sincerity love Srikandi

sincerity love Srikandi
Drama


Hollaa ....  


Apa kabar Readers , Author come back ....


Makasih buat kalian yang selalu setia menunggu Dinda Dan Letnan Muzaki,Maafkan Author Yang Baru up lagi . Tetep Stay on Story'


Aku terdiam bisu saat mendengar suara bariton ituu.Siapa lagi pemiliknya jika bukan ayahku tercinta.Rasa rinduku pada mereka kini terasa terbayarkan . Namun sikon Sekarang sungguh tidak enak .


"Ayo nak duduk ,Namamu siapa?"tanya ayahku pada makhluk dengan baju khas lorengnya yang tadi aku tinggal di pinggir jalan.


"Terima Kasih pak ,Saya Wahyu Muzaki"


"Ohh, tugas disini juga?pangkatmu apa?sudah berapa lama jadi tentara ? Sejak kapan menjalin hubungan dengan anak saya?"Lahh Apa coba itu , jiwa jurnalistik ayah mulai berjalan.Aku mendapatkan tatapan bertanya tanya dari Letnan Wahyu .'Pak letnan jangankan kamu gwe aja anaknya suka heran sama bapak gwe sendiri'


"Iya yah dia nugas disini satu kesatuan sama Putra ,pangkatnya letda , kurang lebih 4 tahun dan bukan siapa siapa Dinda"jawabku refleks dan langsung saja aku menutup mulutku .


"Ayah tanya Wahyu lho bukan kamu , bilang Ndak ada apa apa tapi tau semuanya . Gak usah malu cahayu , wong kamu ni udh gede"


"Bukan gitu, Dia emang bukan siapa siapa . Nah sekarang lebih baik pak letnan pulang saja ,ini sudah malam lho di amuk komandan baru tahu nanti.keluyuran saja bukannya nugas , makan gaji buta"kataku yang langsung mendapat tatapan singa dari ayah ,uhh takut akuu klo lihat Tn.Rayhan marah .


"Dinda kamu ini , masuk sana Ndak sopan usir orang . Wahyu kesini ayah yang ajak kamu Ndak ada urusan , sebaiknya kamu diam aja "ucap ayah padaku.


"Ndak papa Pak,saya juga masih nugas . Tdi hanya memastikan Dinda Pulang Selamat saja ,nanti lain waktu saya kesini lagi dan bisa ngobrol banyak dengan bapak.Terima Kasih ya pak "Bagus lah Letnan ini paham ,jika dia tidak pulang sekarang ayah pasti akan mencercarku lagii.


"Oalah nak Wahyu ini , yowes lah hati -hati dijalan yaa . Ditunggu Lho mampir lagi "


"Siap pak, insyaallah.Mari Bu saya pulang dulu"


"Iya nak Wahyu , ini ada makanan dari Yogya buat nak Wahyu sama temen temen .makasih ya udh jagain Dinda"


"Adduh jadi merepotkan Bu , terimakasih ya Bu.Dinda ,Saya pulang dulu ya cepet sembuh kepalanya  , langsung istirahat ya, selamat malam" ucapnya sambil tersenyum. degg , Alamakkk apalah aku ini yg mudah bapeeer  .


Sebenernya Gue ini kesel tapi klo diginiin mah lumer juga Adek bang 🙄


Dinda POV


Sabtu , sungguh dari dulu aku tidak suka dengan hari ini.Entah bawaannya Bad Mood terus , beda aja gitu sama hari hari yg lain .Yaa seperti sekarang saja , Jam 8 pm aku masih berkutat dengan pekerjaan ku . Jujur menjadi Dr.bukan impian aku tapi suatu kebetulan yg memaksa dan akhirnya menjalaninya . Ayah dan ibuku masih ada di Jakarta rencana mereka pulang Minggu depan ,rasanya merasa bersalah karena nggak ada waktu buat aku bermanja manjaan dengan mereka karena tugasku inii.Begitu juga mereka berdua,seakan akan ada di Jakarta adalah keuntungan . Karena mereka bisa reunian dengan gengnya ,itu lhoo bapak2 ganteng sama ibu2 kecehh.


Ting'


Muncul Notifikasi WhatsApp 🤨


Pak Letnan


Saya di depan ruangan kmu


Cepet buka , saya nggak kuat diliatin kaya daging segar sama perawat2 kmu


Buka pintu,atau saya dobrak😑


Langsung Dengan sigap aku menuju pintu ruangan ku.aku buka saja pintunya dan benar saja para perawat2 genit itu menatap pak Letnan ini seperti akan memangsa. Dan lihat wajah pak Letnan ini yg terlihat kesal ,juga cengo.


" Hallo Sayang ,lama sekali bukanya .kamu mau calon suamimu ini di godain hah"


Aku menyiritkan mataku ,gila emang letnan ini .Dia pikir omongannya ini nggak bakal ngasih bencana apa.


Tanpa lama aku langsung menarinya masuk ke ruangan ku.


"Becandamu nggak lucu pak"kataku cetus.


"Anggap itu pelajaran, gara2 kmu lama tidak bukakan pintu untuk saya"


"Jadi Apa urusannya anda datang ke sini pak Letnan"


"Jemput kamulah"


"Jemput akuu😯, repot repot sekali . Bilang aja apa mau anda pak."


"Ya jemputlahh,jadi sekarang kmu beres2 kita pulang.saya nggak mau lama lama disini"


" Hallo siapa yg nyuruh kmu kesini juga"


"Ya ampun Dr.Dinda Srikandi Pertiwi.bisa tidak anda ini dengerin saya . Saya datang kesini buat jemput kmu , kmu sedang ditunggu sama yang lain"


"Maksudnya?argh nggak paham aku "


"Cepet beres beres "


Aku dengan kesal melepas jas putih ku ini . Dan menenteng tas kelur dari ruanganku mengikuti langkah besarnya pak Letnan nyebelin ini.


