
setelah menempuh beberapa menit untuk berkendara alex dan cia sampai di kediaman keluarga sander,rumah alex.
mereka berdua turun dari mobil.
"via ayok masuk ke dalam"ajak alex.
"maaf ya alex gue ngak bisa soalnya via punya urusan"ucap cia.
"ow gituya via"ucap alex dengan raut muka sedih.
"sekali lagi maaf yah alex"ucap cia merasa bersalah.
alex hanya menganggukan kepalanya.
"gue pulang dulu ya"ucap cia.
"iya via hati hati bawa mobilnya"ucap alex dan di angguki oleh cia sesudah itu cia berjalan masuk kedalam mobilnya dan membuka sedikit kaca mobil melambaikan tanganya kepada alex yang sedang tersenyum kepada dia mobilnya sudah mulai jalan meningalkan perkarangan rumah alex.
beberapa menit kemudian cia baru saja sampai di rumahnya pukul delapan malam.Dan bergegas untuk membersihkan dirinya.
setelah selsai mandi gadis itu memakai kaos putih serta celana levis hitam, dan memakai sepatu converse berwarna hitam lalu mengambil jaket kulit berwarna hitam polos yang tergantung di dalam lemari.
cia berjalan menuju ke ruang keluarga dan menemui mama dan papanya yang sedang asik menonton sambil meminum secangkir teh cia menghela nafas panjang ketika melihat orang tuanya begitu romantis ia sedikit iri karena ia jomblo kapan dia merasakan seperti orang tuanya.
mah cia keluar sebentarya"ucap cia saat sudah berada di dekat orang tuanya dan mencium pipi mama dan papanya.
tanpa mendengar jawaban orang tuanya cia langsung berlari keluar rumah dan mengeluarkan mobil kesayanganya dari garasi rumahnya lalu menjalankan mobil tersebut ketempat tujuanya yaitu di tempat balapan,ya memang cia mau balapan karna ada temanya yang memberi tau dia bahwa ada yang menantangnya untuk balapan.
cia sudah sampai di tempat tujuan dan dapat dia lihat banyaknya orang orang berada di area balap, dia pun keluar dari mobilnya.
"hey cia gimana udah siap"ucap seseorang tersebut penepuk pundak cia.
cia langsung melihat siapa yang menepuk pundaknya dan ternyata itu arka teman cia yang tadi telah memberi taunya bahwa ada yang menantang untuk dia balapan.
"siap dong"balas cia sambil tersenyum smirk.
arka yang melihat senyum itu sudah ia ketahui bahwa cia pasti akan memenangkan balapan ini,arka tau cia jago saat di arena balap sudah beberapakali cia mengalahkan orang yang suka menantang dia.
"emang taruhannya apa"ucap cia sambil mengambil permen di dalam saku celanannya membuka bungkusanya dan memasukan kedalam mulutnya.
"misalkan elo kala, taruhannya lo harus jadi kekasi dia terus kalo lo yang menang dia kasi lo 50juta."ucap arka.
"oke"ucap cia sambil tersenyum miring.
"yaudah lo siap siap gih soalnya yang nantang lo udah ada di arena balap tuh"ucap arka setelah itu dia pergi untuk bergabung ke teman lainya untuk melihat cia balapan.
cia mulai bersiap siap menuju ke area balap dan dia melihat mobil yang di sandari lelaki, kayanya ialah yang sudah menantangnya, cia memberhentikan mobilnya di samping mobil sang lelaki tersebut.banyak sorakan untuk cia saat dia keluar dari dalam mobil sambil masi menghisap permen ada gangganya,lelaki itu menengok saat mendengar sorakan orang orang.
cia berjalan untuk mendekati sang lelaki tersebut.
"lo kan yang nantangin gue"ucap cia saat sudah di depan lelaki itu.
"hmm gue yang nantangin lo"ucap lelaki itu sambil menunjukan senyuman manisnya.
cia yang melihat senyuman itu hanya memutar kedua bola matanya"buruan kita mulai balapannya"ucap cia sambil melipat kedua tanggannya didepan dada.
"bentar dulu sebelum kita tanding balapan kita kenalan dulu lah"ucap lelaki itu.
"ck,nama gue cia"ucap cia.
"kenalin gue devano"ucap si devano sambil tersenyum dan mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan tapi cia hanya melihat tangan itu tanpa membalasnya.
"lo ternyata sombong juga"ucap devano sambil menurunkan tangannya.
