Go And Never Come Back

Go And Never Come Back
Kencan pertama kita Part#3


Saat itu aku merasa sangat malu dan merasa tidak enak hati kepada pangeran karena telah melibatkan dia dalam urusanku,niat nya mau pergi beli buku tapi malah gak jadi karena aku.


setelah 30 dalam perjalanan kamipun sampai di rumahku.


"Sekali terimakasih,dan maaf karena gara gara aku kamu gak jadi dee beli buku"ucap Aurora.


"Santai aja, besok-besok kan bisa pergi gak harus sekarang juga"


"iya sih,tapi kan"


sebelum Aurora menyelesaikan ucapannya, pangeran terlebih dahulu menutup mulut Aurora


"Husfh udah gak usah di bahas lagi,yang penting besok kamu mau temani aku lagi untuk beli buku"


"gimana bisa kan?"tanya Pangeran.


"Bisa sih,tapi gimana kalo nanti malam aja, sekalian makan malem.Mau gak?"kata Aurora.


Pangeran pun mengiyakan ajakan Aurora gimana gak itu adalah ajakan yang tidak bisa di tolak.


"Ok berarti naty malam jam 7:30"Kata Aurora.


"siyappp tuan putri"ucap pangeran.


Pengeran segera pamit dan pulang, karena dia harus bersiap siap untuk nanti malam dan juga waktu sudah menunjukkan pukul 5:25.


Pukul 6:30.sebelum berangkat pangeran terlebih dahulu menelpon Aurora, ingin memberi tahukan kepada Aurora bahwa dia akan pergi menjemput Aurora di rumah nya, karena mereka tadi hanya janji keluar jam 7:30 tapi tidak janji bahwa pangeran akan menjemputnya di rumah.


***


Setelah menempuh jarak yang cukup jauh dari rumah pangeran ke rumah Aurora, akhirnya pangeran sampai dan langsung bergegas kaluar dari mobilnya dan membunyikan bel rumah Aurora.Karena Aurora sudah siap untuk berangkat tinggal menunggu Pangeran datang saat mendengar suara bel rumahnya dia langsung berlari dari kamarnya menuruni tangga dan membukakan pintu.Tebakan Aurora betul yang membunyikan bel adalah pangeran.


"Selamat Malam tuan putri"ucap pangeran seraya menggoda Aurora.


"Malam"jawab Aurora dengan perasaan sedikit malu.


"Udah siap"tanya pangeran.


"udah,ayo jalan"jawab Aurora.


Mereka berangkat dalam perjalanan Pangeran bertanya.


"kita pergi makan dulu atau pergi ke tokoh buku dulu?"Tanya pangeran.


"Makan dulu kali yaa,lagi pula ini waktu nya makan malam"jawab Aurora.


"Di kedai Sawa aja"jawab Aurora.


"Gak jauh ko dari sini,tinggal belok kiri aja beberapa meter juga udah nyampe"kata Aurora.


pangeran langsung mengikuti instruksi Aurora.Setelah sampai di tujuan mereka langsung masuk ke restoran tersebut.


"embak, tolong menu nya dong"panggil Aurora kepada salah satu pegawai di restoran tersebut.pegawai tersebut pun datang menghampiri ke mejanya.


"Mau pesan apa embak"tanya pegawai tersebut.sambil memberi buku menu yang ada di restoran itu.


"eeeemmm,saya mau ayam goreng nya satu,cumi bakar,pake nasi,dan air minumnya es teh manis aja"ucap Aurora.


"kalo kamu mau pesan apa?" tanya Aurora


"Samain aja sama kamu"jawab Pangeran.


"Ya udah ,Samain aja embak "kata Aurora kepada pegawai tersebut.


"Baik embak,di tunggu yaa"kata pegawai tersebut sambil pergi untuk menyiapkan pesanan Aurora.


Tidak beberapa lama pesanan merah datang, mereka lalu makan dan selesai makan saat Aurora akan membayar makanannya pangeran terlebih dahulu membayar makanan mereka berdua.


"ihh gak usah biar aku bayar sendiri aja"kata Aurora sambil memegang tangan pangeran supaya tidak membayar.


"gak papa besok besok kamu lagi yang bayar kalo kita keluar"ujar pangeran supaya Aurora mengijinkan pangeran membayar makananya.Aurora pun mengiyakan kata pangeran.Setelah membayar mereka langsung keluar dan pergi ke tempat selanjutnya yaitu toko buku.


"ke toko buku mana kita harus pergi,apa ke toko buku yang tadi?"tanya Pangeran.


"gak usah,ke toko buku Cintai Buku Dpat Ilmu aja nanti aku kasi tau jalannya"kata Aurora.


Pangeran mengiyakan saja apa perkataan Aurora,tidak beberapa lama mereka sampai ke toko tersebut setelah membeli buku yang di cari.Merekapun pulang dan sampai di depan rumah Aurora.jam menunjukkan pukul 9:00


"Makasih yah udah di anterin"ucap Aurora


"Yaa udah kewajiban aku dong anterin kan aku yang minta di temani"kata Pangeran.


"Gak mau mampir dulu?"Ajakan Aurora.


"Lain kali lagi deehh". Tolakan pangeran,kali ini dia menolak bukan karena tidak mau tapi waktu yang mungkin hampir larut malam.


***


"