My Childish Boyfriends

My Childish Boyfriends
episode 16


**hayy lama tak update.


*selamat membaca**.


"eh bsok ada PR nggk sih?"tanya vira.


"kayanya sih gk ada tuh"jawab cia sambil menyesap minuman nya"umm syukur lah" mereka pun asik bercerita tapi tidak dengan cia, ia hanya mendengarkan saja temannya bercerita hal² yang membosankan,palingan cia hanya menanggapinya dengan umm,iya, saat di tanya.


cia melihat hapenya yang sedari tadi terus berbunyi, menandakan nontifikasi selalu masuk, ia langsung saja melihat.


93 pesan dari alex belum terbaca.


"eh buset,banyak banget pesan yang di kirim alex "cia.


alex.


via lgi ngapain?


udah makan blom?


via besok mau ke sekolah gk?


ih via online tapi gk bales chat aku☹


lagi sibuk ya,klau udh gk sibuk lgi


chat alex di bales ya via😁.


"dan masih banyak lgi pesan dari alex .


^^^sorry gue balesnya lama^^^


^^^terus gue gk lgi ngapain²^^^


^^^kalau soal makan sih udh,^^^


^^^umm bsok ke sekolah ko.^^^


sekitar berapa menitan alex pun membalasnya.


iya via gpp ko, bagus


deh kalo via udh makan😊.


^^^umm iyh kalo lu^^^


^^^gmana udh mkan?^^^


udah ko via🙂


^^^trs lo lgi ngapain?^^^


cuman lagi bring aja.


^^^oh gtu,knp blum tidur^^^


soalnya alex nunggu


balesan chat dari via


makanya belum tidur.


^^^astaga cman krna itu^^^


^^^udah sana lo buruan tdur^^^


^^^gih, bsok kan mau sekolah^^^


tapi alex masih mau


chetingan sama via☹


^^^kan bsok bakal ketemu jga^^^


^^^di sekolah,jadi lo^^^


^^^harus tidur!!^^^


yaudah deh alex bakal bobo,


sampai jumpa bsok ya via


bayyy👋😍


^^^Read^^^


"siapa tuhh?"kepo elsi,sedikit melirik ke hape cia."kepo amat lo jadi orang"ucap cia sambil mematikan hapenya.


"emng salah ya kalo gue kepo"balas elsi.


"el jadi orng itu jangan kepo nanti cepat meningoy"candaan vira.


elsi yang mendengar itu sempat melotot


"HA..serius lo"


"dua rius malah"niat vira hanya bercanda eh tidak di sangka,elsi menangapin nya dengan serius.


"masa sih, mana gue belum tobat lagi, terus gue belum bahagiain kedua orang tua gue juga."ucap elsi dengan raut muka sedih.


"Bha...hahaha astaga,elsi lo goblok,apa gimana sih gitu aja percaya"pecah sudah tawa vira dia tak kuat menahannya lama².


gini amat ya punya temen, kelakuan nya Masya Allah bukan main."cia sambil mengelus dadanya sabar.


elsi langsung saja menatap vira dengan tajam.


"sialan lo vir."ucap elsi dengan raut muka kesal nya, dia juga sih punya otak ko blo on gampang aja dikibuli.


"napa jadi cerita nya lo marah nih?"tanya vira.


langsung saja elsi memalingkan kepalanya ke samping,dengan melipat kedua tangan di dada, mode ngambek cerita nya"pikir aja sendiri"ketus elsi.


"idih gitu aja pake ngambek segala."tapi elsi hanya diam tanpa menjawab, vira yang melihat elsi diam saja,baik lah ia akan coba merayu.


"udah gede oi,tapi kelakuan nya kaya bocah"kata vira sambil menoel pipi elsi, tapi elsi menepis tanggan nya.