"terserah lo mau bilang apa, kita sekarang balapan"ucap cia sambil berjalan mendekati mobilnya dan memasuki mobil itu untuk mulai balapan.
merekapun berada di posisi masing masing cia yang di sebla kanan sedangkan depano sebla kiri.
bruumm
bruummm
bruuummmm
mereka berdua pun saling selap selip untuk melambung terus menancapkan gas ful untuk sampai ke garis finish. setelah lama berbalapan akhirnya salah satu dari mereka berdua telah sampai ke garis finish, banyak sorakan untuk dia.
apakah kalian tau siapa itu dan pemenangnya siapa lagi kalau bukan cia yah yang telah mengalahkan depano.
depano yang kalah hanya memukul stir mobilnya dia tak menyangka bahwa dia dikalahkan dengan seorang perempuan.
cia keluar dari dalam mobilnya dan para temanya telah mendekati dia.
"selamat ya cia gue udah yakin bangget lo bakalan menang"ucap arka sambil menepuk nepuk bahu cia.
"selamat cia gue ngak nyangka lo bakal menangin nih balapan melawan depano yang katanya dia jago banget dalam tanding balap"ucap temanya cia bernama aldi.
"ye cia mau di lawan"ucap teman cia lagi yang bernama Agra.
dan masi banyak lagi yang mengucapkan selamat untuk cia dan dibalas senyuman saja.
"selamat ya atas kemenangan lo"ucap seseorang dari belakang cia.
cia menengok kebelakang saat mendengar suara serta teman temanya juga melihat ke belakang.
"hmmm"balas cia cuek saat tau siapa orang itu.
lo ternyata jago juga balapanya baru kali ini ada yang galahin gue sebelum sebelumnya ngak ada"ucap depano yah itu memang depano yang berada didepan cia serta di belakangnya ada teman depano juga.
cia hanya membalas dengan menganggukan kepalanya.
"lo ngak lupakan sama taruhannya "tanya cia kepada depano.
haha gue ngak bakal lupa tenang aja,nih"ucap depano sambil menyodorkan amplop berisi uang 50 juta.
cia langsung mengambil amplop itu"ya bisa jadi aja kan lo lupa saat gue ngak bilang"balas cia sambil membuang amplop itu kepada arka di tangkap lah sama arka.
"ngak bakal, ya udah gue cabut dulu sama temen temen gue"ucap depano hanya di balas ancungan jempol serta senyuman cia.
depano sempat tercengang dengan senyuman itu menurutnya sangat manis memang di akui cia itu cantik punya kulit putih bersi hidung mancung bulu mata lentik alis tebal sedikit serta bola mata berwarna hitam pekat.
setelah depano pergi ada suara yang memecahkan keheningan sejenak.
"cia lokan menang berarti lo traktir kita dong iyakan guys"ucap alfin sambil menurun naikan alisnya.
"hu lo kalau makan aja cepet"ucap Agra sambil menjitak kepala alfin.
alfin yang dijitak hanya meringis dan mengusap ngusap kepalanya betapa sakitnya itu yaampun.
"ngak usah jitak juga kepala gue bego lo kira ngak sakit apa ha"ucap alfin melihat ke arah Agra dengan tajam.
"gue colok juga tu mata lo"Agra sambil mau mencolok mata alfin.
"coba aja kalo gue ngak matahin tanggan bau terasi lo itu"balas alfin nyolot.
"ha apa apa lo bilang tadi tanggan gue bau terasi mulut lo tu bau jigong"ucap agra tidak terima.
"udah deh ngak usah pada ribut kalian tu udah besar bukan anak tk lagi"ucap aldi merasa kesal telinganya sudah sangat panas mendengar adu cincong mereka yang tidak berfaedah.
"udah sekarang mendingan kalian pergi makan aja pake uang itu aja yang sama arka terserah kalian mau beli apa habisin 20 juta sisahin 30 juta ya besok gue ambil uangnya"ucap cia.
"gue percayain uang itu pada lo arka"ucap cia di balas ancungan jempol sama arka.
"gue cabut dulu"ucap cia sambil bertos tanggan ala mereka.
"hati hati lo dijalan cia"aldi.
"siap bos"balas cia sambil mengedipkan satu matanya.
"ye napa tu mata lo cia kelilipan apa lo"ucap alfin melihat mata cia.
"bacot lo gue cabut, bayyy"cia sambil memasuki mobil dan menyalakannya bergegas untuk pulang.
**oke segini dulu janggan lupa beri like ya serta vote buat author comentt juga.
jaga kesehatan selalu support cerita ini ya jangan bosan bosan bacanya**