My Childish Boyfriends

My Childish Boyfriends
episode 14


**maaf ya buat para pembaca my childish boyfriends aku lama updatenya sekali lagi sorry.


selamat membaca😊**


"vir cia sama alex mana"tanya elsi yang sudah datang dari mesan makan bersama deni sambil membawa nampan.


"itu mereka udah ke kelas duluan,udah sini mana makanan gue"ujar vira."nih makanan lo"sambil menyodorkan makanan vira.


"den ayo duduk"ucap elsi dan di balas anggukan oleh deni.


mereka bertiga makan dengan nikmat dan sesekali bercerita sampai bel masuk berbunyi.


"ayok ke kelas"ujar elsi."jangan dulu ini makanan kita belum di bayar"ucap vira.


"kalian ke kelas duluan aja biar gue yang bayar semuanya"ucap deni sambi tersenyum.


"eh,ngak papa nih"tanya elsi"iya udah sana kalian kekelas aku mau pergi bayar dulu"di balas anggukan oleh elsi dan vira.


"kalau gitu kita duluan ke kelas yah"ujar vira di balas deheman dengan deni.


vira dan elsipun keluar dari kantin sedangkan deni pergi membayar makanan mereka.


"ha akhirnya belum ada guru"ucap vira setelah mereka sampai di depan kelas."yaudah ayo buruan masuk"ajak elsi.


"elsi deni mana ko ngak bareng kalian"tanya cia saat elsi dan vira masuk ke dalam kelas yang sedang duduk di bangkunya melihat deni tidak ikut dengan mereka."anu si deni ngak bareng karena dia lagi bayar makanan kita di suruh duluan aja ke kelas"jawab elsi sambil menduduki bangkunya.


"ummm gitu yah"ujar cia.


setelah itu semua siswa di dalam kelas cia hanya ada yang bergosip,baca buku untuk orang yang rajin baca saja,mencatat main game online dll sambil menunggu guru masuk.


sedangkan deni tadi sudah masuk ke dalam kelas malahan dia sedang mencatat pelajaran yang di lewatkan sebab ia tidak hadir kemarin karena ada acara keluarga.


lama mereka menunggu akhirnya gurupun datang.


"oke anak-anak maaf bapak tadi lama masuknya di karenakan ada urusan sedikit"ucap pak guru sebut saja pak Roni.


iya paaak ucap serempak siswa.


"kita mulai saja pelajarannya buka buku kalian halaman 146"ujar pak Roni.


dimulailah proses belajar mengajar sampai bel pulang telah berbunyi.


oke anak-anak sampai di sini dulu pelajaran nya"ucap pak Roni guru yang mengajar mereka.


semua siswa yang di dalam kelas sudah mulai pada keluar saat guru mereka keluar dari kelas sama halnya juga dengan alex,cia serta temannya juga.


"kalian pada bawa mobil kan"tanya cia saat mereka telah di depan kelas.


" iya gue bawa"jawab elsi"gue ngak bawa mobil,el gue nebeng bareng lo ya"kata vira.


"iya lo bareng gue aja"ujar elsi sambil melihat sekitarnya mencari alex tapi dia tak menemukan alex berada di dekat mereka.


"eh alex mana ko ngak ada"tanya elsi."buta lo ya alex udah jalan di luan tadi palingan juga udah pulang"jawab vira.


"namanya juga ngak lihat kali,kalo gitu yuk vir kita pulang"kata elsi sambil mengandeng tanggan vira."oke ayok"


"cia kita pulang duluan daaaaah"ucap elsi dan vira serempak dengan melambaikan tangan mereka sambil mengoyangkan ke kanan serta ke kiri di balas anggukan oleh cia.


cia mulai berjalan ke parkiran mobil untuk pulang ke rumah.


cia mulai menjalankan mobilnya keluar dari sekolah saat berkendara dia melihat seorang lelaki yang tidak asing baginya di pinggir jalan sedang melihat ke kanan dan kiri dengan penasaran cia melambatkan laju mobilnya sambil mendekat ke arah sang lelaki tersebut.


"ha itu alex bukan ya"menolong cia pada dirinya sendiri.


"iya itu alex kok dia belum pulang sih"setelah tau orang tersebut ia memberhentikan mobilnya tepat di depan adanya alex yang sedang berdiri lalu menurunkan kaca mobilnya.


"alex ko belum pulang"tanya cia sedangkan alex sempat kaget ia kira siapa.


"umm itu ngak ada yang jemput alex via"jawab alex sambil melap keringat di pelipisnya karena dia sudah berapa menit menunggu dengan lama penjemputnya.


"ko bisa"kata cia sambil memperhatikan alex.


"ngak tau mungkin lupa jemput alex"jawab alex"yaudah sini gue anter lo pulang,buruan masuk lo nambah kepanasan nanti"alexpun berjalan membuka pintu penumpang di samping cia dan memasukinya.


"nih tisu lap dulu keringat lo"sambil menyodorkan tisu dan alex mengambilnya melap keringat di jidat.


cia menjalankan mobilnya untuk mengantar alex pulang di dalam mobil cuman ada keheningan tapi cia telah memecahkan keheningan itu dengan bertanya kepada alex.


"tadi nungunya udah lama bangat ya"alex menoleh ke arah cia saat mendengar suara.


"emang kamu ngak bawa hape buat nelpon sopir di rumahmu"alex hanya mengeleng yang berarti dia tidak membawa hapenya.


