First Love Is Very Perfect

First Love Is Very Perfect
PART 7.FIRST LOVE IS VERY PERFECT


apakah nasya mengundurkan diri atau t**idak??


setelah nasya mencium angga semua orang yang ada di rumah itu terkejut "menarik" batin


" ok sekarang kita impas karna lo cium gue jadi gue kembalikan tu ciuman lo " ucap nasya " oh iya dan lagi lo harus belajar cium orang soal nya ciuman lo buruk banget " sambung nasya memansang wajah jijik dan bye ( sambil melambaikan tangan nya dan menuju dapur untuk memasak ) dan ada tatapan benci dari mereka berdua siapa lagi kalau zahra dan putri .


ke esokan harinya


* di rumah angga *


"nasya , nasya besihkan gudang disuruh tuan muda " ucap zahra berbohong


"oh saya deluan ya " ucap nasya tersenyum sambil berjalan menuju gudang


"hng , kamu terimah tuh akibat nya kalo kamu macam macam sama kami"gumam zahra yang tersenyum licik sambil kembali bekerja


gudang


nasya yang telah selesai membersihkan gudang


"huh"gumam nasya yang kelelahan mengelap keringat nya dan segera kembali saat ingin kembali pintu nasya terkunci


"cuih pintu terkunci" ucap nasya saat itu lah nasya mendobrak pintu itu "untung gue belajar bela diri 2 tahun"senyum licik nasya


"siapa lagi yang ngunci gue di sini kalo gue tau itu kebo ( zahra dan putri ) gak gue ampunin tuh orang" gumam nasya datar


-_-*flashback-_-


"put , ok tinggal lo lanjutin aja tuh nanti kayla sama rani gue bantu juga loh jadi lo santai aja kita kan teman" ucap zahra senyum manis menepuk bahu putri


"baiklah terimah kasih zahra memang kamu lah teman ku yang terbaik"ucap putri sambil memeluk zahra dan ia pun membalas pelukan nya


kembali ke nasya


di kamar angga


"masuk" ucap angga


"BOS saya ingin mengundurkan diri " ucap nasya datar


"kenapa ? ada yang salah di rumah ini ?" tanya angga membalas dengan datar


" saya gak mau tau saya ingin keluar dari rumah ini " bentak nasya menatap tajam mata angga


" gak boleh , kamu gak boleh mengundurkan diri selama...." kata angga yang terpotong sambil memaling kan wajah nya karna malu


" selama lo mau jadi pacar gue " gumam angga yang dapat di dengar nasya


" what lo mau gue jadi pacar lo? udah lah ya gue gak mau jadi pacar lo dan gw gak peduli mau loh izinin kek mau gak kek gue mah bodo amat yang penting gw tidak ingin kerja di rumah ini TITIK GK PAKEK KOMA"ucap nasya dengan tegas menekan kata titik gk pakek koma dan pergi dari kamar


BRUKK


suara bantingan pintu yang keras dan menuju dapur menemuin sahabat sahabat nya


"kenapa lo mau jauhin gue? apa gue salah ya? padahal kan gue gak ngapain ngapain elo? atau ada orang lain yang mengusik lo ?kalau ada orang yang mengusik lo siap siap nyawa nya melayang " ucap angga sambil memegang hati nya karna memang dia sedang sakit hati


*dapur


" rina kayla gw mau pulang kampung sekarang juga gw gak peduli lo mintak gaji nya kalo gak di kasih nya gak masalah yang penting gw mau pergi dari rumah ini " ucap nasya


" kenapa* ?? " serentak kayla dan rina


nasya pun menceritakan semua nya kepada sahabat sahabat nya dari mulai tatapan benci pembantu dirumah itu pembully an dan ajuran pengunduran dirinya


"wah keterlaluan 2 curut itu " ucap rina yang marah karna sahabat nya di bully ,tapi nasya tidak terlalu mempermasalah kan nya


" udah lah yuk cabut gak betah gue disini diganggu terus sama nyamuk " kesal nasya karna memang nasya gak suka di usik