Love Or Revenge

Love Or Revenge
Bagian 6


“Aku harus pulang”ucap Jennica sambil mematikan ponselnya.


“Hmm.. Aku bisa mengantarmu..”tawar Jungkook.


“Tidak perlu”ucap Jennica lalu pergi.


Setelah sampai di rumah. Jennica bisa melihat semua orang berkumpul di ruang tengah.


Namun, ada 1 orang yang tidak dia kenal disitu.


Dia menghiraukannya karna ingin segera meminta penjelasan dari semuanya.


“Darimana kalian tau kalau ini semua ulah grup Pezzo? “tanya Jennica.


“Dariku...


Aku Park Jimin.


putra kedua dari pemimpin Grup Pezzo.


Orang yang menculik Alissa adalah kakakku, Park Chanyeol.”Ucap Jimin.


“Sebentar..Park Chanyeol?🤨”ucap Jennica


“Iya..Ini fotonya..”ucap Taehyung


“Hahahaha...Dia??


Wahh..tak kusangka orang ini adalah mafia juga.. “ucap Jennica.


“kenapa??🤨”tanya Taejoon.


“Dia kenalanku di club.


Yahh..pria aneh yang suka mengejarku..


kenapa?”ucap Jennica


“Dasar bodoh.. Dia mafia..Appanya itu musuh appamu jefitha...Grup Pezzo!!”ucap Taehyung


“Owhh..hehe..Santai..”ucap Jennica.


“Cihh..


Sebentar..


Kau mengenalnya kan??


Hyung..apa kau memikirkan apa yang kupikirkan??”ucap Taejoon sambil menatap Taehyung


“Hmm..dan kau bilang dia sepertinya menyukaimu..


Oke bagus..


Jennica,kali ini ada bagusnya sifatmu seperti ini”ucap Taehyung.


“🤨maksudmu? “tanya Jennica


“Begini..kau harus membantu kami menangkap Chanyeol..”ucap Taejoon.


“Ya sudah..tangkap saja..dia pasti ada di club..kan tinggal tangkap..”ucap Jennica santai.


“tidak bisa...kita tidak bisa langsung menangkapnya saat di dalam club..


dia memiliki banyak anak buah di dalam situ,kau harus memancingnya untuk keluar gedung..”Jelas Taehyung


“Aishh..knapa aku??😒”tanya Jennica.


“Tentu saja kau.. Dia menyukaimu.. Otomatis dia mengikutimu..”ucap Taehyung.


“ini tugas yang mudah untukmu.Bukankah menyenangkan..?”ucap Taejoon.


“Aku suka bertarung bukan menggoda..😒”ucap Jennica.


“Ayolah..ini untuk adikmu..”Ucap Taehyung.


Jennica hanya diam dan terlihat berpikir


“Tidak!!tidak boleh..Jennica tidak boleh melakukan itu!!”bantah Eomma.


“Tapi eomma..anjani dalam bahaya..”ucap Taejoon.


“Apakah tidak ada cara lain??”tanya eomma.


“Tidak ada..tenang saja eomma..


Jennica kan hanya memancing saja..


tidak melakukan yang aneh-aneh.


Hanya melihatnya saja pasti sudah tergoda.


Sangat mudah baginya untuk memancing orang itu keluar gedung..🤣”ucap Taejoon


“Ishh... Bodoh”ucap Jennica.


“Kim Juno..apakah tidak ada cara lain???pasti ada kan??”ucap Eomma pada Appa.


“Huhhhh....Sudahlah Eomma..aku akan melakukannya..


“tapi sayang,kau juga anak eomma.. Eomma tidak ingin kau melakukan ini..


Apakah tidak ada cara lain??”tanya eomma khawatir.


“Tidak ada eomma..


kita tidak bisa menangkap Chanyeol jika dia di dalam club.


Cara satu-satunya adalah menangkapnya saat dia di luar.dan untuk itu,harus ada yang memancingnya keluar..”Jelas Jennica.


Eomma pun hanya menunduk dan duduk di kursi.


Tentu saja hatinya merasa tak ikhlas melepas putrinya ini untuk ke sana.


“Aku menemukan lokasinya..


Dia sedang berada di Club VIP di pusat kota.


Kesempatan bagus untuk kalian.. Karna anak buahnya tidak banyak yang ikut. “ucap Jimin.


“Baiklah..aku akan siap-siap dulu..”ucap Jennica


“Ohh benar..kau harus terlihat menggoda untuk menggoda seseorang.. “ucap Taejoon.


Jennica hanya melirik Taejoon dengan wajah datar lalu pergi ke kamarku untuk bersiap-siap.


Setelah beberapa saat, Jennica selesai bersiap-siap. Dia berpenampilan layaknya gaya club


“Wahh..kalo begini sihh..aku juga bisa tergoda.. “ucap Taejoon.


“Hyakkk!! “ucap Taehyung sambil memukul lengan Taejoon.


“Hehehe..kalo dia bukan adikku..🤣”Lanjut Taejoon


“Huhhh.. Terserah kau”ucap Jennica kesal.


Mereka pun segera berangkat ke Lokasi Club dimana Chanyeol berada.


“Huhh.. Oke.. Aku pergi dulu”ucap Jennica.


“Hati-hati”ucap Taejoon.


“Ini..bawa pistol ini untuk jaga-jaga..”ucap Taehyung.


“Tidak..mana bisa aku bawa itu..


Tenang saja..aku bisa..aku akan baik-baik saja..


Appa..eomma..aku pergi..”ucap Jennica


“Hati-hati sayang.. “ucap Appa


Eomma hanya menatap Jennica dengan mata yang berkaca-kaca.


Dia takut sesuatu yang buruk menimpa putrinya itu.


“huhhh...eomma..tenang saja..aku tidak bodoh..


Oke??aku bisa menjaga diriku..”ucap Jennica.


Jennica pun mengeluarkan ponsel dan menelpon Chanyeol.


“Syuut..diam sebentar..”ucap Jennica.


“Hmm..halo Chanyeol Oppa...ini aku..


Hehehe..tumben aku nelpon??


Aku hanya bosan...


Hmm...baiklah..aku akan ke sana...sampai jumpa Oppa..”ucap Jennica di telepon lalu mematikannya.


Setelah itu, Jennica turun dari mobil dan masuk ke dalam Club tersebut.


“Hmm..semoga saja dia brhasil..”ucap Appa.


Jennica masuk ke dalan Club.


Dia melihat sekitar dan berusaha untuk berakting sebaik mungkin.


Setelah menemukan Chanyeol, dia menghampiri Chanyeol yang sedang asik minum dengan beberapa temannya.


“Halo Oppa...“sapa Jennica dengan senyum


Chanyeol pun menoleh dan melihat Jennica, gadis incarannya yang sedang tersenyum padanya dengan penampilannya yang menggoda.


“Eoh... Kau sudah datang?😏”ucap Chanyeol


“Iya..


Aku sangat bosan..


Oppa mau minum dgnku??😏”ucap Jennica sambil mendekati Chanyeol.


“Hehe.. Tentu saja.. Ayo..😏”ucap Chanyeol sambil merangkuk pinggang Jennica.


***