"wes,galak amat jadi orang, elsi cantiknya kebangetan udah ya ngambek nya, muka lo jelek tau kalo kaya gitu"ucap vira dengan menoel pipi elsi lagi, tapi tetap saja elsi hanya diam.


sedangkan cia sedari tadi hanya mengscroll media sosialnya, tanpa peduli dengan apa yg sedang sahabatnya lakukan.


kalo gitu cuman ada satu cara, yang harus vira lakuin, supaya elsi tak lagi dalam mode ngambeknya.


"yaudah fine,gini aja besok di sekolah gue traktir lo sepuasnya deh"ucap vira dengan nada tak ikhlas,tekor sudah dia besok.


nah kan kalo sudah men dengar yang namanya traktiran, mata elsi langsung berbinar.


"ikhlas gk nih"ucap elsi dengan nada sok di judesin.


"umm ikhlass..banget gue"kata vira dengan senyum yang dibuat semanis mungkin."terpaksa.lanjut vira dalam batin.


"yang bener?"sambil menoleh ke arah vira.


"iyaaa! elsi ku yang cantik"ucap vira dengan masih tersenyum,canda cantik.


"janji ya"di balas angukan oleh vira.


"gue pegang janji lo"lanjut elsi.


"udah ngambek nya kan?"tanya vira,


elsi membalasnya dengan mengangukan kepalanya sambil tersenyum, yang menurut vira sangat menyebalkan.


saat sedang asik mengscroll Instagram, cia sedikit melirik jam tangannya, dan ternyata sudah menandakan jam setengah sepuluh, oh YAAMPUN ia tidak menyadari waktu, cia harus cepat pulang sebelum gerbang rumahnya tertutup.


"guyss, pulang yuk "ujar cia sambil melihat ke dua teman nya.


"eh iya,kalo gitu kita pulang "ucap elsi. mereka berdiri dari duduknya dan berjalan ke kasir untuk membayar minuman mereka masing-masing,setelah itu berjalan ke parkiran.


"sampai ketemu besok ya"kata cia sambil melambaikan tangan sebelum memasuki mobil.


"yoi"jawab sahabat cia berbarengan.


cia menjalankan mobilnya meninggalkan caffe, cia menekan pedal gas untuk menambah kecepatan mobil, supaya ia cepat sampai rumah, untung saja jalan yang ia lewati tidak terlalu rame para pengendara mobil mau pun motor.


sesampainya cia di kawasan rumahnya ia melihat satpam yg baru saja mau menutup gerbang tersebut,cia dekat secepat mungkin menekan klakson mobil,satpam yang sedang perlahan menutup gerbang terlonjak kaget mendengar klakson mobil yg di bunyikan nyaring, ia menarik kembali gerbang tersebut dan masuklah mobil cia di halaman rumahnya.


cia keluar dari dalam mobil berjalan mendekati satpam rumahnya,sebut saja pak mamang, oh iya umur pak mamang itu sekitaran tiga puluh delapan tahun,masi mudah sedikit lah nggak tua-tua amat.


"ada apa nona?"tanya pak mamang saat melihat cia berjalan mendekatinya.


"pak mamang tolong masukin mobil cia ke garasi ya"ucap cia dengan memberikan kunci mobilnya, dan di terimah oleh pak mamang.


"siap non"cia hanya mengangguk saja setelah itu dia sedikit berlari, untuk masuk ke dalam rumah dan untung saja pintu rumahnya belum dikunci.


setelah cia masuk ke dalam ia berbalik untuk mengunci pintu, setelahnya cia segera menaiki tangga dengan perlahan, tapi baru saja cia menginjakan kakinya di tangga kedua langkahnya terhenti saat mendengar suara dari belakang.


"sayang kamu baru pulang"


cia yg berada di tempatnya dengan perasaan ketar ketir,mencoba perlahan menoleh ke belakang, dan ternyata itu hanya mamanya saja.


"eh, iya mah"jawab cia. huff untung mama kalo misalnya papa, hadeh nggk tau deh nasip gue kaya gimana" ucap cia dalam batin.