"alex lupa bawa hape tapi alex udah kasi tau supir ko buat datang jemput alex kalau udah pulang sekolah,mungkin supir alex lupa kali datang jemput alex"kata alex.


cia hanya ber ,oh, ria saja dan keheningan kembali dalam mobil lama berkendara akhirnya sampai juga ets tapi bukan di rumah alex mobil itu berhenti melainkan di penjual mie ayam yang berada di pingir jalan.


alex heran kenapa Meraka berhenti di depan penjual mie ayam.


"via ko singgah ke sini kenapa ngak langsung antar alex pulang"tanya alex sambil menengok ke arah cia yang sedang melepas sabuk pengamannya.


"kita turun makan dulu gue lapar,kenapa nanya gitu lo ngak suka makan di sini"kata cia setelah melepas sabuk pengaman nya."suka ko via alex cuman heran aja ko kita berhenti di sini bukan di rumah alex"cia hanya mengangguk saja mereka turun dari mobil sambil berjalan ke penjual mie ayam.


"mas pesen mie ayamnya dua mangkok ya makan di sini aja"kata cia."siap neng"setelah itu mereka duduk di bangku yang di depan memperlihatkan kendaraan yang sedang berlalu lalang di tengah jalan.


lama mereka menunggu pesanan akhirnyapun datang di karenakan pembeli sedang banyak.


"ini neng pesenannya"sambil menaroh dua mangkok mie ayam di atas meja."makasi"kata cia setelahnya mas itu pergi karena masi banyak lagi yang dia harus buat pesanan para pembeli.


"sini biar gue yang bumbuin bakso lo"ucap cia sambil menuangkan kecap serta saos secukupnya di mangkok makanan alex.


"alex mau pake jeruk ngak"


"iya sedikit aja"cia langsung memeras jeruk di mangkok alex dan ia juga sama melakukan di punyanya."nih"sambil menyodorkan punya alex saat dia sudah mem bumbui makanan alex.


"makasih via"mereka berduapun memakan makanan mereka denggan lahap dikarenakan mereka sangat lapar sehabis sekolah.


cia mendongakan kepalanya untuk melihat alex yang memakan mie ayamnya begitu lahap sekali.


"alex pelan-pelan aja makanya nanti kamu kese...."ucapan cia terhenti.


"uhuk...uhuk"astaga cia baru saja mau bilang keselak eh sudah kedeluan saja alex batuk."hiks via uhuk tengorokan alex perih hiks"isakan alex yang membuat cia gelagapan masalahnya para pembeli telah melihat ke arah mereka bisa-bisa cia di tuduh ia yang membuat alex menangis.


"astaga ini kamu minum dulu,jangan nangis ya"kata cia sambil menyodorkan air minum kepada alex.


alex meneguk air yang di sodorkan cia sampai kandas tak tersisah.


" alex gimana udah mendingan tengorokanya"alex hanya mengaggukan kepalanya dengan melanjutkan kembali makannya.


cia hanya terkekeh melihat kelakuan alex menurutnya sangat mengemaskan setelah itu ia melanjutkan makannya juga.


"via aku udah selesai makan nya"cia yang sedang meneguk airnya mendongakan kepalan nya melihat alex dan mengangguk.


"sini coba deketin mukamu sama gue"alex langsung mendekatkan mukanya ke cia dengan gugup.


cia mengambil tisu serta melap mulut alex yang blepotan itu selesai dengan melap mulut alex dia membuang tisu tersebut.


"alex aku bayar dulu ya makanannya"ucapnya.


"biar aku aja via yang bayar"kata alex sambil mengeluarkan uang dari saku celananya.


"ngak!biar aku yang bayar lo di luan aja ke mobil"ucap cia sambil menatap tajam alex.


alex yang melihat tatapan tajam cia membuat tubuhnya gemetaran ia pun langsung berlari masuk ke dalam mobil.


cia hanya bisa mengeleng gelengkan kepalanya dia langsung saja membayar makanan mereka selesai dengan membayar cia berjalan ke arah mobilnya dan mememasukinya,sesudah masuk ke dalam mobil cia dapat melihat alex yang sedang menundukkan kepalanya.


"hey kamu jangan nunduk nanti leher mu sakit loh"kata cia sambil memegang dagu alex dan mendongakan kepalanya untuk melihat dia.


"hiks...hiks"tanggis alex"ko nangis sih"sambil menghapus air mata di pipi alex.


"kenapa via tadi natap alex kaya gitu hiks aku takut tau"cia mengaggukan kepalanya dia sudah tau apa sebab alex jadi nanggis.


"iya maaf gue ngak bakal kaya gitu lagi,udah ya jangan nangis lagi"sambil mengelus kepala alex.


"iya via harus janji ya"ucap alex sambil menyodorkan jari kelingkingnya untuk berjanji haduh sangat kekanakan.


cia menyambut uluran tanggan alex mereka saling mengaitkan jari mereka masing-masing"janji,kalau gitu sekarang aku antar kamu pulang"


cia menjalankan mobilnya mengantar alex pulang.


-


-


**selalu dukung aku ya para pembaca my childish boyfriends supaya lebih semangat lagi buat ngetiknya sebenarnya aku tuh suka lama updatenya karena ngak suka mood buat ngetik dengan aku sekolah online juga tugas sekolah aku banyak tapi aku bakal usahain buat up terus buat kalian.


jangan lupa vote,like dan comment cerita ini😊**