My Prince Is So Handsome

My Prince Is So Handsome
Eps.28. Pengemis


Kringg, jam alarm Oliv berbunyi


" Duh, udah hari senin aja, ngantuk banget " batin Oliv


"Malah nanti harus upacara lagi, duh, males banget " batin Oliv lagi


Akhirnya Oliv memutuskan untuk mandi, dari pada kesiangan, terus di hukum


* setelah selesai mandi


" Oliv, nih kakak udah siapin sarapan buat kamu " kata kak Chanyeol


Iya kak " jawab ku "


Aku langsung bergegas memakai seragam sekolah ku


Dan langsung turun ke bawah untuk sarapan


Kami ber-sarapan bersama


Kakak ga pergi ke kampus? " tanya ku "


Belum, nanti siangan dikit " jawab kak Chanyeol "


Ohh " jawab ku yang sambil mengunyah telur ceplok buatan kakak ku "


Enak ga telur ceplok nya? " tanya kak Chanyeol "


Enak kok kak " jawab ku "


Maaf ya, kakak cuman buatin kamu telur ceplok " kata kak Chanyeol "


Ga apa apa kok kak, yang penting kita bisa makan " jawab ku "


Kita harus bersyukur kak dengan apa yang kita makan " kata ku "


Iya Oliv, kakak tau " jawab kak Chanyeol "


* setelah selesai sarapan


Kak, aku berangkat dulu ya " kata ku "


Iya, hati hati ya " jawab kak Chanyeol "


Dadaa kakak " kata ku "


Da " jawab kak Chanyeol "


* di perjalanan ke sekolah


geogi neo I fancy you


amuna wonhaji anha


Hey I love you


Love ya


geurae neo I fancy you


kkumcheoreom haengbokhaedo dwae


Cause I need you


What


Fancy you


nuga meonjeo johahamyeon eottae


Fancy you


jigeum neoegero gallae


Fancy


Tiba tiba saat aku sedang asyik bernyanyi


Aku melihat seorang pengemis


Kasihan sekali pengemis itu, dari tadi dia meminta uang kepada orang yang lewat di depan nya tapi ga ada yang mau ngasih " batin ku "


Aku langsung menghampiri nya


Pak, nih, saya ada sedikit uang untuk bapak, maaf saya cuman punya uang segini " kata ku kepada pengemis itu yang sambil mengasih sedikit uang untuk nya "


Makasih neng, engga apa apa kok " jawab pengemis itu "


Maaf ya pak, uang jajan saya cuman segitu " kata ku "


Engga apa apa kok neng " jawab pengemis itu "


Maaf pak, kalo saya boleh tau, bapak tinggal di mana? " tanya ku "


Bapak ga punya tempat tinggal neng " jawab pengemis itu "


Sungguh sangat kasihan bapak ini " batin ku "


Bapak mau ga tinggal di rumah saya? " tanya ku "


Engga usah neng, bapak ga mau ngerepotin " jawab pengemis itu "


Oh iya pak, saya juga bawa sedikit bekel, buat bapak saja ya " kata ku "


Ga usah neng, nanti di sekolah kamu kelaperan, kan uang jajan kamu udah kamu kasih ke bapak " jawab pengemis itu "


Ga apa apa kok pak, nih pak " kata ku yang sambil mengasih kotak bekel ku "


Makasih ya neng " jawab pengemis itu "


Sama sama pak " kata ku "


Bapak tinggal di rumah saya aja ya pak " tambah ku "


Baik neng, makasih ya " kata pengemis itu "


Ohh iya ajak istri sama anak bapak " jawab ku "


* setelah menemukan istri dan anak anak nya


Ini istri bapak dan anak anak bapak " kata pengemis itu "


Ibu " kata ku kepada istri sang pengemis "


Bapak pun menceritakan semua nya ke istri nya


Makasih banyak ya neng " kata istri pengemis itu "


Dia berlutut di depan ku dan bersujud di kaki ku


Ehh, ibu ga usah begitu bu, saya ikhlas kok " kata ku "


Makasih banyak ya neng " jawab istri pengemis itu dan langsung memeluk ku "


Aku memeluk nya kembali


Yuk, bu, pak, ke rumah saya " kata ku "


* di rumah


Kak, kakak " teriak ku "


Ehh, kok kamu balik lagi? Ada yang ketinggalan? " tanya kak Chanyeol "


Engga kak, ini aku bawa seseorang " jawab ku "


Siapa? " tanya kak Chanyeol "


Ayo ibu, bapak, masuk " jawab ku "


Itu siapa Oliv? " kata ku "


Aku pun menceritakan semua kejadian tadi


Ohh, begitu cerita nya " kata kak Chanyeol "


Iya, boleh ya kak " jawab ku "


Yaudah " kata ku "


Yey, makasih banyak ya kak " jawab ku "


Ibu, bapak, ga usah malu malu, anggap aja rumah sendiri ya " kata ku "


Makasih banyak ya neng " kata bapak "


Iya " jawab ku "


Kak, tolong jaga baik baik ibu sama bapak ya, sekalian juga kasih tau kamar nya dimana, aku mau pergi dulu, udah telat nih " kata ku "


Iya, hati hati " jawab kak Chanyeol "


Aku langsung bergegas pergi ke sekolah, karna 5 menit lagi pintu gerbang di tutup


Aku langsung ber-lari sangat kencang, seperti Flash yang sedang mencari kawanan nya


* di sekolah


Hah, hah, hah


Fyuh, untung belum di tutup gerbang nya " batin ku "


Aku langsung masuk dan menuju ke kelas ku


* di kelas


Oliv, kamu kemana aja? Kirain aku kamu ga masuk " kata Jennie "


Aku menarik nafas sangat panjang


Kamu kenapa Oliv? " tanya Jennie "


Aku cape Jen " jawab ku "


Cape kenapa? " tanya Jennie "


Cape karena Lari " jawab ku "


Kamu lari kenapa? " tanya Jennie "


Ya, karna udah mau masuk jen " jawab ku yang masih ngos-ngosan "


Tumben kamu telat? Kenapa? " tanya Jennie "


Tadi abis nolongin pengemis " jawab ku "


Kamu baik juga ya Oliv " kata Jennie "


Makasih " jawab ku "


Tunggu ya, aku mau taro tas dulu, sekalian ambil topi buat upacara " kata ku "


Iya " jawab Jennie "


Aku pun menaruh tas ku dan mengambil topi upacara dan langsung memakai nya


Yuk jen, ke lapangan " kata ku "


Ayok " jawab Jennie "


Oke gaes sampe sini dulu ya


Sampai jumpa di eps berikut nya


Btw, karna di eps sebelum nya belum ada yang nanya


Jadi aku putuskan untuk langsung membalas nya di komentar


Oke, see you next time


860 kata kata