The Stone Heart Is My Wife

The Stone Heart Is My Wife
Sial


“Oh ya,,jangan pulang sebelum semua pekerjaan kamu selesai” ucap steve sambil berjalan keluar


gaby hanya menjawab dengan anggukan


“sial tuh bos,, baru juga kerja hari pertama, udah dikasih kerjaan banyak banget” kesal gaby


“jangan pulang sebelum pekerjaan kamu selesai” menirukan kembali gaya bicara bos nya


“lo pikir aja sendiri, kerjaan sebanyak ini mau gua selesaikan sekarang, bisa-bisa tidur disini gua” umpat gaby sambil melipat tangan di dadanya dan merebahkan keras badannya pada sandaran kursi kerja


uhuk uhuk,,


terdengar suara batuk seseorang, seketika gaby memalingkan wajahnya ke asal suara itu


“kaget guee” ucap gaby sambil terperanjak dan langsung berdiri tegap, bagaimana tidak, seseorang berdiri dengan senyum siap memakan di ujung pintu sana, ya,, dia adalah Steve Immanuel Wijaya, bos yang baru saja di umapatinya


“mati lo gab,,matiiiiiiii” gerutunya dalam hati


steve berjalan dengan gagah menuju arah gaby sambil tersenyum bak malaikat maut


“bisa anda ulangi perkataan anda barusan nyonya Gaby Shakira Aini?” tanya steve sambil membulat kan penuh matanya menatap gaby


“kali ini benar benar tamat lo gebb,, tamaaaaatttt” ucap gaby dalam hati sambil tersenyum terpaksa dan mengalihkan pertemuan matanya dengan mata steve yang bak elang membidik mangsanya


“hmm mmm hmmm” jawab gaby gelagapan


“hmmm mmm?????” ulang steve sambil meletakkan kedua tangannya di pinggang


“hmmm itu pak,, eh,, mmm itu vee,,tadi saya bilang bakal nginap disini malam ini untuk menyelesaikan tugas-tugas saya” jawab gaby sambil menggingit bibir bawah nya dan menghentakkan pelan kakinya sangat kesal


“ooohh gitu??? bagus bagus..kamu memang karyawan teladan” ucap steve sambil tersenyum mengejek, dalam hati steve tertawa “rasain lo,,siapa suruh menyumpah serapah di ruangan ini?”


“ya kali gua teladan, tiap hari kerja kayak gini bisa mati muda nih gua” kesal gaby


“kamu ngomong apa?” tanya steve, suara gaby sayu sayu terdengar di telinganya


“enggk ve,,saya tidak bicara apa-apa, kalau gitu saya permisi lanjutin kerja saya dulu” izin gaby sambil kembali duduk di kursi kerjanya dan meraih berkas berkas yang sudah menumpuk bak cucian kotor itu


“hati-hati kalau sendiri disini malam-malam" bisik steve pelan di telinga gaby, gaby mengepal kuat kedua jari-jari tangannya, seperti hendak meninju seseorang, dengan senyum kemenangan steve berlalu pergi meninggalkan ruangan gaby


kali ini gaby memastikan kepergian steve, jangan sampai saat dia menyumpah, bos sialan itu ada lagi di ambang pintu


“iiiiiiiiiii” teriak gaby sambil mengacak-acak rambutnya


“bodoh bodoooohhhh,,,kenapa lo begitu ceroboh gabyyyyyyyy” kesalnya pada diri sendiri


krukkk krukkkkk terdengar suara cacing lagi berdemo di sumatera tengah perut gaby


“aaaaaaaa siaaaalllll” upat gaby sambil memegang perutnya


“udah jatuh,,ketimpa tangga pula, gabbbb gabbbb bener-bener sial hari lo sekarang” ucap nya sambil merapikan kembali rambut yang sudah berantakan itu, lagi-lagi perutnya berbunyi, kali ini terdengar sangat kuat ditelinga nya