"udah di kunci pintu depan nya sayang?"tanya mama tika sambil berjalan mendekati cia.


"udah ko, tumben mama belum tidur jam segini?"ucap cia.


"mama kebangun karna aus,mau ke dapur tapi mama dengar kaya ada orang masuk, ternyata kamu."cia hanya ber,oh,ria saja.


"umm, kalau gitu cia naik ke atas dulu ya mam"ucap cia sambil menyium pipi mamanya.


cia langsung melanjutkan langkahnya menaiki tangga, sampai di kamarnya cia segera memasuki kamar mandi untuk berganti baju dan menyikat gigi, tak lupa juga mencuci wajahnya,dengan pencuci muka yang biasa perempuan pakai.


selesai dengan aktifitasnya, cia menaiki tempat tidur untuk segera menjemput mimpinya, sebelum tidur ia membaca doa, supaya tidak tergangu dari mahkluk goib yg bisa saja mengangu, lama kelamaan kelopak mata itu mulai tertutup dan dengkuran halus terdengar di dalam kamar itu.


-


-


triiiiinggg


triiiiinggg


bunyi jam weker telah menandai jam 6 : 15 gadis yang sedang tertidur mulai terbangun,saat mendengar bunyi nyaring yg mengangu tidur nyenyaknya, dengan cepat ia meraba-raba tempat jam tersebut yang berada di samping kanan, segera ia mematikan benda itu, jangan lupakan ia juga tadi subuh sudah melaksanakan sollat, selesai dengan melaksanakan ibadah ia melanjutkan tidurnya kembali sampai pagi tiba.


"huaaaa,mandi dulu ah"ujar cia sambil beranjak dari tempat tidurnya, berjalan memasuki kamar mandi untuk membersihkan diri.


setelah mandi cia mengambil seragam sekolah di dalam lemari dan memakainya, ia juga sudah memakai dalaman, lalu cia bercermin terlebih dahulu untuk memoles wajahnya sedikit,dengan hanya memakai bedak baby dan liptin saja supaya bibirnya tidak terlihat pucat, walau hanya memakai begitu cia akan tetap terlihat cantik.


cia mengambil tas sekolahnya, memasuki buku-buku yang akan ia pake untuk belajar dan barang² lainnya, yang akan cia gunakan.


cia turun sambil menenteng tasnya turun kebawah, untuk sarapan pagi bersama orang tuanya,eh, tapi ketika cia sudah sampai di ruang makan ko ia tidak melihat bokapnya di meja makan,hanya ada mamanya saja.


"pagi mam,papa mana ko ngak ada?"tanya cia sambil mengecup pipi sang mama,lalu menarik kursi untuk ia duduki.


"pagi juga anak mama, papa udah berangkat barusan ke kantor, papa harus buru-buru soalnya ada metting"cia hanya mengangguk saja, setelah itu cia menyendokan sesendok nasi goreng kedalam mulut, mereka menikmati sarapan pagi masing-masing dengan sedikit mengobrol.


"mam,kalau gitu cia berangkat ke sekolah dulu ya"pamit cia setelah menyelesaikan sarapan paginya, sambil melap mulutnya dengan tisu,


cia mengambil tas menyampirkan ke bahunya.


"iya hati-hati di jalan, terus kalau bawa mobil janggan ngebut²"nasehat sang mama.


"siap mam" cia menyalim tanggan mamanya dan keluar dari dalam rumah, setelah cia masuk dalam mobil, ia melambaikan tanggan kepada sang mama sebelum menjalan kan mobil, cia melajukan mobilnya keluar dari kawasan rumah menuju ke sekolahan.


dengan menghabiskan waktu beberapa menit untuk berkendarah,cia telah sampai di sekolah,segera ia turun dari mobil sportnya dan seperti biasa, banyak omongan-omongan siswa yang sedang membicarakan nya saat ia telah turun dari mobil.


