Oh My CEO’S

Oh My CEO’S
-Cintaku Seperti Senja


Sungguh malam yang sangat bersejarah bagi Daniel maupun bagi Jessica,kedua insan itu saling melepas rasa rindu yang sebelum nya sudah lama tersegel selama 10 tahun lama nya,iya berbahagia lah dulu Daniel dan Jessica,ingat lah bahwa masih banyak rintangan yang harus kalian lewati nikmati lah dulu kebahagiaan ini hingga masalah yang menimpa kalian datang nanti.


****


Sinar matahari menerpa melalui pintu kaca kamar itu,suara guyuran ombak terdengar sungguh tenang di telinga Jessica,suara burung burung dari pepohonan terdengar begitu merdu membuat sang pemilik telinga ingin bangun dari tidur panjang nya,baru saja ingin berdiri dia merasakan nyeri di bawah kaki nya “shhh perih sekali” sekali lagi Jessica mencoba berjalan namun sia sia dia malah terjatuh di lantai BRUGHH “aughhh sakit” antara rasa sakit dia terjatuh dan rasa nyeri di kaki nya,Daniel terbangun mendengar suara terjatuh “Ya Allah Jess kok jatuh sih” Daniel langsung turun dari kasur menggendong sang istri kecil nya itu “sakit Niel ughh”Daniel meletak kan kembali Jessica ke atas kasur “udah tau sakit kok masih aja bangkit” Jessica hanya menunduk kan wajah nya malu “kamu mau menggoda aku lagi ya” Jessica mendengar bisikan dari Daniel,membuat nya bingung dia mengangkat wajah nya melihat suami nya dengan wajah mesum nya menatap ke arah tubuh Jessica yang terpampang jelas terlihat menggoda mata “IHH DANIEL!”Jessica menarik selimut menutupi tubuh nya.


Dapat di lihat terpampang jelas Daniel tertawa sangat puas,namun tawa nya redup saat mendengar kata kata Jessica yang di mana membuat nya diam seribu bahasa “tanggung jawab aku gak bisa jalan padahal aku mau main ke pantai kalok gak mau tanggung jawab...”Daniel menunggu jawaban Jessica jantung nya berdetak kencang “kalok gak mau tanggung jawab...” sungguh Jessica membuat Daniel makin penasaran tingkat kepo nya sudah memuncak “kalok gak mau tanggung jawab kamu gak akan dapat jatah selama 2 minggu” Di mana kata kata itu membuat Daniel memundur kan tubuh nya “tega kamu Jess...iya aku tanggung jawab” pasrah Daniel padahal diri nya masih ingin bergeliat manja di atas kasur dari pada harus pergi ke luar di bawah sinar matahari itu,namun dia lupa jika istri nya itu sudah meminta hal tersebut pada nya.


****


Jessica kini sedang berada di tepi pantai dengan balutan dress panjang berwarna putih dengan lengan panjang memperlihat kan paha putih nya yang mulus,menambah kesan hot pada diri nya untung nya tidak ada orang di sini selain kedua insan itu,jika tidak mungkin Daniel akan benar benar emosi dan lebih memilih untuk mengunci istri nya di rumah,untuk saat ini Daniel harus menahan hasrat nya,rasa sakit pada Jessica sudah pupus dari ingatan nya saat melihat pantai pantai indah berwarna biru mengkilat memanja kan mata nya,dia berlarian di tepian air sehingga membasahi dress belakang nya yang panjang sesekali Daniel memotret nya.


Sampai akhir nya BYURR guyuran air membasahi wajah Daniel karena ulah Jessica yang menyiram air laut pada nya asin itu kata kata yang di ucap kan nya,Daniel berjalan menuju pantai dan bermain air bersama Jessica,hingga sore tiba kini tubuh kedua nya telah basah terkena guyuran air laut,namun itu lah momen bahagia dari kedua nya.


Hingga jam kini sudah menunjukan pukul setengah enam sore,kedua nya duduk di tumpukan pasir putih yang halus,menikmati senja yang indah Jessica memiring kan kepala nya bahu Daniel sebagai bantalan nya “kau tahu cintaku pada mu itu bagai kan senja” Jessica menaik kan kepala nya menatap wajah Daniel “senja?” Daniel tersenyum menatap nya lalu kembali melurus kan pandangan nya melihat matahari yang terbenam itu “iya senja,karena Senja lebih paham bahwa kita adalah sepasang insan yang merajut kisah namun belum bisa terselesaikan” Jessica kembali memiring kan kepala nya dan memejam kan mata nya lalu tersenyum “namun aku lebih paham dari pada senja bahwa suami ku ini sangat mesum” Jessica tertawa di mana membuat Daniel juga tertawa.


****


“Halo pa?”


“Iya di sini aman aja kok,Jenni gak ngerepotin kan pa?”


