LOVELY

LOVELY
3


vote dulu sebelum baca yaa


Alvin merasakan sesuatu yang aneh dalam dirinya merasakan panas pada seluruh tubuhnya seperti suatu hal yang harus di selesaikan,setelah minum soda dari Stella


Alvin terasa limbung seakan ingin jatuh,untung Stella masih di apartemennya.membantu Alvin untuk masuk ke kamarnya,namun tanpa Alvin sadari Alvin merasakan gesekan kulit tubuhnya pada Stella seakan merasakan hal yang berlebih pada tubuhnya.


Alvin langsung mencengkram tangan Stella dan membalik kan tubuh Stella yang berada di bawah tubuh Alvin. Stella yang merasa kan sama seperti yang di alami Alvin tak tertahankan dalam tubuh Alvin merasa bersalah dan juga berdetak jantung tak karuan di bawah kuasa Alvin.


Alvin pun menyerang langsung bibir merah Stella mengecapnya dengan lembut hingga turun di pundak mulusnya, Stella yang merasakan sesuatu di tubuhnya,nafasnya tak beraturan seolah-olah hal baru yang dirinya rasakan di saat Alvin berada dalam pelukannya saat ini.


Alvin yang memejamkan mata menahan sesuatu dari tubuhnya,berteriak dalam sunyi nya malam bersama.


Alvin merasakan ketenangan dan kedamaian dalam pelukan seseorang membuat dirinya tidur dengan nyenyak tanpa beban pekerjaan dan kuliahnya.menghangatkan hati yang terasa kesepian yang begitu lama.


Alvin tersenyum dalam tidurnya berbagi ranjang dengan seorang gadis yang selalu menganggunya di kampus,dan ini pertama kalinya bagi Alvin,namun Alvin tak merasa di rugikan


Alvin berjanji pada dirinya tak menyesal melakukan bersama seorang gadis yang berada di sampingnya,Alvin akan menjaganya dan melindungi dirinya. Alvin menaruh hatinya pada Stella setelah beberapa bulan menganggu setiap aktivitasnya dengan cara dinginnya,karna baginya Alvin orang pertama bagi Stella


.


.


Alvin pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan segera ke universitas dan menjelaskan semua yang dirinya lakukan dan note yang berada di dekat meja kamar Alvin yang di tinggal Stella untuknya.


"maafkan aku Alvin,hingga mengorbankan dirimu yang tak tahu apa-apa tentang ku,hingga aku harus berbuat seperti itu dengan memberikan obat perangsang ke dalam minuman mu,mungkin kau tak kan pernah memaafkan aku".


Alvin pun bergegas ke universitasnya untuk mencari Stella,namun tak menemukan sosok wanita yang selalu menghantui pikirannya saat ini.seakan hidupnya kembali terusik dengan bayang-bayang semalam yang mereka rasakan


Alvin mencari Stella di semua tempat kampus mereka,saudara tirinya pun juga tak tahu keberadaan kakaknya.kini Alvin kembali ke apartemen dan membereskan semua kejadian semalam dan menyuruh kaki tangan untuk mencari keberadaan Stella


Alvin tak akan berhenti mencari wanita itu,hingga senyumannya tersungging di bibirnya merasa puas akan kejadian semalam bersama Stella,ternyata perempuan populer seperti Stella ternyata pengalaman pertamanya di serahkan pada dirinya.


Stella wanita populer,cantik dan juga cerdas mempercayai dirinya yang notabene nya sosok anti sosial di kalangan kampus hingga menyerahkan diri padanya,tapi Alvin menikmati setiap proses kenikmatan gairah pada Stella


"tak akan ku lepas jika aku menemukan mu Stella,aku akan mengurungmu di dalam penjara istana ku karna dirimu lah yang memulai semua yang terjadi semalam".


fb pudtery