*eh bidadari gue udh dteng tuh*


yaampun calon bini gue makin cakep aja.


yee mimpi lo jangan ketingian deh.


suka² gue lah.


ih pngen deh jdi kyak cia udh cantik,keren lgi.


dih sok kecantikan bnget.


pagi² udh lhat yg bening aja.


dan masih banyak lagi, ya begitu lah omongan² para siswa, ada pula yg iri kepadanya,serta ada juga yang menyukai ia, tapi cia tidak menanggapi semua ocehan tersebut,ia hanya cuek saja dengan semua itu menurut nya sangat tidak terlalu penting.


cia terus saja berjalan melewati koridor sekolah,ia juga berpapasan dengan para siswa yang baru saja datang, banyak yang menyapa ia tapi cia, hanya membalas dengan senyuman manisnya saja dan jangan tanyakan lagi, pasti para kaum adam yg melihat senyuman nya,terkagum kagum serta terpesona.


cia telah sampai di kelas yang penghuninya sudah lumayan banyak, cia dapat melihat sahabatnya serta Alex yang sedang menulis,ia pun juga tidak tau apa yang sedang alex tulis,cia berjalan ke bangku nya tepat di samping Alex.


"eh cia udh dateng ,uwwahh sini gue pengen peluk kangen soalnya"ya siapa lgi yang berbicara dengan dramatis nya kalo bukan elsi, cia memutar kedua bola matanya malas tanpa menggubris perkataan elsi.


"idih,alay lu nyet"ucap vira sambil menonyor dahi elsi, mengunakan jari telunjuk.


"yee biarin,wlekk"balas elsi dengan menjulurkan lidahnya."idih² gue tarik jga tuh lidah lo"dengan nada kesal.


"coba aja kalau bisa"kata elsi sambil menjauh dari vira.


"awa....,"


elsi dan vira yg mendengarkan perkataan cia seketika kicep,mereka sempat bengong sebentar, untuk mencerna perkataan cia di otak mereka berdua, ada benar nya juga sih apa yang di katakan oleh cia,mereka-kan bukan anak kecil lagi, elsi serta vira kembali ke bangku mereka masing² setelah tersadar dari terbengongan masing masing.


etss, jangan kira mereka tidak akan mengulangi nya lagi lihat saja nanti,pasti mereka berdua berbuat hal yang sama, tidak ada sekali ya tobat² dua orang itu, masuk telinga kanan keluar telinga kiri,diam² mereka tersenyum miring.


sedangkan Alex langsung menoleh ke samping, sambil memperhatikan cia, dengan tersenyum manis.


cia tau kalau Alex sedang memperhatika nya karna ia sempat melirik sedikit ke Alex."ngapain lo ngelihatin gue"kata cia sambil melepas Earphone nya.


seketika Alex langsung salting saa ketahuan memperhatikan cia"n-ngk Alex,ngk per-perhatiin via ko"balas Alex gugup.


idih paket ngelak lagi dia kira gue gk tau apa


"masa iya" ujar cia.


"suer beneran via"kata Alex sambil berkedip lucu.


ya Allah maafin Alex udh bohong, soalnya kalo ngaku Alex malu.batin Alex.


"UMM,gitu ya"di balas angukan oleh alex dan kembali menghadap ke depan.


setelah itu cia kembali memasang Earphone nya.


"oii,cia lo gk ke kantin?"tanya vira,tapi cia tidak dapat mendengar ya karna, sudah jelas telinganya tersumpel Earphone."ish cia woy lo gk ke kantin"ulang vira tanpa tau cia sedang mengunakan Earphone.


"el, cia budeg kali ya? ko dia nggak denger gue ngomong siu"ucap vira sambil menengok ke arah elsi berada."mana ada kyak gitu,sini biar gue coba"Vira menganggukkan kepala nya.


elsi langsung mendekat ke cia"woy,cia lo kgak ke kantin"ucap elsi dengan menepuk pundak cia.


merasa ada yang menyentuh pundaknya cia menongok ke arah orang yang menyentuh ia.


