My Childish Boyfriends

My Childish Boyfriends
episode 1


seorang perempuan sedang mengendarai sepeda motor dengan kecepatan diatas rata-rata


untuk sampai tujuan dan


ialah cia oktavia naslena dan biasa dipangil dengan sebutan cia yang mempunyai sifat baik, perhatiaan,


sedikit cuek,tomboy.


mempunyai keahliaan bela diri, pembalap, main basket.


saat sedang berkendarah cia tidak sengaja melihat lelaki yang sedang di tahan oleh dua orang preman terpaksa cia


menghentikan motornya dan dapat cia lihat bahwa dua orang preman itu sedang memalak cowok tersebut.


tapiyang lebih mengherankan kenapa cowok tersebut tidak melawan malah ketakutan dengan preman tersebut.


karna cia penasaran serta kasihan dengan cowok itu terpaksa dia turun dari motornya menghampiri cowok tersebut untuk membantunya


"hey kalian' jangan coba-coba menghajar cowok itu" ucap cia karna melihat cowok itu hampir di beri bogeman oleh preman yg berbadan besar dan berkumis.


dua preman tersebut pun melihat kedepan saat mendengar teriakan saat melihat kedepan dua preman tersebut terkekeh.


"wah-wah penyelamat siang bolong datang" ucap preman yg berbadan kurus dan rambut gondrong.


kenapa kalo kita menghajar cowok ini kau mau apa ha"lanjutnya


"cih,kalo kau berani menghajar cowok itu maka lihatlah akibatnya"ucap cia sambil tersenyum miring.


"wah bos aku sangat takut kepada perempuan itu"ucap si berbadan kurus dan rambut gondrong dengan berpurah-purah ketakutan.


"hahaha,dia hanya seorang perempuan kenapa kau takut sama dia, dan kau perempuan cantik pulanglah di rumahmu dan membantu mamamu memasak"ucap preman yang berbadan gendut dan berkumis di ketahui bosnya.


"kalo aku tidak mau pulang kau mau apa"ucap cia sambil tersenyum sinis.


"WAH,bos kurang ajar sekali perempuan itu merehmekan kita,


bagai mana kalo kita bermain denganya bos"ucap si berbadan kurus di ketahui anak buah dan tertawa.


"baiklah mari kita beri pelajaran sedikit kepada perempuan itu"ucap bosnya sambil tertawa sinis.


sedangkan cowok yang tadi di hadang dengan dua preman itu masih ketakutan dan matanya sudah memerah yang mulai menangis dan gemetaran.


lanjut ke dua preman itu dan cia.


"anak buah maju"seru sang bos preman.


sang anak buah pun maju untuk mendekati cia, "hallo cantik "ucap sang anak buah saat sudah sampeh di depan cia dan dia juga mencolek dagu cia.


cia yang di sentuh hanya tersenyum miring.


"yah aku tau aku cantik "ucap cia


"wah benarkah oke kalo kau memang cantik mari bermain sedikit" ucap sang anak buah sambil mau menyentuh tangan cia tapi sebelum itu terjadi cia lebih dulu melintir tangan sang preman ke belakang.


'krrek'


"aakh"rintihan sang preman saat cia melintir tangannya ke belakang.


belum cukup di situ cia juga menedang sang preman sampe terkapar di aspal dan


Buggh


Buggh


dua bogeman yang cia berikan mengenai rahang sang preman sampe sudut bibirnya mengeluarkan cairan berwarnah merah dan pukuluan cia jangan diremehkan walaupun hanya dua tinjuan tapi itu cukup sakit.


bos yang melihat anak buahnya terkapar dan tidak berdaya pun emosi dan berkata,


" brengsek " ucapnya


" hahaha,teryatah anak buah mu hanya sebegituh tenaganya, terus bagai mana dengan bosnya mungkin tenaganya hanya tai kuku saja " ucap cia merehmekan sang bos preman.


bos preman yang semakin tersulut emosi pun berkata,


" diam kau perempuan brengsek dan jangan coba coba kau merehmekan tenaga ku badan pun besaran saya kalo saya maju satu kali pukulan mengenai wajahmu kau sudah pingsan hahaha" ucap bos sang preman panjang lebar tertawa sinis


"woh benarkah itu pak gendut"ucap cia merehmekan


"kurang ajar "ucap bos preman dan maju untuk memukul cia tapi sebelum itu terjadi cia lebih dulu menendang perut buncit sang bos preman sampe preman itu jatuh terduduk


"opss astaga kau baru di tendang saja sudah jatuh bagai mana kalo ku beri bogeman " ucap cia sambil mengambil gula gula yang mempunyai pegangan di dalam kantong celananya membuka bungkusanya dan memasukan ke dalam mulutnya.


bos preman yang di kasi begitu semakin tersulut emosi bangun dari jatuhnya dan memukul cia


tapi cia lebih dulu menghindar dari tinjuan itu tidak mengenainya, cia menghajar sang preman


"buggh" satu tinjuan mengenai pelipis sang preman.


