First Love Is Very Perfect

First Love Is Very Perfect
PART 14.FIRST LOVE IS VERY PERFECT


beberapa menit yang lalu


dafa yang membawa makanan untuk dimakan diki tanpa sengaja dafa melihat pujaan hatinya(putri) di bully dafa yang melihat itupun menjadi marah dan rasa sakit yang amat sakit di dada nya karna putri di tampar, saat anggun ingin menampar putri dafa yang melihat itu langsung berlari menuju kamar mandi wanita


" ada apa ini? kenapa lo? " tanya dafa datar anggun yang melihat dafa dibelakang nya pun menoleh dan aksen akting anggun pun dimulai


" dafa kamu gak lihat dia kan terpeleset terus aku mau bantuin tapi dia...hiks.hiks..." ucap anggun yang pura pura terisak dengan tangisan buaya nya


" ini anak memang entah dari mana belajar acting yang gak berguna lagi, untunv gak mempan sama gue.. hehehe.." tawa putri dalam hati


dafa hanya diam melihat anggun dan PLAK..


" dafa " ucap anggun


" kenapa ? apa ada yang salah? kan memang kamu yang salah" ucap angga datar dan dingin anggun yang mendengar itupun langsung pergi kekelas dan dikejar oleh 2 sahabat nya


" kamu gak papa?" tanya dafa


" iya gpp thanks" ucap putri datar dan dibalas oleh senyuman manis yang dimiliki dafa


TRING...TRING...TRING....( suara bel pulang sekolah)


" nasya gw gak kerja lagi ya di rumah tuan muda angga" ucap putri


" kenapa?" tanya nasya


" itu...hmm..anu.."


" apa sih gue gak ngerti tau itu .. hmm.anu...gak ngerti gue jelaskan?" tanya nasya


putri pun menceritakan pa yang terjadi


" yaelah nabrak aja pun harus ganti rugi emang tu baju kotor kan gak kalo gk lo cuci aja tu baju kalo gak lu belikan yang baru" jelas nasya dan dianggukin oleh putri


" oh iya ya benar juga tinggal gue beli baju baru kalo gak gue cuci aja ya aduh putri kok **** banget sih elo jadi orang" batin putri sambil menepuk pelan jidat nya


keesokan harinya


" huwaaaa..." suara tangisan pecah pgi milik putri


" ada apa putri" tanya kayla dengan lembut


" gw gak mau sendirian pergi ke rumah tuan muda" ucap nya


" kenapa? kan cuman beberapa hari disana pasti kami bantu kok kamu " ucap kayla putti hanya menganggyk bertanda iya


" baiklah" ucap nya


" terimah kasih zahra kamulah sahabat sejati aku" ucap putri


" hmm.."


di rumah *angga


6:00*


" bos kami datang selamat pagi " teriak nasya


kalau rani memang selalu mendukung nasya kalau kayla masih tetap disis mereka


" ada apa sih masih pagi udah teriak teriak" ucap angga yang masih mengucek matanya kalau zaki memang dengan sigap di samping tuan nua dan juga reno walaupun mereka tau masih terlalu pagi


" bos kami disini ada pemberitahuan" ucap nasya dengan serius


" ada apa" ucap angga dengan serius


" kenapa lagi ni anak entah ada berita apa lagi di bawanya pagi pagi sampek teriak teriak segala" batin angga


nasya dan ke2 teman nya yang tanpa segan masuk kerumah angga dan duduk di ruang tamu


" kamu gak punya sopan santun ya" ucap angga dengan kesal karna masuk aja kayak tikus aje


" udahlah bos maklumin aja bos" ucap rani memegang bahu angga, angga yang mendengar itupun menghembuskan nafas kasarnya


" ada berita apa kamu?" tanya nya nasya yang mendengar itupun langsung menatap kayla yang di samping nya


" ini bos kami memberi laporan bahwasanya zahra dan putri tidak bekerja kembali" ucap kayla dengan tegas.walaupun kayla orang nya lemah lembut tetapi dia kadang akan tegas dingin dan datar sesuai keadaan nya


" oh" ucap nya


" apa bos cuman oh doang?,bos saya aja mau keluar dari rumah ini aja bos marah marah gak jelas malah sekarang lihat zahra dan putri aja keluar bos diam" ucap nasya dengan marah


" oh " jawab angga dan meninggalkan mereka bertiga disana


" dasar bos sialan" teriak nasya yang dapat didengar semua orang dan semua orang yang ada disana hanya ketakutan tapi tidah untuk angga malah tersenyum manis " kamu menag sangatlah menggemaskan, nasya" batin angga sambil tersenyum2 dan pergi menuju ke ruang belajarnya untuk bekerja


angga memang selalu bekerja dipagi hari sebelum ke kampus