"napa sih"ucap cia saat tau siapa orangnya dengan mencabut Earphone yang berada di telinganya.


yee pantas gk denger pake Earphone ternyata. bantin vira.


eh ogeb pantas gk denger vira. batin elsi.


"lo mau kekantik nggk?"tanya elsi."gk deh soalnya gue udh sarapan di rumah"jawab cia.


"yaudah deh gue sama vira mau ke kantin,ya biasa mengisi cacing² yang sedang meronta di beri makan,yok vir"ucap elsi sambil menyengir.


dengan semangat vira berdiri melangkah ke arah elsi.


"GAS L......"


"SELAMAT PAGI ANAK²"ucap guru yang baru saja masuk dan memotong ucapan vira, dengan secepatnya para murid yang berada dalam kelas, segera duduk dengan rapi di bangku mereka masing².


"yaampun baru juga mau ke kantin masuk aja tuh guru, huu nyebelin banget dah!"ucapan lesuh vira.


"huwaaa gimana sih orang mau makan juga, udah keburu masuk di luan aja,mana gue lapar banget lagi"gerutu elsi.


melihat temannya cia hanya terkekeh, kasian sekali mereka belum sempat sarapan,ya siapa suru gk sarapan di rumah.


"gimana kabar kalian?"tanya bu guru.


"baik buuu" jawab murid serempak.


baik gimana nya perut gue aja kelaparan minta diisi, bisa pingsan juga gue nih" bantin elsi.


baik apaan yg ada gue meningoy di sini" batin vira.


"baguslah kalo begitu ibu mulai saja pelajarannya"dan para murid fokus ke pelajaran mereka,tapi ada juga yang sering ribut.


-


jam pelajaran telah usai, bel istirahat telah berbunyi, para siswa berhamburan keluar kelas untuk mengisi perut mereka masing masing,serta ada juga yang melakukan aktifitas lainnya.


"uhuy,yes akhirnya selesai juga nih pelajaran membosankan"dumel elsi sambil memasukan alat tulisnya ke dalam tas dengan senyum sumringah.


"iya tuh mana gue udah laper banget lagi"gerutu vira.


cia hanya menggelengkan kepalanya saja melihat kelakuan dua sahabat nya itu"yuk buruan ke kantin"ajak cia sambil berjalan keluar kelas tapi seketika ia menghentikan langkah nya saat berada di depan kelas,Vira dan elsi yang berada tepat di belakang cia ikut berhenti juga, saat melihat cia menghentikan jalan nya.


mereka berdua heran kenapa cia berhenti ber jalan.


"kenapa berhenti?"tanya vira tidak tau apa,dia sedang lapar.


"kalian di luan aja kekantin"sambil membalikan badan nya menghadap Vira dan elsi.


"lah, kenapa gk sama aja?"ucap elsi heran.


"CK, udah sana,nanti gue nyusul kalian berdua"dengan melangkah masuk kembali ke dalam kelas.


"dahlah el, mending kita ke kantin aja,udah lapar banget nih gue"menarik tangan elsi menuju kantin tapi elsi tidak bergerak sama sekali saat ia di tarik.


"buruan el!"ucap Vira kesal.


"Lo gk lupakan janji Lo semalam"tanya elsi.


Vira sempat binggung sebentar, untuk mengigat janji apa yang di bahas elsi.oh janji itu,ck ngapain elsi ingat sih kan tekor aing.dalam batin saat Vira sudah tau janji apa itu.


"ingat ko elsi! ingat banget, malah"ucap Vira sambil tersenyum semanisnya,ingat semanis mungkin!.


