Towards Happiness

Towards Happiness
1. Prolog


12:35 ibukota rudith


Di beberapa penjuru termasuk pusat perbelanjan banyak sekali orang berjas hitam berpencar memperhatikan keadaan. Tidak terlewat pula di salah satu club tepatnya club erenstein , Eiser dan anak buahnya mengepung club tersebut untuk membongkar persembunyian Agate temanya yang menghianatinya dan merusak salah satu anak buah perusahaan nya .


Sebuah kebodohan bagi Agate karena sama sekali tidak mengetahui kekuatan misterius yg besar di belakang Eiser, dengan muka masam dan pucat Agate memikiran cara agar dapat bersembunyi dari anak buah Eiser, tercetuslah sebuah ide untuknya menyewa sebuah kamar untuk berpura" menjadi pengunjung yg sedang bermalam bersama kekasihnya.


Agate dengan sembarang menarik wanita yg lewat di depanya , Athanasia yg sedang menuju ruang istirahat langsung kaget dan tak sempat melawan bahkan dibungkam oleh Agate dia di tarik paksa masuk ke kamarnya kemudian Agate meminum paksakan segelas alkohol campuran obat gairah pada Athanasia, Athanasia yang tidak pernah meminum alkohol seolah langsung lemas dan pusing kepalanya dan tubuhnya lama kelamaan memanas.


" Tak ku kira wanita yg ku ambil acak ini ternyata lumayan juga " . Ujar Agate di dalam hatinya, dia kemudian membuka kemeja dan mulai memperhatikan sosok wajah Athanasia dia nampak sedikit terkejut dengan pias wajah Athanasia yg mirip dengan seseorang " Hey apakah aku mendapatkan kejutan atau kemalangan kenapa kamu sangat mirip dengan Selena ".


Dia menggelengkan kepalanya kemudian " Mana mungkin Selena ada dua mana mungkin Selena hidup lagi, jelas" Dia mati di tangan Eiser b****bh itu. " . Lamunanya terhenti karena dia mendengar sebuah dobrakan pintu di kamar sebelah dia pun melancarkan kembali melancarkan aksinya pura" Bercinta dengan kekasihnya namun tak sampai dia mau membuka semua yg dia kenakan tiba" Pintu kamarnya di dobrak keras dan langsung terbuka.


Agate agak sedikit tegang namun dia memberanikan berpura" Lantang berkata " Siapa yang mengganggu kesenanganku !!! " . " Apa tidak lihat kekasihku sudah tidak sabar?!! ", sambil duduk dan membelakangi anak buah Eiser agar tidak terlihat wajahnya Agate berpura" murka. Eiser yang berada di belakang anak buahnya langsung maju dan memperhatikan laki" yang ada didepanya matanya yg jeli langsung tau kalau itu Agate yg sedang berpura" Ia pun menarik tangan Agate dan langsung memukul wajahnya.


" Tangkap dia di sana bawa juga wanita yang bersamanya !!". Ujar Eiser pada anak buahnya , Agate dengan kepala agak pusing dan wajah yg memar karena di pukul oleh Eiser pun tanpa berkutik langsung di seret oleh anak buah Eiser begitupun Athanasia yg tidak tau apa" dan masih merasakan panas gairah dengan tubuh menggeliat" Ikut di seret dan di bawa ke tempat Eiser.


" Apa kamu ingin dilenyapkan? , mau dengan cara apa kamu dilenyapkan? . Mati membusuk di ruangan ini atau kau ku lempar ke laut?.". Ungkap Eiser dengan nada menindas pada Agate. " Bunuhlah aku! Bunuhlah semaumu. Sebab aku senang karena aku akan bertemu Selena hhhh!!!. ". Balas Agate dengan pasrah dan nada yg sedikit gila , seketika itu Eiser langsung emosi tak terkendali sebab Agate menyebut nama kekasihnya yang mati serta mebawa cinta dan hati Eiser hingga kini Esier menjadi sosok yg dingin dan mati rasa .


" Siksa dia sampai kalian puas!!". Perintah Eiser pada anak buahnya. " Jangan lupa tanyakan dimana sisa" data rahasia yg dia sembunyikan!".


Eiser dengan pikiran yang berkecamuk melangkah pergi meninggalkan ruangan tersebut tepatnya di lorong bawah tanah villanya pikiranya teringat akan rasa bencinya terhadap kenangan" masalalunya bersama Selena dan juga dihari dimana Selena mati dalam kecelakaan ketika itu Eiser mencoba mengejar Selena untuk meminta penjelasan atas apa yang dia lihat dengan netranya dimana Selena begitu mesranya berciuman dengan Agate .


Dia tau Agate mencintai Selena namun dia percaya Selena selalu mencintainya namu kepercayaannya dihianati Selena padahal Esier sangat tulus padanya . Esier dengan kondisi emosi tak terkendali saat menanyakan penjelasaan pada Selena namun tak kunjung memberi penjelasan dia pergi dengan hati dan rasa kecewa yang mulai membendung tanpa memperdulikan Selena yang mengejarnya dari belakang sekeitka itu BRAAK!!! DUARR!!!. Sebuah mobil menbrak Selena hingga selena tepental jauh dia mati seketika sebelum Eiser menghampirinya.


Eiser terkejut hatinya seakan runtuh seketika melihat apa yang terjadi di depan matanya. Pikiranya tambah tak karuan namun rasa benci akibat di hianati kekasihnya masih terus menjalar di hatinya.


Lepas kepergian Selena , Esier tidak lagi mencari tau atau mencoba mencintai lagi seseorang karena seperti cinta nya dan hatinya ikut terbawa mati oleh Selena. Eiser yang kini hanya orang yang dingin dan mati rasa serta orang yg tak punya hati . Dia memakan waktunya hanya untuk menyibukan diri sendiri tanpa menyentuh dunia luar dia hanya tau apa yang dia mau harus dimiliki apa yang mengusiknya harus dia singkirkan.