
Dinda POV
Liburanku kemarin di Magelang rasanya sangat kurang untuk merefres mood ku ,kembali beraktifitas menjalankan profesiku sebagai Dokter.Dengan Langkah gontai aku berjalan di lorong rumah sakit menuju UGD karna tadi aku mendapat laporan jika ada pasien .
"Dokter cepat teman saya harus segera di tangani ,saya akan sangat merasa bersalah jika sampai dia kenapa napa" ucap seorang pak tentara sembari menarikku dan membuatku harus menyamai langkahnya.
Aku segera mengecek keadaan Pasien yang hampir kehabisan darah .Dengan cepat aku dan tim melakukan tindakan dan akhirnya Dia dapat di selamatkan.
Aku menatap lekat wajah pasien ku ini ,wajah yang sudah lama tak kulihat setelah Dia menyuruhku untuk pergi.Aku memang pergi menjauh tapi semua itu tidak membuat perasaanku pudar terhadapnya.Wahyu Muzaki,itu yang tertulis di catatan medisku .Terakhir aku berjumpa dengannya adalah 4 tahun yang lalu ,saat aku sedang kuliah . Dan sekarang aku memandangi wajah yang hampir sempurna ini ,meskipun kini matanya tertutup.
" ehemm ..."Seseorang berdehem membuat ku terasa kikuk dan gelagapan ,Ahh malu sekali aku ini lihatlah wajah mengejeknya itu ."maaf Dokter ,Bagaimana keadaan Teman saya?"ucap Pak Tentara di hadapanku .
"Tunggu saja mungkin sebentar lagi Dia sadar "
"Terima Kasih ,Bu Dokter"
"Itu sudah kewajiban saya pak ,mari pak saya tinggal dulu "
.....
Jam kerjaku sebenarnya sudah habis namun tadi aku harus menggantikan DR.Nindi ,karna beliau ada urusan mendadak hingga akhirnya membuatku harus pulang larut malam .
"Bu Dokter Di Jemput atau Bagaimana?" ucap salah satu perawat.
"Tidak saya naik Taxsi online"
"Mari Bu Dokter saya duluan " ucapnya sembari memakai helm lalu melajukan motornya.
Dinginnya malam menusuk tulangkku ,membuat kakiku mati rasa .Tidak seperti biasanya ,saat ini aku sangat sulit mendapa taxi online sudah 3 kali aku di cancel .
"Permisi Bu Dokter ,sedang menunggu jemputan ya?" lagi lagi pak Tentara yang tadi .Mengapa hari ini aku harus terus bertemu dengannya.
" iya tapi dari tadi saya di cancel terus oleh taxi online "
" Emm Bagaimana jika Bu Dokter pulang dengan saya saja "
"Tidak usah repot repot pak ,lagian saya tidak kenal Bapak "
"Ouh iya kita belum kenalan yaa,Perkenalkan Mansyah Putra Wiraka "ucapnya ria sembari menyodorkan tangannya.
"Dinda Srikandi Pertiwi" sahutku.
"Yasudah kan sekarang kita sudah kenal ,jadi mari Bu Dokter saya antar pulang tidak menerima penolakan ini sudah malam tidak baik wanita pulang sendirian.Anggap saja ini ucapan terima kasih saya karna bu Dokter telang menolong kawan saya"
Aku apa daya ini memang sudah larut malam ,semoga saja Pak Tentara ini baik dan tidak macam macam.sepanjang perjalanan dia banyak bertanya padaku ,dia tidak terlalu buruk untuk menjadi teman bicara .Hingga sampailah aku di halaman Rumahku .
"Terima Kasih ya Pak ,saya sudah merepotkan .Tapi maaf Pak saya tidak ajak Bapak Mampir soalnya ini sudah malam tak enak dilihat tetangga"
"Iya tidak apa apa ,saya juga paham .Tapi lain waktu boleh kan saya mampir?"
"Hmm iya pak ,ditunggu dilain waktu "
"Yasudah saya tinggal ya Bu Dokter ,Mungkin Teman saya sedang kebingungan di Rumah Sakit".
" ouh iya iya Sampaikan Salam Saya ,Semoga Lekas Sembuh "
"Iya siap siap Bu Dokter, marii"
Uhh Akhirnya aku bisa pulang juga ,lelah kali awakku.Saat aku akan membuka pintu sudah ada Sifa di depanku.Astaga !Apa dia tadi lihat aku di antar pak Tentara ?Arghh habis aku di introgasinya pasti.Lihatlah sekarang pun dia sudah mesam mesem .