“Iya papa jangan lupa istirahat ya,obat nya jangan lupa di minum jangan capek terus”


“Iya pah malam”


Setelah menyudahi percakapan dengan sang papa,Daniel berjalan menuju balkon yang luas itu menampakan hamparan laut yang indah memeluk Jessica dari belakang nya “aku masih ingat waktu kita pergi ke laut sore sore sampai di marahin mama kamu Jess” Jessica tersenyum tipis lalu mengingat masa itu.


2007


Di kala itu Jessica masih berada di kelas 3 SMA memasuki semester baru semester 2,Jessica yang terkenal tegas dan seram itu kini tengah melangkah kaki nya memasuki kelas 12 IPS 1 kelas paling unggul,di mana semua murid pintar di sana berada namun tetap saja untuk mengalah kan 2 orang di posisi teratas ini sangat susah bagi semua nya kelas paling heboh dan kelas paling sulit di tangani hingga guru guru yang masuk ke kelas itu lebih memilih bekerja sebagai tukang gorengan saja saking sulit nya untuk menangani siswa bandel itu.


Beruntung nya di kelas itu ada Jessica yang di tunjuk sebagai ketua kelas sekaligus ketua osis di ikuti dengan Daniel sebagai wakil kelas dan wakil ketua osis,entah apa yang ada di pikiran teman teman mereka hingga membuat kedua nya menjadi bersatu dalam bidang apa pun,


“Jessica datang...Jessica datang” Alwi yang saat itu tengah berdiri bersama ketiga teman nya berlari ke kelas dengan kecepatan kilat,semua tahu jika Jessica sudah marah akan seperti apa.


“Dimana Daniel?”Fajar membawa arah mata Jessica dengan jari telunjuk nya menunjuk ke arah jendela di mana menampak kan Daniel yang tengah ada di kantin tengah memakan nasi goreng nya dengan nikmat,Jessica keluar dari kelas dan menghampiri pacar nya itu “HEH! Udah masuk tau masih makan aja tau gak bell udah bunyi budek apa budek”merasa ada yang memanggil nya Daniel menatap ke arah belakang “berisik Jess ini makan” happ satu sendok nasi goreng masuk ke dalam mulut Jessica “enak kan? Maka nya diam gak usah bawel” Jessica mengunyah makanan nya tanpa di sadari nya ternyata satu kelas itu tengah menatap ke dua nya “CIE CIE CIE” Jessica menatap tajam ke arah semua teman teman nya seketika langsung sunyi.


****


“Cantik pulang yuk”Daniel dengan mobil sport nya kini telah tiba di depan Jessica tiba tiba membuat Jessica terkejut,Jessica masuk ke dalam mobil lalu melaju namun mobil itu bukan ke arah rumah nya maupun ke arah rumah Daniel “mau kemana? Kan bukan jalan pulang” Daniel diam tidak menghirau kan sampai akhir nya mereka tiba di sebuah pantai,menampak kan pemandangan senja yang indah “cantik Jess” Daniel memuji nya saat Jessica berada di tepian pasir,rambut panjang nya yang ter urai tertiup angin.Tentu saja setelah pulang Jessica di marahi oleh mama nya karena pulang malam apa lagi pulang dengan laki laki.


****


“Iya aku ingat itu kan gara gara kamu” Jessica mendengus kesal lalu berbalik dan memeluk tubuh kekar milik Daniel “aku ingin setiap hari nya kini bahagia seperti ini Niel aku harap...tidak ada masalah apa pun yang menimpa kita” Daniel membalas pelukan nya “aku juga,semoga kita bisa saja berbahagia seterus nya sampai rambut kita memutih bersama nanti nya jangan tinggal kan aku Jess” Janji dari kedua nya di dengar oleh bulan,bintang,dan hamparan laut yang menjadi saksi bisu mereka.


Semoga saja iya semoga mereka berbahagia seterus nya namun siapa tahu jika masalah akan menimpa mereka.


****


Bagaimana mungkin seseorang mengorbankan diri nya sendiri hanya karena tidak ingin mengecewakan orang lain.


Bagaimana mungkin selalu ada air mata setiap malam yang jatuh di pelupuk mata orang baik.


Bagaimana mungking tidak ada yang memikirkan nya sekalipun alam semesta.


Bagaimana mungkin seseorang tidak bisa menemukan kebahagiaan di manapun bahkan di dirinya sendiri.


Bagaimana mungkin seseorang begitu di manfaat kan kemudian di injak injak.


Mungkin saja.


Ingat jangan terlalu membahagiakan orang lain,sampai lupa untuk membahagiakan diri sendiri.


Jangan terlalu berkorban untuk orang lain yang hanya mementing kan diri nya sendiri.


Cintai diri mu sendiri terlebih dahulu,lalu orang lain jangan mau di manfaatkan oleh orang lain.


Aku percaya kamu kuat kok🥰