My Childish Boyfriends

My Childish Boyfriends
episode 13


selamat membaca👐


lain halnya lagi dengan cia yang melihat orang itu dia sempat kaget.


"oke sekarang perkenalkan nama kamu"ujar guru sejarah kepada lelaki itu.


"perkenalkan nama saya alex putra respati"ujar memperkenalkan dirinya anak baru itu sambil tersenyum yang ternyata alex.


para perempuan yang melihat senyuman itu hanya menjerit,


sedangkan laki laki menatap alex kesal karena kegantengan mereka sudah ada yang tandingi.


"astaga yaampun senyumanya ituloh manis banget"ujar Elsi sambil terus memperhatikan alex.


"ye dasar gila Coogan"ucap vira sambil menonyor kepala elsi tapi dia juga tadi sempat terpana sih dengan senyuman alex hanyakan dia tidak boleh ikut gila juga bareng elsi.


"bodo amat kapan lagi woy lo lihat cogan kek alex"ucap elsi sambil tersenyum.


oke alex kamu duduk sama cia" ujar guru sejarah.


yang namanya cia tolong angkat tangganya,


cia langsung mengangkat tangganya.


alex langsung melihat ke arah cia dengan kaget ternyata dia sekelas bareng cia apalagi bakal duduk bareng, betapa bahagianya dia.


alex sekarang kamu duduk di situ yah"ujar guru di balas anggukan.


alex langsung berjalan ke arah tempat cia jangan lupakan dengan masih tersenyum perempuan saja yang masi melihat senyuman alex udah kaya mau pingsan mereka, lebay emang.


vir,cia enak banget ya duduk bareng cogan kek alex"ujar elsi sambil menoleh ke vira.


"iya beruntung banget coba cia"balas vira.


"hay via"sapa alex sambil duduk di samping cia.


cia hanya menengok sekilah ke arah alex dan membalas sapaan alex dengan deheman saja.


"ih kok via cuek banget "batin alex.


oke anak anak sekarang kita mulai saja pelajaran ya"ujar guru sejarah sambil membuka buku yang akan para siswa pelajari.


proses belajar mengajarpun berjalan sampai bel jam istirahat berbunyi.


"oke anak anak sampai disini dulu pelajarannya nanti di lanjutkan hari senin depan"ujar guru sejarah sambil membereskan bukunya.


para siswa di kelas cia sudah pada keluar untuk mengisi perut mereka ke kantin atau juga pergi pada ngegosip ngumpul ngumpul dan lain lain.


"hey alex kenalin nama gue elsi"ujar elsi jangan lupakan senyum mengodanya yang ia tunjukan, memperkenalkan dirinya saat berada di dekat alex sambil mengulurkan tanggan kanannya.


"ah iya elsi salam kenal"balas alex sambil membalas uluran tanggan elsi.


"ow iyah gue juga mau ngenalin teman gue sama lo,ini namanya vira terus kalo di samping vira itu cia"ucap elsi sambil menunjuk vira dan cia.


"hay salam kenal"sapa vira sambil tersenyum semanisnya kepada alex dan di balas anggukan pada lawan yang dia sapa.


sedangkan cia hanya memutar kedua bola matanya jenggah mendingan dia mengambil permen karet di sakunya membuka bungkusanya ia masukan dalam mulutnya tersebut.


"cia lo sapa alex dong"ujar elsi sambil menengok ke arah cia yang sedang mengunyah permen di dalam mulutnya.


"ngapai sapa, gue udah kenal duluan juga sama dia"ujar cia cuek sambil berlalu keluar dari dalam kelas menuju kantin.


"ha, vir tadi cia bilang udah kenal alex duluan kan"tanya elsi kepada vira."hmm"balas vira.


sedangkan alex hanya melihat mereka berdua dengan tatapan polosnya.


"berarti mereka berdua udah saling kenal dong"ucap elsi."kayanya coba lo tanya sama alex aja"vira.


"alex lo udah saling kenal yah sama cia"tanya elsi sambil melihat ke arah alex yang sedang berdiri di depanya.


iya alex udah saling kenal sama via"ucap alex.


"ha via"ujar vira dan elsi kaget berbarengan.


"iya via emang kenapa"ucap alex.


" ha ngak papa, lo kenal sama cia udah lama ya"tanya elsi dan di balas anggukan oleh alex jangan lupakan dengan wajah imutnya.


