LOVELY

LOVELY
8


vote dulu sebelum baca


Ella POV


waktu terus saja berputar tanpa henti yang selalu merubah setiap kehidupan pagi hingga malam,tanpa terasa Ella terlalu larut dalam kebahagiaan bersama malaikat kecilnya,hingga berusia dua tahun dan tak menyusui lagi


Kini Al tumbuh dengan cepat dan cerdas selalu mengikuti Ella berbicara atau pun sikapnya,terlalu berharga menghabiskan waktunya untuk putranya,sehingga terlalu aktif untuk sebuah kata-kata yang akan di ucapakan Al


Maka tak terasa kebersamaan Ella pada putranya akan segera berakhir dan harus menyerahkan Al pada keluarga Leonard ayah dari Alvin,membuat Ella seperti tak rela bila harus berpisah dengan malaikatnya.


Di setiap menemani putranya tidur,Ella selalu meneteskan air matanya untuk buah hatinya seakan tak sanggup hidupnya tanpa Al.tapi bagaimana pun Ella harus menyerahkan putranya sesuai janji pada Alvin


.


.


Alvin datang pada Ella karna keluarga Leonard akan segera membawa Al dalam waktu dekat maka Ella harus mempersiapkan segala kebutuhan Al dan Ella tak ingin menyia-yiakan waktu yang sebentar untuk membuat putranya selalu memggingat Ella meski tak berada di sampig nya.


Selayaknya keluarga yang sederhana meski tak ada kemewahan dalam suasana yang begitu membuat mereka bahagia Alvin,Al dan begitu juga Ella namun takdir berkata lain dengan kenyataan yang mereka hadapi saat ini


Alvin yang melihat itu,tak sanggup memisahkan putranya pada ibu yang mengandungnya yang saat ini, untuk selalu tersenyum untuk putra mereka meski itu menyakitkan.


Ella yang melihat kepergian putranya tak sanggup berdiri hingga dirinya mengejar mobil yang di tumpangi Alvin,seakan separuh jiwanya pergi dan tak kan pernah kembali ke sisinya lagi.ibu Ella membantu putrinya untuk kuat agar bisa mengambil putranya kembali


Ella yang kini hanya mengurung hidupnya di kamar melihat foto dirinya bersama putranya hingga waktu tak mampu menyadarkan dirinya telah melewati dua bulan yang lalu.


ibu Ella tak berhenti memperhatikan keadaan putrinya meski dengan keadaan dirinya sendiri yang tidak sehat.namun memberikan perhatian dan kasih sayangnya pada putri satu-satunya.


Entah kenapa kesehatan ibu Ella semakin menurun hingga dari dapur terdengar pecahan gelas yang jatuh hingga dari kamar Ella,Ella yang khawatir pada ibunya pun datang menghampiri ibunya yang sudah tergeletak di lantai yang tak sadarkan diri.


Ella yang berada di rumah sakit menangis sedih melihat orang yang di cintai nya pergi meninggalkan Ella seorang diri,Ella tak sanggup melihat keadaan yang di hadapi saat ini hingga tak memperhatikan kesehatan ibunya yang selalu ada di sampingnya yang bersedih setelah kepergian putranya kini ibunya juga pergi untuk selama-lamanya.


Rasa Kehilangan membuat Ella tak bisa menahan rasa sedihnya lagi,di depannya sekarang makam ibunya,Ella seakan hidupnya tak bernyawa tak ada seorang pun yang berada di sampingnya saat ini,Ella benar-benar terpuruk dengan kenyataan yang di hadapinya.


"*cukup untuk rasa sakit ini yang membuat ku tak bisa menghadapi kenyataan ini.sekarang putra ku tak ada di sampingku,ibu ku pergi meninggalkan aku seorang diri.adakah kebahagian ku suatu saat ini bersama putra ku".


Ella


ig pudtery


fb pudtery*