"buggh" dua tinjuan mengenai rahang sang preman


" cih, ternyata hanya segitu tenaga mu dan cepat pergi dari sini sebelum kuhajar lagi kau" ucap cia sambil menyesap gula gula yg berada di dalam mulutnya.


karna dua preman tersebut ketakutan dengan ucapan cia mereka pun kabur.


"lemah" ucap cia melihat dua preman tersebut kabur.


lalu cia pun langsung berjalan untuk mendekati cowok tersebut yang masi ketakutan dan menunduk saat sudah sampe di hadapan cowok tersebut cia berkatah.


" apa kau baik-baik saja"ucap cia lembut.


seketika cowok yang tadi menunduk sekarang mendonggakan kepalanya melihat cia yang bertanya dan berkata.


"iyah aku baik-baik saja"ucap sang cowok


cia yang sempat kaget dengan ucapan sang cowok itu yang memakai kata aku dan bukan gue itu langsung menjawab


"baguslah"ucap cia sambil tersenyum.


cowok itu sempat tercengang denga senyuman cia yang menurutnya manis.


" terimah kasi telah menolong aku" ucap sang cowok sambil tersenyum manis.


"kalo boleh tau namamu siapa" ucap cia sambil membuang penusuk gula gulanya yang sudah habis.


" nama aku alex" ucap alex


ow iyah alex itu sikapnya ceriah,childish,murah senyum, penyayang,sopan.


dan nama panjang alex


ya itu 'alex putra respati'


cia yang sudah tau nama cowok tersebut hanya mengangukan kepalanya.


" lo mau kemana tadi" ucap cia


"aku mau pulang tapi aku di cegat sama preman tadi" ucap alex.


" oh " jawab cia


sini gue anterin loh pulang"lanjut cia.


"mmm,emang ngak papa"ucap alex. iyah ngak papa kok ya udah ayo bareng gue" ucap cia


"iyah deh ayo" jawab alex sambil tersenyum.


cia dan alex pun berjalan untuk ke motor saat sesudah sampai di dekat motor, cia menaiki motornya, memasang helem dan menyalakan motor.


" ayo buruan naik" ucap cia saat melihat alex belum menaiki motornya


eh iyah"kata alex dan menaiki motor cia.


alamat rumah lo dimana"tanya cia.


"rumah aku blok**** (sensor) jawab alex "oke, loh pegangan yah" ucap cia. " iyah, mmm aku mau nanya nama kamu siapa ya" alex.


"oh nama gue cia oktavia salenah"ucap cia memperkenalkan dirinya. mmm,aku boleh ngak panggil via"tanya alex takut takut


"boleh ko ya udah kita jalan sekarang"ucap cia." oke"ucap alex sambil berpegangan di baju cia.


setelah itu cia menjalankan motornya dengan kecepatan rendah karna dia tidak mau alex nanti ketakutan.


-


-


sesampainya cia di rumahnya alex mereka langsung turun dari atas motor dan dapat cia lihat rumah besar dan bagus tapi lebih besaran rumah cia sih.


" makasih via udah aterin aku pulang "ucap alex sambil tersenyum, cia yang melihat senyum alex dan membalas juga dengan senyuman manis dan berkata " iyah sama sama lex " ucap cia, kalo gitu gue pulang dulu yah" lanjut cia.


"yah jadi kamu ngak masuk dulu ke dalam padahal aku mau kasi kenal kamu sama bunda aku loh karna udah nolongin aku" ucap alex kecewa sambil cemberut


cia yg lihat alex cemberut membuatnya gemas, maaf yah aku harus cepat pulang nanti di cariin mama gue" ucap cia.


lain kali aja yah gue bertamu di rumah elo kalo kita ketemu lagi" lanjut cia.


"iyadeh"jawab alex dengan lesu


" gue cabut dulu "ucap cia sambi menaiki motornya dan menyalakan mesinya.


"via hati hati yah di jalan"ucap alex


oke doki "ucap cia dan menancapkan gasnya dari rumah alex.


sory kalo misalkan ada typo dalam cerita saya karna ini kali pertama saya membuat cerita semoga kalian suka denga cerita saya.