"oiya ko loh mangil cia'via sih?"ucap vira.


"ya karena alex suka mangil kaya gitu"balas alex dengan senyum manisnya.


"ow gitu yah"ujar vira.


"elsi lo ngerasa ngak kalo alex punya sifat kekanak kanakan"bisik vira ke telinga elsi.


"iya gue juga ngerasa kaya gitu gini aja, kita coba tanya aja sama cia kalo emang benar alex punya sikap yang lo bilang tadi"balas bisik elsi ke vira di balas anggukan.


"hmm alex lo mau ikut kita nggak ke kantin"tanya elsi kepada alex dengan menatap mereka dengan tatapan polosnya.


"boleh alex juga emang lagi lapar"ujar alex.


"yaudah yuk kita ke kantin nyusul cia juga sekalian"balas elsi mereka bertiga berjalan keluar kelas itu yang sudah sepi menuju ke kantin.


sesampainya elsi,vira dan alex di kantin mereka segera mencari keberadaan cia yang ternyata cia sudah duduk sambil memakan di tempat biasa mereka bertiga.


"yuk kesana yang adanya cia"ucap vira sambil menunjuk ke arah cia, mereka bertiga berjalan mendekat ke cia.


ye lo ngak nungu nungu kitaya malah pergi duluan"ucap elsi selesai dengan memukul meja sampai alex saja kaget mendengarnya mata sudah berkaca kaca tapi dia tidak boleh menangis keadaan kantin sedang ramai dengan cepat alex mengelap air matanya itu yang hampir jatuh.


"santai aja kali elsi ngak usah pake pukul meja segala, tuh tembok lo ngak mau mukul kan keren apalagi sampai tangganmu berdara"ujar cia sambil memasuki sesendok mie ayam ke dalam mulutnya.


"malas banget tanggan gue nanti lecet lagi bisa bisa tanggan orang cantik kaya gue ngak bagus lagi"ujar elsi dengan dramanya sambil mengubah raut wajahnya menjadi sendu.


"apa lo bilang cantik he muka lo aja kaya tempe orek"ucap vira sebel dengan elsi yang mengaku cantik mukanya saja lebih cantikan dia hehehe ada ada aja emang mereka berdua.


"bacot bilang aja lo irikan sama muka gue yang cantik dari pada muka lo pas pasan aja hahaha"ujar elsi sambil tertawa.


lain halnya lagi dengan alex melihat mereka berdua bertengkar dengan raut muka polos serta imut dia tidak mengerti yang elsi, vira bahas itu.


"alex sini duduk di samping gue"ucap cia tiba tiba yang membuat alex menengok ke arah dia."iya via"ujar alex sambil duduk di sebla cia.


"lo mau makan apa biar gue mesenin"cia sambil tersenyum ke arah alex."alex bakso sama susu kotak aja"jawab alex.


"rasa apa?"tanya cia sambil menatap mata alex,sedangkan alex yang di tatap berusaha mengatur detak jantungnya yang memompa begitu cepat."a-alex mau r-rasa coklat aja"ucap alex gugup.


cia yang merasa alex berbicara begitu gugup hanya terkekeh.


"kalo gitu gue pergi mesen dulu ya"ucap cia sambil megelus rambut belakang alex di balas anggukan ia juga sudah selesai dari acara makannya.


cia pergi memesankan pesanan alex ke mbak kantin sedangkan vira dan elsi masi adu cincong biarkan saja mereka juga bakalan berhenti kalau sudah cape.


cia datang setelah memesan makanan alex.


"nih susu kotak sama bakso kamu"ujar cia sambil menyodorkan makanan alex.


"makasi via"alex."iya sama-sama"


"cia lo punya minum ngak haus gue habis adu cincong sama vira"ucap elsi sambil duduk di depan cia yang di batasi meja depanan mereka serta berusaha menarik gelas minuman cia"iya sama ni gue juga haus"ujar elsi.


"beli aja sana ngapain minta minum gue"ucap cia langsung cepat mengambil minumnya yang mau di rebut oleh elsi."hu pelit banget si loh cia,vir pesenin kita dong sana"ucap elsi sambil mendorong bahu vira.


"ngak usah nyuruh-nyuru lo ya gue lagi males gerak"balas vira"mendingan lo suruh orang buat mesenin kita minum sama makanan"lanjutnya.