"Apa Lu? Kalo mau nanya ntar aja ,gue cape sist .gue mau mandi makan terus bobo deh"
"Ish lo mah kaya gitu ,gak asik.Eh tapi lo janji harus cerita ok"
Aku melangkah menaiki tangga ,menuju kamarku mengabaikan semua ocehan sifa .Oh Ya ,jadi Sifa tinggal dirumahku dia bekerja di salah satu perusahaan properti disini jadi mayan lahh ada temen bicara.
***
"Emm jadi tu kacang ijo temennya Bang Wahyu lo itu ya,terus gimana keadaan pangeran Doreng lu itu?"
"Tadi sih pas gue priksa dia sudah membaik "
"Tapi yahh kalo gue pikir pikir Tu Kacang ada maksud lain sama lo ,Dia Naksir lo Din".
" Ngaco lu ,Udah ahh males gue bahas kek gituan gue mau tidur soalnya besok gue harus kerja lagi "
"Sono Bungkus ,Masukin Kulkas biar Beku lu makan dah"
"Es kacang Dong ,hahah emang pangeran lu Ademm..."
"Udahh tidurr sono luu"
Mansyah P wiraka
Following
Ahahaha Stalker handal Dia ,Akupun segera menfolbacknya.Dan benar saja dia langdung Dm aku.
Selamat Malam Buk Dokter ,Salam Kenal
Malam juga pak ,
Maaf saya mengganggu ,Buk Dokter pasti mau istirahat ya?
Jangan panggil Buk Dokter dong saya masih muda panggil saja Dinda
Haha iya Dr .Dinda
Iya Pak Danton
Kok tau sih saya Danton?
Feelling saja ,Bapak Tidak bertugas?
Ini saya sedang tugas ,Menjaga teman saya di rumah sakit
Oh iya iya, Bagaimana keadaannya apa sudah membaik?
Iya dia sudah lebih baik ,oh ya salamnya sudah saya sampaikan .Katanya Terima kasih .Bu Dokter besok ke rumah sakit lagi?
Iya ,karna teman bapak masih tanggung jawab saya
Sampai esok Buk Dokter, Selamat Beristirahat.
#####
Wahyu POv
"Kenapa kau senyam senyum sendiri tak ajak ajak aku "
" tidak lah ,sudah kau cepat tidur .Esok kau akan diperiksa oleh Dr.Bidadari"
"Hahaha Dr yang tadi kau antar pulang itu ?"
"Iya , Tadi dia juga menanyakan keadaanmu "
"Masa?".
" iya"
"Bodo"
"Sableng kau ini" ucapnya melemparku dengan bantal ,sehingga membuatku meringis.
"Bu Dokter itu Cantik kah?"
"Ish jangan di tanya dia itu cuantik sangat ,berhijab manis ,lembut,humoris,tinggi semampay ,matanya indah ,ramah ,pokonya calon istri Idaman "
" Cantik mana sama Mantan Tunangankau itu Syah?"
" sama lahh bedanya Bu Dokter itu calon istri Solehah beda dengan Lia Calon istri Jahanam saat pacaran pun sudah buat ku memupuk dosa dengan melihat auratnya yang terekspose bebas buatku ingin memakannya .Maka bersyukurlah aku tidak jadi dengannya ,dan dia lebih pantas dengan suaminya sekarang "
"Alahh kau ini ,sekarang kau terlihat sangat berlapang dada ,kemarin marin sudah macam wanita yang direnggut harga dirinya ,melamun teroos ,tak nak makan ,Anggotamu di terlantarkan ,penampilanmu.....ish sudah seperti kucing habis mandi di got saking galaunya".
" ahh dasar kau Muzaki ,hobby kali mengejekku.Tapi setidaknya aku pernah tunangan dan hampir menikah lahh kau gandeng Rekanita pun tak pernah "
"Kau tak tau saja di luar sana banyak gadis yang menunggu ku " iya Benar bukan jika diluar sana banyak yang mengidolakanku .Seperti halnya gadis yang ku temui 4 tahun yang lalu ,dia sampai menyimpan semua Fotoku .
"Ahh Apa kabar biji kuaci".....