“eh cacing,,bisa diam gg? lo pikir lo aja yang lapar? gua juga lapar" marah gaby


"aaaaaaa andaiiiii aja gua bisa pulang,, mandi air hangatt,, tidur nyenyaaakk aaaaaa” tiba- tiba gaby teringat sesuatu


dengan cepat dia melihat jam yang ada di tangan nya


“Ya tuhan,,, sudah jam 11” segera gaby mencari hp nya


“duuuuhhh mana sih hp gueee,,,udah kayak jepit kuku aja deh,, kalo di cari kagak jumpaa,, kalo kagak di cari nongolll nongooolll” gerutunya kesal


“mana sih hp gueee,,,” kesal gaby kembali mengacak acak rambutnya


lama mencari akhirnya hp gaby ketemu di tumpukan berkas-berkas


gaby segera menghidupkan layar hp nya,, oh tuhan 56 panggilan tak terjawab, 3 buah pesan masuk ke hp gaby,,yaaa,,semua dari karin, gaby membuka isi pesan karin


pesan 1 : “gab,,lo dimana? kenapa belum pulang? lo masih marah sama gue? maafin gue gab,,gua mohon pulang lah”


pesan 2 : “gab,,kenapa lo gak angkat-angkat telvon gue?? gue mohon pulang gab,, gua janji bakal ceritain semuanya sama lo,, gua minta maaf gab”


pesan 3 : “gab,,lo dimana? jangan buat gue khawatir,,langit mendung gab,,hujan akan turun. lo takut petir dan kilat, gua gak ada disamping lo,, bagaimana lo akan atasi itu? gua mohon pulang gab”


melihat pesan dari karin membuat tangan gaby gemetaran, dia menelan kuat salivanya, perlahan gaby memberanikan diri berjalan menuju kaca kantor yang transparan itu.


“lo benar rin,,hujan akan turun” ucap gaby, tangannya bergetar takut sontak hp yang di pegang nya terjatuh


gaby sangat takut dengan petir dan kilat, bagaimana tidak, waktu kecil dia mengalami kejadian yang sangat menakutkan.


--- flashback


kala itu gaby bersama kakek dan neneknya tengah asik menikmati hijaunya padi di tengah sawah sambil berteduh di pondok kecil buatan kakeknya.


tiba-tiba hujan turun dengan sangat deras, diiringi dengan kilatan yang nampak begitu jelas seperti kamera yang sedang memfoto sesuatu, petir pun menggelegar dengan sangat kuat,,gaby ketakutan


“kakekk,, nenek,, gaby takuuut” sambil memeluk neneknya erat


“tidak apa-apa sayang” jawab nenek sambil membalas kuat pelukan gaby


tiba-tiba hal tak terduga terjadi, pondok buatan sang kakek di sambar petir, kakek dan nenek gaby meninggal di tempat, sedangkan gaby menjadi satu-satunya yang selamat atas insiden itu, karna nenek melindungi geby dengan memeluknya sangat erat


ayah dan ibu gaby sangat syok mendengar berita itu, mereka mengira anak tunggalnya ikut meninggal dalam kejadian. saat proses evakuasi berjalan, tak ditemukan mayat gaby,,


“gabyy,,gaby sayang,,,kamu dimana nakkk” tangis ibu gaby histeris, fikiran buruk terlintas di benaknya “apakah anak ku sudah hangus dilahap api?” pikirnya, tiba-tiba suara petugas kepolisian menyadarkan fikiran buruk nya


“bukk apakah ini anak mu?” tanya petugas kepolisian saat mencoba melepaskan pelukan nenek yang sudah hangus terbakar dari tubuh gaby


keajaiban terjadi, gaby selamat, dia hanya menderita luka bakar sedang


“oh tuhaaann,,gaby anakku” tangis ibu gaby sambil memeluk erat anak semata wayangnya itu, begitu pula dengan sang suami, mereka memeluk erat tubuh gaby


“Tuhan,,mukjizat mu sungguh nyata” syukur ke dua orang tua gaby


--- Jangan lupa like dan komen ya readers


oh ya,, author juga punya novel lain loh,, judulnya “My Mom and My Girlfriend, Novel ini bercerita tentang seorang laki-laki yang berusaha menyelamatkan Mommy dan Girlfriend nya serta memecahkan teka teki yang membuat orang-orang yang disayangnya itu menderita..jangan lupa mampir ya,,, Kasih bintang juga ;) hehe


Maaciaaawwww ---