
alexa dan leo pun menyamar menjadi ceaning servise dan mendekat dengan target secara perlahan
alexa memakai earphone agar dapat berbicara
" leo lo dimana?" tanya alexa
" gw di dekat lo yang lagi ngepal" alexa pun melihat leo yang sedang ngepal
" baiklah mari kita beraksi"dengan senyum simrik nya
setelah beberapa menit kemudian alexa sudah menjadi lebih dekat dengan target begitu juga dengan leo
" sekarang!" teriak Alexa
dor( suara tembakan )
tembakan itu membuat para karyawan berteriak histeris
" tuan " dengan cepat angga turun dan melihat kejadian tersebut
Alexa pun melepas topeng yang lengket dengan wajah nya dan melepaskan topi nya
angga yang baru saja turun dan membuka lift pertama yang kali yang ia liat bukannlah orang yang tertembak melainkan orang yang ia rindukan
leo pun merangkul pundak alexa angga yang melihat itu diam dan hati nya sakit
" leo lo yang bawa tu mayat"
" woi alexa kan gw ketua nya kok gw sih yang bawa" teriaknya dengan ketus
walaupun dia teriak teriak gak akan ada gunanya karna sebagai pria dia harus mengalah ya gitulah tetap leo yang bawa mayat nya
sebelum alexa pergi dia berkata:
" jangan ada yang panggil polisi kalau ada yang panggil polisi dan gw pastikan elo yang di penjara bukan gw,mengerti!!" teriaknya dengan jelas dan tegas dengan cepat alexa pergi dari sana bersama leo
Alexa segera menelepon sahabatnya
Rani yang masih terlelap di alam mimpi sedangkam zaki masih harus mengerjakan pekerjaan nya
ddrrtt
" hah handphone rani bunyi atau jangan jangan ini orang yang buat rani senyam senyum" ucapnya dengan curiga
dengan cepat zaki mengambil handphone
'sayangku'
" kok sayang ku,ada apa ya?" mengangkat panggilannya
" halo .... Ran gw tunggu lo di restoran XXX"memutuskan panggilannya
" apa! cewek kok suara nya familiar ya? tapi dimana ya gw dengar nya"ucap zaki dalam hati
Rani pun terbangun dari tidur nya karna suaminya mendekat kepadanya
" ran..."
" apa!"
" siapa?"
" sayang ku tapi suara nya kok cewek?"
" kampret"
" itu mungkin teman lama aku,trus apa katanya?"
" katanya gw tunggu lo di restoran XXX"
rani pun langsung bergegas membereskan barang barang nya tapi sebelum pergi rani mengancam
" jangan suruh orang membuntuti ku kalau gak kamu tidur di luar"zaki mengangguk tanda mengerti
rani pun pergi meninggalkan kantor dan pergi ke restoran XXX seperti yang dibilang suaminya
Alex sudah menunggu sedaei tadi setelah pergi dari kantor ia langsung ke restoran XXX
" hi , maaf lama soal nya tadi gw tertidur biasa lah bumil"
" hm..."
" kamu panggil Kayla Putri dan Zahra " jelas nya sambil meminum makanannya
" loe dah ingat?"
" belum"
" trus...?"
" gw cari tau tentang diri loe"
" oh" ucap Rani dan menelepon ke tiga temannya
sebelum mereka datang
" sya lo kok jadi lebih dingin gitu dulu ya elo itu dingin sih iya tapi kadang ada cerewet cerewet nya"
" entah" meminum minumannya
beberapa menit kemudian Kayla Putri dan Zahra datang mereka bertiga seketika berhenti sebentar melihat apa ini mimpi atau tidak
tidak Alexa duga mereka bertiga memeluk Alexa dengan erat seakan ini bukan mimpi melainkan ini harus nyata.
beberapa menit baru lah mereka lepas pelukannya.
" sya lo darimana aja sih " tanya kayla
" kerja"santai nya
" kerja apa lo?" tanya Zahra
" Mafia" sela Rani
" apa!!" sentak mereka berempat
" saat nya gw introgasi lo" ucap Putri dan dianggukin oleh ke tiga temannya