First Love Is Very Perfect

First Love Is Very Perfect
PART 13.FIRST LOVE IS VERY PERFECT


posisi tempat duduk


angga dan nasya ( duduk paling belakang dekat jendela)


zaki dan rani ( duduk didepan angga dan nasya)


reno dan kayla ( duduk di samping angga dan nasya )


dafa dan putri ( duduk di depan zaki dan reno)


diki dan zahra ( duduk di depan reno dan kayla)


next ....


saking fokus nya putri dengan pelajaran tersebut hingga dia tidak menyadari bahwasanya disamping nya itu ada orang yang tak lain adalah dafa , dafa yang merasa diabaikan dia mencoba membuat putri terkejut


" woi" ucap dafa " iya ada apa" balas putri tanpa melihat dafa , karna dia merasa diabaikan lagi dia mencoba lebih keren " woi ada uang terbang tu mau gak lo" ucap dafa dengan nada bicara panik


" wah mana tu uang nya udah habis belu" balas nya


" hups... maaf " ucap dafa sambil menahan tawa nya


" sialan l---" belum lagi sempat putri berbicara dan bangun dari tempat duduk dia pun tersadar kalau disebelah nya orang yang pernah menabrak nya


" wah .... maaf pak saya sungguh minta maaf ini pak nama saya putri kalau bapak mau mintak tagihan karna kotorin baju bapak, bapak datang aja kerumah saya, tapi saya pastikan akan saya bayar" jelas putri dengan tatapan yang serius


" baiklah nama saya dafa, saya mau mintak kamu bayar baju saya dengan kamu menjadi pembantu dirumah ku" ucap dafa sambil tersenyum menatap putri


" tapi pak saya kan juga kerja di tempat lain" ucap putri


" kamu keluar dari salah satu tempat " ucap dafa " kamu besok datang ke rumah ku jam 6 pagi " sambung dafa sambil memberikan alamat nya" sambung dafa


" baik pak"ucap putri sambil memberi hormat dafa hanya tersenyum tipis


" kamu jangan panggil saya pak tapi disekolah kamu panggil saya dafa kalau dirumah kamu panggil saya dengan sebutan tuan" jelas dafa dengan tatapan pura pura serius


" baik pak eh baik da..fa.." balas putri dengan senyum manis nya cengegesan


sedangkan ditempat duduk nasya dan angga


" nasya " bisik angga


" apa bos?" tanya nasya tanpa melihat angga


" nanti kita makan sama yuk di kantin saya traktirin" ucap angga dengan berbisik


" enggaklah bos" tolak nasya " kenapa " tanya angga " nanti bos tambahin tu uang " ucap nasya " ya elek masalah gitu doang palingan harga dikantin lebih murah dari restoran tertnama" batinnya


" enggak saya tambahin yang ada malah saya kurangin" ucap angga dengan sombong


" ok bos, bos janji nya kurangin utang saya" ucap nasya


" ok 👌" ucap angga


sedangkan ditempat duduk sarah dan diki


mereka berdua hanya hening tanpa melihat tapi diki sesekali melirik zahra hanya zahra yang tidak melirik diki


" siapa sih nama cewek ini" batinnya


" apa lagi nih cowok liat liatin gue bilang aja naksir lo sama gue" batin zahra sambil tersenyum diki yang melihat nya tersenyum jantung berdebar sangat kencang DEG.....DEG..DEG....." sial kenapa lagi ni jantung berdebar tak karuan cuman nengok cewek tersenyum sedangkan di kantor saja banyak yang senyum aja gue biasa biasa aja ini entah kenapa jantung gue berdebar kencang udahlah pulang kerja langsung ke dokter ah" batin diki sambil memegang dada nya yang berdebar tak karuan


rani hanya belajar fokus memandang ke depan sedangkan zaki hanya melamun menatap wajah indah rani, tapi rani cuek aja say


# jam istirahat


" nasya ke kantin yuk" ucap zahra


" gk deh soal nya gue duduk sebangku lagi sama bos biar utang gue berkurang" jelas nasya


" nasya ayok" ucap angga


" yoi " ucap nasya " bye gue luan" ucap nya


nasya dan angga pun pergi menuju ke kekantin


disisi lain dafa dan diki


" diki kamu disini saja saya akan beli makanan untuk mu kamu kerja aja disini" ucap nya


 


disisi lain tempat zaki dan reno


 


" bg, abang makan aja sono kejar lu kakak


ipar ( rani) " usir reno


" baiklah, kamu...."


" gpp kok bg aku disini cek kerjaan kartor aja" ucap reno


" oh baiklah abg luan ya" ucap zaki sambil melambaikan tangan nya reno hanya geleng kepala


 


di kantin


 


" kay ran zar gue ke kamar mandi dulu ya udah gak tahan ni sesak tau ok 👌 bye" ucap putri


kamar mandi


PLAK....


" eh elo j****g jauhin cowok yang nama nya dafa" ucap anggun


" apa maksud lo nampar nampar gue ha cuman gara gara cowok dari pada lo tampar sana tampar sini lebih baik lo peringatin aja yang nama nya dafa kan lo suruh aja dia jauhin gue, malahan gue senang gak ada yang ganggu"ucap putri asal asalan


" eh mulutlo gak bisa di jaga ya" ucap anggun


" aturan nya gue yang bilang kek gitu ke elo ya gak pernah di ajarin soapn santun lo ya" ucap putri dengan marah yang membara


" eh lo gak tau apa gue siapa" ucap anggun dengan sombong nya nauzubillah minzalik


" ya allah apalah dosa ku hari ini udah disuruh kerja ditampar bully dsb banyak kali lah cobaan ku ya allah" batin putri sedih


" entah " cuek putri


" sialan lo ---" tangan anggun sudah ke atas untuk menampar putri tiba tiba....