" Mobilku?"


"Nggak ada udh di derek , cepet naik motor ku saja. Perintah tidak menerima penolakan "


" Oke oke , mana helmnya?"


Dia beranjak menghadap kepadaku dan memakaikan ku helm.


"Naik , jangan banyak omong .klo nggak mau saya turunin"..


.....


"Kita mau kemana?"ucapku.


"Ikut aja , kmu pasti suka"


"Tapi ini bukan jalan ke rmh ku pak Letnan"


"Memang ,ini bukan mau ke rumahmu"


"Pak Letnan mau nyulik saya yaa.."


"Gila kmu , mana mungkin saya nyulik kamu minta ijin dulu sama bapakmu "


"Jadi?"


"Iya saya udh minta ijin sama ayahmu,dan dia ijinin "


"Terus kita mau kemana ?"


"Bentar lagi sampe "


"Kita mau ngapain?"


"Buruan yg lain nungguin kita ,ada sesuatu yang harus kmu tauu"


"Apa?"


"Nanti kamu tau jawabannya"


******


"Ini ada apa pak Letnan?"


"Liat aja dramanya sampe beres"


Aku menatap pak Letnan Wahyu dengan penuh tanda tanya .


"Ini yang mau aku kasih tau sama kamu ,klo orang yang kmu tunggu selama ini udh punya pasangan Din"


"Dan mbak ini ,siapa?"


Wanita berjilbab peach itu , menjulurkan tangannya kepadaku dan aku sambut hangat.


"Amanda , mantan tunangan letnan Hermansyah yang sekarang sedang dekat dengan anda Bu Dr"


"Dinda,jadi ini ada apa ya?"


"Biar saya yg jelaskan nda"


"Jelasin apa ?"tanyaku


"Gini Din, Amanda ini mantan tunangan Hermansyah.Dan sekarang dia mencari cari hermansyah.yaa saya juga tau, klo kmu juga pasti nggak tau dia ada dimana.tapi seengaknya kmu orang yg suka dihubungi sama dia "


"Please Bang Wahyu ,Dinda nggak ngerti.jadi intinya ini apa?"


"Gini Din, sebenarnya mbak sama mas Hermansyah sudah berhubungan jauh .kita pacaran sudah 6 tahun,dan mbak pikir mas Hermansyah bener serius sama mbak . Sampe2 mbak percayain semuanya sama dia ,terutama harga diri mbak"


"Maksudnya?"


"Mbak sudah berhubungan sangat jauh Din,Mbak sudah memberikan semuanya sama Mas Hermansyah.Mbak sama mas Hermansyah sudah melakukan hubungan yang lebih Din.Hingga akhirnya mbak harus minta pertanggung jawaban dari dia sekarang mbak sedang mengandung anak Letnan Hermansyah . Orang yang sedang dekat sama  kmu Din "


"Aku Ndak percaya ,mbak bohong kan? Nggak mungkin bang Hermansyah sejahat itu .mbak jangan drama deh"


"Din tapi itu kenyataannya,mbak bingung mau minta tolong sama siapa lagi .cuma sama kalian mbak bisa minta tolong . Sekarang hamil mbak mulai besar , Mbak bingung harus ngomong apa sama keluarga mbak"


"Bang jadi Dinda Harus apa?"


"Yaa itu yang terjadi Din,saya juga bingung  Solusinya yaa kita harus temui Hermansyah"


"Dinda tau mas Hermansyah sekarang dimana?"


"Ya nggak tau atuh , kan dia ngilang mbak"


"Dinda ,kmu ini ya "


"Kenapa Bang?ada yang salah?"


"Kmu masih suka kontekan sama Hermansyah?"


"Ya gitu, terakhir dia wa aku 2 hari yang lalu "


"Oke seengaknya kamu masih suka kabar kabaran sama dia .nah kmu tanyain dia ada dimana, semuanya haru diluruskan Din"


"Kok jadi Dinda yg pusing sih "


"Please Din,bantu mbak .kmu juga wanita kan?Mbak butuh pertanggung jawaban Mas Hermansyah "


"Iya Manda Tenang aja ,saya sama Dinda mau bantu kmu.sekarang mending kmu pulang aja , istirahat kasian anak kmu "


"Makasih ya Wahyu, Dinda, Mbak harap kalian bisa bantu mbak"


"Iya mbak sama sama "


Mbak Amanda pun pergi beranjak dari restoran ,Dan kini aku hanya bersama pak Letnan ini.Garing amat ni pertemuan ,nggak ada seru2nya.


"Ayok pulang"ajakku


"Bentar saya paper,dari tadi saya blm makan"


"Lah terus "


"Makan dulu mungpung di luar, Anggep aja kita lagi malam mingguan"


"Hah malam mingguan?"


"Iya, anggap sekarang kita sedang kencan "


"Sekarang pesen makan,jangan banyak omong"


"Ihh dasar nyebelin"


"Tapi ngangenin kan😉"


"Ish pede banget situ"


"Ngomong aja Din nggak usah so jaim, orang dulu kamu ngerjar ngejar saya"


Blush pipi ku berubah warna jadi merah,kaya udang rebus . kenapa harus di ungki sihhh malu kan gue.


" Bener kan PACAR"


Maaf ya Readers baru up


Cerita nya makin Absurd yaa😔jangan hakimi author yaa author nya masih belajar .


Jangan lupa beri suara sama komentar nya biar author punya nyawa buat nulis lagii


Terus Baca Next Chapter nya.....