"yuk buruan kita cus kekantin"dengan girangnya elsi menarik tangan vira dan orang yang ia tarik hanya pasrah saja.


cia mengedarkan pandangan nya di dalam kelas mencari seseorang , yang tak lain orangnya Alex yang sedang ia cari, dapat cia lihat alex sedang berdiri dekat jendela, dengan melihat pandangan di luar sana.


cia berjalan mendekati alex lalu menepuk bahunya saat sudah di dekatnya."hey,Lo gk kekantin"tanya cia.


Alex tersentak kaget saat bahunya di sentuh,matanya sudah berkaca-kaca, ia langsung membalik badan nya.


"eh sory gue ngagetin Lo ya"cia merasa bersalah saat melihat mata Alex berkaca-kaca.


"iih,via ngagetin Alex aja!"dengan nada kesal dan bibir mengerucut.


"ya sory,kenapa gk kekantin?"tanya cia dengan duduk di atas meja.


"Alex gk punya teman mau ke kantin"jawab Alex dengan raut muka murung.


"UMM, gitu ternyata, yaudah Lo jadi teman gue aja gimana?"mata Alex langsung memancarkan binar kesenangan saat mendengar perkataan cia.


"mau²! Alex mau banget via" dengan girang nya Alex berucap.


cia merasa lucu dengan tingkah Alex, sangat mengemaskan sekali.


"oke sekarang kita resmi jadi teman"sambil mengacak acak rambut Alex.


alex sangat senang bisa berteman dengan cia,haa betapa bahagia nya ia."via Alex seneng tau bisa temenan sama kamu"dengan tersenyum manis.


"masa sih"goda cia sambil menatap mata Alex.


jantung Alex ko dag dig dug ya.


"via jangan lihatin Alex kaya gitu iih"menutup mukanya mengunakan kedua tangan, dengan pipi yang sudah merah merona.


alex² gue karungin juga Lo,bikin gemes dah.


"Hahaha,anak siapa sih, lucu banget"mencubit pipi Alex gemas.


"anak bunda"jawab Alex dengan mempout kan bibirnya.


"GK usah di gituin bibirnya,mending kita kekantin aja, emang Lo gk lapar?"ucap cia turun dari atas meja.


"Alex lapar"menatap cia dengan polos.


cia mengandeng tanggan Alex keluar kelas,menuju ke kantin. sesampainya di kantin mereka berdua menjadi sorot pandang para siswa.


itu yang bareng cia siapa ya? ko ganteng bnget sih.


wah² ada murid baru trnyata.


mereka berdua klo di lihat² cocok deh.


yah udah ada pawangnya,jadi sakit hati abng.


sok kegantengan bnget tuh murid baru.


Masi banyak lagi,Alex merasa risih dengan omongan para siswi,apa lagi tatapan yang di beri oleh laki² ke padanya sangat sinis. cia tau Alex merasa risih, ia langsung menatap tajam para siswi yang melihat mereka berdua.


seketika para murid langsung kembali ke giatan mereka sediakala,saat melihat tatapan tajam cia mengarah ke mereka.


"gk usah dengerin apa kata mereka"sambil berjalan mendekati kedua sahabatnya yang sedang menyantap makanan masing².


"lama bener Lo,"ucap elsi menyadari ke hadiran cia.


"eh ada si ganteng rupanya"lanjut elsi tersenyum ke arah Alex, dan di balas senyuman balik dengan sih Alex.


"Alex sini,Lo duduk di samping gue aja"ucap Vira dengan antusiasnya. Alex lalu duduk di samping Vira, sedangkan cia di samping elsi,jadi Alex berhadapan dengan cia dan Vira berhadapan dengan elsi.


"pantas kita berdua Lo suruh di luan, ternyata mau ketemu Alex"ucap Vira.


"bener tuh vir,gue kaya cium bau² bakal jadian nih"goda elsi dengan melihat ke arah cia dan Alex secara bergantian.


ah Alex bhullsing oii.


"kalo ngomong ngk usah ngaco deh"ucap cia dengan nada kesal.


yakali jadian orang cuman teman ko, tenang aja cuman teman tapi kalo mau lebih dari teman juga boleh, eh ngk deng becanda kali.


