan ini " jawab Key "


Oh, oke " kata ku "


Aku dan Key pun keluar dari ruangan tersembunyi itu dan memutuskan kembali ke kelas


* di kelas


Aciee Oliv, jalan jalan sama pacar " kata Jennie "


Ups, keceplosan lagi " tambah Jennie "


Key aku mohon, maafin aku, aku khilaf " kata Jennie "


Key menatap Jennie dan langsung pergi ke meja nya


Fyuhh, untung ga di marahin " kata Jennie "


Coba aja kalo kamu di omelin, gimana ya? " tanya ku "


Ihh, jangan di doain napa " jawab Jennie "


Iya iya " kata ku "


Btw, kalo ada yang buat Key marah, bisa darah tinggi itu si Key " kata Jennie "


Parah banget lu " jawab ku "


Kan tapi fakta " kata Jennie "


Iya juga sih " jawab ku "


Eh, tapi jujur deh sama aku, sebenernya kamu itu suka ga sih sama si Key? " tanya Jennie "


Ga sih, b aja, aku cuman nganggep dia temen doang " jawab ku "


Yah, kesian si Key di tolak sama gebetan nya " kata Jennie "


Apasi lu jen, gaje deh " jawab ku yang sudah mulai kesal "


Jangan marah dong " kata Jennie "


Yah, gebetan nya Key marah " tambah Jennie "


Jen, aku teriak nih " jawab ku "


Teriak aja, ga apa apa kok " kata Jennie "


Hayoo, pilih aku panggil kamu gebetan Key, atau pacar Key? " tanya Jennie "


Ga dua dua nya, aku mau nya kamu panggil aku Oliv. " jawab ku "


Haha " kata Jennie "


Napa sih? " tanya ku "


Emang dasar gebetan plus pacar Key " jawab Jennie "


Gua bisa kena hipertensi nih, gara gara lu " kata ku "


Haha, kamu marah marah mulu ya gara gara aku? " tanya Jennie "


Udah tau, ngapain nanya " jawab ku "


Sabar Oliv, sabar, jika kamu tidak ingin terkena penyakit Hipertensi " kata ku "


Eh, jangan, kalo lu sabar kena penyakit Hipotensi " jawab Jennie "


Tau ya, serba salah " kata ku "


Wkwkwk " jawab Jennie "


Oke gaes sampe sini dulu


Sampai jumpa di episode berikut nya


Btw, kalian #TeamKey atau #TeamKai?


Silahkan pilih dan jawab di kolom komentar


Bye bye


1211 kata kata