My Childish Boyfriends

My Childish Boyfriends
episode 3


"oh itu dia anaku, sayang sini "ucap mama rina.


seseorang itu pun mendekat ke ruang tamu.


"ada apa sayang ko pangil bunda"ucap tante rina sambil tersenyum.


"bunda aku lapar"ucap seseorang tersebut dengan mengerucutkan mulutnya sambil duduk di samping tante rina dan belum menyadari kalo ada orang lain di depan dia yang sedang memperhatikanya.


"iyah nanti bunda suruh bi ijah buatin kamu makanan yah"ucap tante rina sambil mengelus surai orang tersebut.


"iyah bunda"ucap seseorang tersebut.


"oh yah nak kenalin ini teman mama "ucap mama rina


"ah,ternyata ada orang kirain ngak ada"ucap seseorang tersebut dengan kaget.


"kamu itu,oya tika kenalin ini anak aku"ucap tante rina.


"oh ternyata ini anak kamu ganteng banget anak mu yah"ucap mama tika.


"yah dong kan ketampananya turun dari bapaknya, sayang ayo salim temen mama"ucap mama rina.


"nama aku alex tante"ucap alex sambil tersenyum manis yah itu alex yang di tolong cia.


"ih kamu imut banget sih nak,ohya alex kenalin ini anak tante"ucap mama tika.


alex pun melihat kesamping mama tika dan betapa kagetnya dia.


"via"ucap alex kaget sekaligus senang karna dia bertemu cia lagi.


"iyah ini gue"ucap cia sambil tersenyum.


"kalian udah kenal"ucap mama rina.


"yah mah kita udah kenal dia tuh yang udah nolong alex dari preman"ucap alex.


"oh,jadi cia kamu yang udah nolongin alex"tanya tante rina.


"iyah tante aku yang nolonggin alex"ucap cia.


"makasih yah udah mau nolongin anak tante"ucap tante rina.


"sama sama tante"jawab cia sambi tersenyum.


"via aku seneng bangget bisa ketemu kamu lagi"ucap alex senang.


hmm,via boleh ngak aku peluk kamu soalnya aku rindu sama via"ucap alex taku takut kalo cia marah karna ucapanya.


"boleh kok"ucap cia sambil merentangkan tangganya.


alex yang di perbolehkan untuk memeluk, alex pun berhambur ke dalam pelukan cia.


"nyaman banget "ucap alex dalam batin.


setelah beberapa menit berpelukan mereka pun melepaskan pelukan tersebut.


"alex kamu jadikan makannya"ucap mama rina kepada alex.


"iyah bun"jawab alex.


"ya udah gimana kalo kita makan bareng semua"ucap mama rina.


"hmm boleh sekarang aja gimana kita masak makanannya"ucap tante tika.


"yaudah ayo kita ke dapur"ucap tante rina sambil berdiri dari duduknya.


"sayang kamu mau juga ngak bantu mama sama tante rina masak"ucap mama tika.


belum sempat cia mau menjawab tapi keburu alex potong.


"nggak via harus nemenin alex bobo"ucap alex sambil cemberut.


"loh katanya kamu laper alex"ucap tante rina.


"iyasih alex laper tapi ngantuk"ucap alex sambil megerucutkan bibirnya menambah kesan imut kepadanya.


"yaudah kamu pergi tidur gih nanti kalo masaknya udah selsai nanti mama bangunin"ucap tante rina sambil mengelus surai alex.


"tapi di temenin via bobonya"ucap alex.


"hmm kan alex bisa bobo sendiri via mau bantu tante rina sama mama masak"ucap cia lembut.


"jadi....hiks via nggak mau hiks ne....menin alex bobo hiks"ucap alex sambil nangis.


"bukan kaya gitu alex maksud gue "ucap cia sambil mengelus kepala alex.


bilang aja via nggak mau nemenin alex bobo"ucap alex sambil menepis tangan cia yg berada di atas kepalanya dan berlalu pergi ke atas.


"alex bukan gitu maksud aku"teriak cia.


"udah sayang kamu nemenin alex bobo aja sana"ucap mama tika.


"tapi mah aku mau bantuin mama masak sama tante tika"ucap cia.


"udah sayang kan ada tante yang masak sama mama kamu jadi kamu nemenin alex bobo aja yah pasti di atas alex udah nangis nangis"ucap tante rina.


"yaudah deh cia naik ke atas dulu yah "ucap cia.


"iyah nanti kamu bangunin alex yah turun ke bawah makan"ucap tante rina.


"oh yah tidak usah manggil tante bunda aja yah"ucap tante rina sambil tersenyum ke cia.


"hmm iyah tan...eh bunda"ucap cia gugup.