"jangan sampai loh cia"dengan elsi melap mulutnya mengunakan tisu, ia sudah selesai makan.


"gue sih mah stuju² aja, kalo bakal jadian"tambah Vira.


cia malas mengubris omongan dua sahabatnya,tidak penting.


"Alex Lo mau makan apa?"tanya cia sambil menatap ke arah Alex.


"Alex mau nasi goreng"jawab Alex.


"minumannya?"tanya cia lagi sambil berdiri dari duduknya.


"susu kotak aja via, rasa strawberry"cia langsung berjalan untuk memesan makanan,sepanjang jalan banyak yang selalu memperhatikannya tapi ia cuek aja lah.


setelah sampai cia langsung menyebut pesanannya.


"mba Sri,saya mesen mie ayam satu sama nasi goreng satu, terus minumannya rasa green tea satu"


"siap neng,di tunggu aja, oh iya tempat duduknya seperti biasakan" di balas angukan oleh CIA.


cia berjalan mendekati kulkas untuk mengambil susu kota."mba sri,saya ambil susu kotak satu ya"di balas acungan jempol saja.


setelah itu cia kembali ke tempatnya.


"nih susu kotak Lo"menyodorkan ke Alex.


"makasi via"ucap Alex dengan senyum yang terpatri di bibirnya,cia hanya mengangguk saja.


"cia gue sama elsi di luan ke kelas ya soalnya kita udah selesai juga makan nya"ucap Vira berdiri dari duduknya sama juga dengan elsi.


cia hanya berdehem saja karna dia sedang memainkan hapenya. Vira dan elsi ke luar dari kantin.


sehabis sahabatnya pergi,mba Sri sudah datang dengan membawa makanan mereka ber dua.


"neng ini pacarnya ya"tanya mba Sri saat melihat laki² yang ada di depan cia sambil menaroh pesanan cia di atas meja.


cia sempat kaget saat mendengar perkataan mba Sri."teman doang mba"jawab cia dan mba Sri mangut² saja.


jangan di tanya Alex saat ini sudah blushing mendengar perkataan mba Sri.


"kalo gitu mba, pergi mau bikinin pesanan yang lain lagi"lalu mba Sri pergi menjauh dari hadapan mereka.


"selamat makan via"ucap Alex tersenyum ke arah cia.


mereka langsung menyantap makanan masing² dengan lahap.setelah makan dan membayar, bel masuk sudah berbunyi, cia serta Alex telah sampai di kelas sambil menunggu guru masuk.


lama menunggu akhirnya guru sudah datang, membawa materi yang akan muridnya pelajari.


_


_


"ha akhirnya kelar juga pelajarannya"ucap elsi sambil bersiap memakai tasnya.karna mata pelajaran telah usai.


"apa lagi tadi gurunya marah² Mulu, kan jadi sebel"lanjut elsi mendumel.


"yatuh Pms kali ya?"ucap Vira dengan terkekeh.


"hahaha,mana ada pak Burhan laki kali vir"dengan tawanya elsi berucap.


"CK,gk usah kaya gitu ingat dosa"ucap cia memperingati.


"iya² GK lagi deh"dengan berbarengan elsi dan Vira berucap.


cia menoleh ke sampingnya untuk melihat Alex.


"Alex Lo pulangnya sama siapa?"tanya cia melihat Alex yang sedang memasukan alat tulisnya ke dalam tas.


"Alex di jemput supir via"jawab Alex.


"yaudah Lo bareng kita, ke luar kelas" Alex hanya mengangguk saja.


lalu mereka ber empat berjalan untuk keluar kelas, dan saat di perjalanan menuju parkiran Meraka menjadi sorot pandang,para siswa yang belum pulang dan ada juga yang bersiap untuk mengambil kendaraan.


*sorry kalo masih ada typo.