
vote dulu sebelum baca
Ella bangun dari ranjang rumah sakit untuk melihat disekitarnya bahwa dirinya telah melahirkan seorang bayi namun dirinya di dalam ruangan seorang diri hingga membuat Ella menyusuri lorong rumah sakit untuk menemukan ruangan bayi,dimana bayi Ella berada sekarang.
Ella melihat ruangan yang begitu mengemaskan dengan pernak-pernik lucu buat bayi di sekitar ruangannya,Ella merasa bahagia,bayi laki-laki seorang diri dengan beberapa bayi perempuan lainya dalam ruangan tersebut membuat Ella meneteskan air mata harunya untuk malaikat kecilnya.tanpa menyadari sosok lain di dekat dirinya dia adalah Alvin daddy dari bayinya.
Ella pun terkejut akan kehadiran Alvin yang berada di sebelah melihat bayi mungilnya,Alvin yang menatap Ella merasakan suatu penyesalan di hatinya saat ini.
Ella yang langsung memutus pandangannya bersama Alvin,ingin bertemu dengan bayi yang tanpa nama itu,Ella mencoba menahan perasaannya saat ini didekat Alvin.
Ella mendekap pelukan hangatnya pada malaikat kecilnya saat ini,untuk memberi ASI pada sosok bayi lucu itu bersama mommy yang berada di sampingnya dalam kamar rawat Ella.
nama yang indah akan merubah kepribadian diri putranya suatu saat nanti,menjadi kuat di dalam keluarga kecil mereka memberikan begitu kebahagian dan cinta tulus dalam hati putranya nanti."Alex Orlando Marquez".
Senyum hangat dari bibir Ella tak henti-henti menghiasi wajah cantiknya untuk bayinya Al,hingga terlelap dalam pelukan tersebut. Ella yang melihat kehadiran Alvin yang berada di luar kamar rawatnya merasa iba,karna Ella mencoba menjauh dari Alvin agar dirinya tak bertemu kembali padanya namun takdir masih mempertemukan Ella pada Alvin.
Seharusnya Ella tak tega memisahkan bayinya bersama daddynya karna Alvin berhak atas Alex,tapi Ella tak ingin di pisahkan dengan putranya karna Alex jantung dari separuh hidupnya sekarang.
.
.
Ella yang melihat pun shock apa yang telah dirinya baca saat ini dan juga kehadiran pria yang berada di hadapannya sekarang,seakan dunianya runtuh untuk merebut harta paling berharga baginya yaitu putranya.
Ella pun meneteskan air matanya untuk memohon kepada Alvin agar tak mengambil putranya dari sisinya,meski dirinya berhak atasnya.mommynya yang melihat pun merasa terkejut dengan masalah yang ada dalam hidup putrinya.
Ella akan melakukan apa pun agar dirinya selalu di samping putranya,karna Alex masih membutuhkan dirinya.hingga berlutut di kaki Alvi hingga merendahkan dirinya pada sosok yang luar biasa bagi wanita lainnya.
Alvin yang melihat pun akhirnya pun tak tega melihat Stella yang telah merubah identitasnya menjadi Ella,putranya yang terpisahkan dengan mommynya.akhirnya Alvin memaafkan kesalahan Ella dan memberikan kebutuhannya pada bayi mereka.
Ella merasa tenang,akhirnya Alvin mengerti keadaan putranya yang masih membutuhkan ASI dari Ella dan membiarkan Ella bersama putranya.tapi beberapa syarat yang diajukan Alvin pada Ella agar dirinya tak melarang Alvin untuk bertemu dengan putranya sendiri,Ella pun mengijinkan persyaratan tersebut.
.
.
Kini Ella berada di kamar putranya yang sedang menyusui Alex di dalam dekapannya, karna Alex begitu lapar hingga menangis keras sampai terlelap di bawah cahaya sore yang menyinari wajah Ella sebagai sosok ibu yang begitu mencintai putranya.