First Love Is Very Perfect

First Love Is Very Perfect
PART 21.FIRST LOVE IS VERY PERFECT


saat dafa memanggil putri tapi putri malah mengabaikan nya itulah yang membuat dafa kesal sendiri tanpa basa basi dafa menarik tamgan putri


DEG...DEG...DEG...


" kenapa kagi ini jantung emang gue sakit jantungnya atau gue suka lagi sama tuan dafa" batinnya yang begitu banyak pertanyaan


dafa yang melihat putri hanya tersenyum karna putri mengeleng gelengkan kepalanya


kantin...


dafa yang menyantap makanannya dan ia sesekali melirik putri yang ada didepan nya tidak depan putri yang hanya diam sambil menikmati makanannya karna gratis


" put "


" emmm"


" itu kamu ada waktu gak nanti malam" tanya Dafa Dengan gugup


deg...deg...deg...


" aduh jantungku kenapa berdebar ya" batin putri sambil memegang dadanya


"hmmm.... ada emang kenapa?" balas putri dengan gugup


" aku mau ajak kamu ke suatu tempat" ucapnya dengan serius


" hmmm baiklah jam berapa?" tanyanya


" 21:00"


" baiklah, datang ke rumahku" ucapnya seraya berdiri dan pergi kekelas melanjutkan mata pelajaran nya


Dafa yang mendengar jawaban putri pun bahagia


dirumah putri


~ malam hari~


" Zahra bantuin aku dong" putri


" bantuin apa?" tanyanya sambil menghampiri putri


Zahra melihat baju berantakan dimana mana dan Zahra pun langsung mengerti


" kamu mau aku bantuin pilihan baju y?" tanya Zahra putri mengangguk bertanda ya


Zahra pun bantuin putri mencari baju yang cocok untuk nya


10 menit kemudian


Zahra pun menemukan baju yang cocok untuk putri langsung mengangguk sambul mengambil baju nya dan pergi Menganti bajunya


putri memakai baju dress biru malam ada sedikit gambar bintang nya diatas lutut fan menawan


" waw putri ini kamu ya kok cantik banget ya" ucap Zahra sambil mengelilingi putri karena tak percaya


" wah emangnya lu mau kemana?" tanyanya


" pergi sebentar sama tuan dafa " ucapnya


Zahra yang mendengar nama 'dafa' langsung tau apa maksudnya karena Zahra sering merhatiin putri dengan Dafa


" cie...cie... yang nanti mau di tembak " ucap Zahra menggoda sambil menyenggol


" apaan sih " ucapnya


TIN..TIN...TIN....


*


Kalau kalian tanya Nasya dimana? dia sedang kencan sama Angga ya


kalau kalian tanya juga Rani dimana? dia lagi molor di tempat tidur


dan Kayla jangan ditanya? dia sedang mandi palingan juga Sama kaya Rani tidur lagi* hehe...


next....


" kan udah datang tuh pangeran Dafa mu" goda Zahra


" apaan sih, udahlah gue mau pergi dulu ya bye" ucapnya seraya melambaikan tangan nya


zahra pun membalas dengan lambaian tangan dan pergi ke kamar untuk istirahat


putri dan dafa


didepan rumah


dafa langsung turun dari mobilnya dan membuka pintu untuk putri sambil tersenyum manis


" terima kasih"ucap putri sambil tersenyum manis kearah dafa dan dibalas anggukan dan senyuman


mereka berdua selama diperjalanan hanya hening tidak ada pembicaraan


setelah sampai dipantai


" wah " ucapnya dengan kagum


tiba tiba putri melihat meja makan di dekat pantai dan putri pun pada dafa


" daf ini kok ada meja makan kita mau makan ya?" tanyanya dengan polos


dafa yang mendengar itupun mengusap ramput putri dengan pelan dan tersenyum putri yang melihat dafa membrantakin rambutnya langsung cemberut


" put kamu kok cemberut sih" tanya nya dengan pura pura polos dan menyudahi membrantakun rambut putri karna dafa tau kenapa putri cemberut putri hanya memalingkan wajahnya


"