...bener juga tuh tapi siapa ya?,nah deni iya deni"ucap elsi sambil melihat ke arah deni teman sekelas mereka."den,denii"teriaknya....


deni yang sedang berjalan menghentikan langkahnya dan melihat siapa yang sudah memangilnya.


"den sini"teriak elsi sambil mengangkat tanganya memanggil deni.


deni menunjuk dirinya memastikan sendiri kalau emang ia yang di panggil kan bisa aja bukan deni dia yang di panggil soalnya di sekolah mereka banyak bernama deni.


"iyah loh buruan sini dulu"teriak elsi lagi lama-lama tengorokanya bisa sakit."elsi lo ngak usah teriak juga kali lama lama kuping gue budek"ucap vira.sedangkan cia hanya santai saja malahan ia menutup telinga alex supaya jangan mendengar suara elsi yang toa itu. soalnya alex sempat mengeluh telinganya sakit.


"udah ngak sakit lagi telinganya umm"ujar cia dengan nada lembut."udah ngak kok via"balas alex sambil tersenyum.


"yaudah lanjut lagi makanya"cia di balas angukan dengan alex.


"kenapa ya elsi"ujar deni yang sudah berada di dekat elsi."gue minta tolong dong"ucap elsi sambil tersenyum.


"minta tolong apa"deni."mesenin gue sama vira makanan dong mau ya yah"ujar elsi dengan puppy eyesnya.tentu saja deni akan mau dengan melihat puppy eyes elsi menurutnya sanggat mengemaskan apa lagi deni orangnya baik.


"iya nanti di pesenin sama gue emang mau mesen apa"ucap deni dengan tersenyum memperlihatkan lesung pipinya.


"astaga ternyata senyum deni manis banget gue baru tau sumpah"batin elsi"eh buset tuh senyuman manis bener kaya gula"batin vira.


"vir lo mau mesen apa"tanya elsi"bakso sama es teh"jawab vira.


"deni lo mesen bakso dua dengan es sama es jeruk"ucap elsi."umm den emang tadi lo mau kemana sebelum gue pangil lo"lanjutnya.


"oh itu mau pergi pesen makan juga si"jawab deni.


"nah pas gimana kita bareng aja pergi mesennya"ucap elsi ngak jeles banget emang, dia tadi aja suruh deni eh mala barengan juga pergi mesennya.


"eh ngak usah biar gue aja kan tadi lo yang nyuruh gue kok malah mau bareng pesennya"deni.


"udah kita bareng aja sekalian lo makan bareng kita kita terus gue bantuin juga bawanya"ucap elsi."gitu ya oke kita langsung pergi mesen aja"ujar deni mereka berdua berjalan untuk mesen.


"hu dasar modus aja tuh elsi"gerutu vira."kan lo tau gimana elsi kan"ujar cia sambil terkekeh.


sedangkan alex masih memakan baksonya dengan diam.


"cia gue mau nanya sesuatu sama lo"ujar vira sambil mendekat ke cia."nanya apa"


"gue bisik lo aja yah"vira"hmm cepetan"ucap cia sambil memalingkan sedikit kepalanya supaya vira bisa berbisik.


"alex punya sifat kekanak kanakan ngak sih"bisik vira.


"hmm iya emang kenapa"jawab cia."jadi bener alex punya sifat kekanak kanakan ko bisa sih ngak nyangka gue padahal kalo di lihat dia tuh cool ganteng badannya aja bagus "ujar vira masih berbisik.


"mana gue tau "balas cia"tapi ngapapa nambah imutnya dong kalau ia punya sifat kekanak kanankan soalnya gue suka yang imut imut ih gemes deh"ucap vira sambil melihat ke arah alex yang sedang meminum susu kotaknya.


sedangkan cia hanya bisa memutar kedua bola matanya"alex udah makannya"tanya cia."mmm iya via alex udah kok makannya"jawab alex sambil menggangukan kepalanya.


"kalau udah kita masuk ke kelas duluan aja tingal berapa menit lagi bel masuk"ucap cia sambil menarik tanggan alex."eh tapi via makanan alex belum di bayar"ujar alex.


"udah gue bayar bareng makanan gue ,vir gue duluan ke kelas"di balas angukan oleh vira.


cia dan alex berjalan keluar dari kantin menuju ke kelas mereka.


******sory kalau lama updatenya ya baca terus my childish boyfriends, selalu support author supaya lebih semangat lagi ngetiknya jangan lupa comment and like😊


*kalau ada typo di maklumin yah**.