"hahaha kamu itu ngak usah gugup kaya gitu"ucap bunda rina sambil terkekeh.


"iyah bunda kalo gitu aku naik ke atas dulu yah bundah mah"ucap cia.


iyah sayang"ucap bunda rina dan mama tika berbarengan.


hmm bunda kamar alex bagian mana yah"tanya cia.


"yang pintunya warna biru itu kamar alex"jawab bunda rina.


setelah itu cia naik ke atas dan mencari di mana kamar alex.


lalu itu cia dapat meliha pintu yang berwarna biru diapun langsung mendekati pintu tersebut dan menyentuh kenop pintu untuk membukanya.


ceklek.


saat sudah terbuka ciapun masuk ke yang kamar bernuansa berwarna biru campur putih dan jangan lupakan bau maskulin.


ciapun mengedarkan matanya untuk mencari sosok alex.


dan dapat cia lihat alex yang sedang membelakangi pintu dengan bahu naik turun yang cia yakini alex sedang menangis lalu cia pun mendekat ke kasur alex.


"alex"pangil cia tapi alex hanya diam dan tidak menyahut dan malah cuman suara isakan yang terdengar.


ciapun memanggil kembali sambil duduk di kasur.


"alex maafin gue bukan maksud gue nggak mau nemenin loh bobo karna tadi tuh mau bantuin mama kamu sama mama aku masak"ucap cia sambi mengelus kepala alex.


tapi masih tidak ada sahutan dan suara isakan alex saja terdengar.


tapi cia tidak akan mudah menyerah dan harus berusaha supaya alex ngak nangis lagi serta mau bicara lagi.


"alex udah yah nangisnya kan aku udah minta maaf aku bakalan nemenin kamu tidur deh asal kamu berhentih nangisnya"ucap cia dengan lembut serta masi mengelus surai alex.


alex yang mendengar kalo cia mau meemaninya dia tidur lansung berhenti menangis dan balik badan menghadap ke cia.


"via beneran mau nemenin alex bobo"ucap alex dengan berbinar.


"iyah aku bakalan nemenin kamu tidur asal kamu jangan nangis lagi yah"ucap cia sambil tersenyum ke pada alex dan menghapus sisa air mata alex di kelopak matanya.


"yah alex nggak akan nangis lagi ko asal via beneran mau nemenin alex bobo"ucap alex.


"beneran alex aku ngak akan bohong yaudah kamu sekarang tidur nanti kalo udah mau makan aku bangunin kamu yah"ucap cia.


"oke via tapi aku mau tidur sambil meluk kamu boleh nggak"ucap alex takut takut kalo cia nolak dan memarahi dia.


"boleh"jawab cia.


alex yang pun yang mendengar jawaban cia langsung merentangkan tangganya untuk di peluk.


cia yang melihat itu langsung memeluk alex dan ikut berbaring disamping alex.


via tolong elusin dong kepala alex"pinta alex kepada cia.


cia yang mendengar itu lansung saja mengelus surai alex.


selang beberapa menit cia dapat mendengar dengkuran teratur dari alex yang berarti alex sudah tertidur.


lalu cia pun mencoba melepaskan tangan alex yang memeluknya dengan erat tapi gagal cia tetap berusaha melepas pelukan alex yang erat itu cia mau ke kamar mandi untuk membuang air kecil dan berasil.


cia pun masuk ke kamar mandi.


-


ALEX POV


eeunggg saat aku menepuk nepuk di samping mengapa kosong dan di mana via.


akupun lansung bangun dari tidur ku dan mengedarkan mataku untuk mencari keberadaan via tapi nihil aku tidak menemukanya akupun mulai terisak.


"via kok ning...hiks galin alex sih...hiks padahal tadi dia bi...bilangnya hiks mau nemenin alex tidur hiks"menolong alex.


ALEX POV END


author pov


alex yang masih menangis tidak menyadari kalo pintu kamar mandi di buka.


cia langsung keluar dari kamar mandi dan dapat dia lihat alex yang sedang menangis segugukan dia mendekati alex.


"hey kok nangis"tanya cia sambil duduk di dekat alex.


alex yang mendengar suara cia lansung mendongakan kepalanya dan langsung berhambur ke pelukan cia.


hiks kok via nin...hiks galin alex sendiri"ucap alex sambil terisak.


"hey siapa yang ninggalin alex tadi itu via ke kamar mandi karna gue kebelet"ucap cia sambil mengelus surai alex.


jadi via nggak ninggalin alex sewaktu tidur"ucap alex masi terisak.


"iyah ngak ninggalin alex kok udah ya nangisnya"ucap cia sambil mengecup pelipis alex.


"iyah via"jawab alex sambil mengerakan pelukannya.