
~~
Jungkook pun melajukan mobilnya, dan berhenti tepat di depan sebuah gedung mewah.
Tempat ini adalah Club VIP, yaitu Club elit untuk orang-orang kaya.
“Hmm.. Sudah sampai.. Ayo turun.”ucap Jungkook
“Kalo kemari sih aku mau...
Club itu seperti surga untukku..”Ucap Jennica sambil tersenyum seringai.
“Eitsss...tunggu dulu, aku belum selesai bicara.
Aku membawamu kemari, tapi ada syaratnya.
kau harus berpura-pura menjadi kekasihku saat bertemu teman-temanku nanti. “ujar Jungkook sambil mengunci pintu mobil dan menunggu jawaban daei Jennica.
“Apa??!Tidak mau!!
Aku tidak pernah punya pacar dalam sejarah hidupku..”Tolak Jennica
“Hanya pura-pura.. Lagipula siapa juga yang mau pacaran sama perempuan cengeng sepertimu??
Hmm..Tapi.. Lumayan lah..
Tidak begitu buruk..” Ucap Jungkook sambil mendekati wajah Jennica dan melihat lekuk tubuhnya.
“Jadi Bagaimana?? Setuju?? Kita hanya bersenang-senang-senang juga.. Dan kau hanya berpura-pura Ok..”Ucap Jungkook lagi.
“Aishh...justru citraku yang akan tercemar jika aku punya pacar sepertimu!!Dasar!! Aku mau keluar!!”Jawab Jennica
“Yakin?? Ini hanya berpura-pura..”ucap Jungkook.
Kini jarak antara wajah Jungkook dan Jennica sangatlah dekat.
“Kenapa aku??
Kan banyak wanita lain..
sewa saja salah satu wanita j****g untuk jadi pacar pura-puramu itu..
aku tak tertarik”Ucap Jennica dengan wajah datar.
“Owwhh..No no no...
aku tidak berada pada level dimana aku mau berurusan dengan J****g murahan..
Aku sedikit tertarik kepada wanita cengeng sepertimu.. “Ujar Jungkook.
Tiba-tiba Jennica menarik kasar Jungkook yang berada didepannya dan membalikan posisinya menjadi Jennica di atasnya dan menatapnya tajam.
“Aku bilang berhenti memanggilku cengeng,atau kau akan lihat hidupmu diakhiri oleh gadis yang kau sebut cengeng ini..mengerti?”Ucap Jennica kesal.
“Hehehe..ini yang membuat aku tertarik padamu..
Kau cengeng namun sangat pemberani..”Ujar Jungkook sambil menaikan alisnya.
“Tertarik??
Yaa..begitulah..
Bukan kau pria pertama yg mengatakan itu padaku..
tapi bagiku..
semuanya sama...
tidak berguna...
jangan remehkan aku krna aku perempuan..”Ucap Jennica sambil menatap tajam Jungkook.
Jungkook pun tersenyum seringai dan membalikkan tubuh Jennica sambil menurunkan sandaran kursi mobil dan otomatis posisi Jennica berubah menjadi dibawah Jungkook
“Wahh..Aku suka caramu berbicara padaku.. “Ujar Jungkook.
“Dan aku tak suka padamu atau pun cara bicaramu..
minggir Jungkook..”ucap Jennica
Jungkook hanya diam dan tersenyum tipis menatap Jennica dengan kedua tangannya berada di sisi kanan dan kiri tubuh Jennica untuk menopang dirinya yang kini masih berada di atas Jennica.
“Kau tau?? Ternyata aku benar..”ucap Jennica santai
“Benar apa??hmm??”Ucap Jungkook sambil menyingkirkan rambut yang sedikir menutupi wajah Jennica
“Semua manusia laki" itu...”Ucap Jennica sambil mendekati Jungkook.
“Brengsek...”tambah Jennica sambil menatap Jungkook.
“Ya.. Aku tau.. Sangat tau.. Hmmm... Namun tidak semuanya..”ujar Jungkook sambil mengangguk.
“Tidak...semuanya..
Apalagi kau..
Kau yg terburuk..
Sekarang minggir dariku..”Ucap Jennica.
“Hmm..Tidak..
aku ingin mendengar jawabanmu.. Setuju atau tidak.. “Ucap Jungkook.
“T.I.D.A.K
Kurang jelas??
No... “ucap Jennica tegas
Jungkook hanya diam menatap Jennica dan semakin mendekat ke wajah Jennica.
“Eitss...Tuan..
jaga matamu..sekarang minggir...
aku sedang malas untuk menghajar seseorang sekarang..”ucap Jennica sambil menatap tajam Jungkook.
Jungkook hanya tertawa kecil dan meniup mata Jennica yang sedari tadi menatapnya tajam.
Jennica hanya membuang nafas frustasi dan membalikan posisi lagi dengan kesal dan menjadi di atas Jungkook lagi.
“Aishh...Appa menyebalkan..
kenapa dia menyita mainanku...
Jadi tidak seru mainnya..
Kau harusnya bersyukur Tuan Jungkook.”ucap Jennica menggerutu.
“Benarkah?? Hehe..
Aku juga punya maian kesayangan..
Hmm.. Apa kau mau aku pinjamkan mainan kesayanganku?? “tanya Jungkook.
Tangan Jungkook pun masuk ke dalam saku jasnya dan mengeluarkan sebuah benda.
“Untukmu.. Terserah mau kau apakan..”Ucap Jungkook.
Jungkook memberikannya pada Jennica, dan tanpa disangka, Jennica mengambilnya tanpa takut sedikit pun.
kurang bagus..
Tapi cukup untuk keluar dri sini..”ucap Jennica.
“DORRR!!”
Tiba-tiba Jennica menembak kunci pintu mobil dan tentu saja pintunya terbuka.
“Senjata tipe Glock 20 lebih Bagus..
Hanya sekedar saran.. “ucap Jennica dan langsung keluar dari mobil dengan santai.
“Hehehe.. Menarik..😏“ucap Jungkook.
Jungkook pun mengambil senjata baru dari laci mobilnya dan keluar menyusul Jennica.
Dia merangkulnya dan tentu saja itu mengundang kekesalan yang lebih dari Jennica.
“Aishh...ternyata kau belum puas juga??!Bosan hidup kau??!”ucap Jennica.
“Belum.. Padahal aku ingin kau mengarahkan senjata itu ke arahku..”Jawab Jungkook.
“Aku malas..Hanya pemula amatiran yang mengotori tangannya dengan darah korbannya”
“Wahhh.. Kalimat yang Bagus.. “jawab Jungkook.
“Benarkan??Seorang Raja tidak akan mengotori tangannya sendiri untuk membantai musuhnya.”
“Hehehe...Hmm.. Pemikiran yang Bagus.
Oke.. Lupakan saja..dan ayo masuk ke dalam.”Ujar Jungkook.
Jennica dan Jungkook pun masuk ke dalam Club.
Suasana Club mewah ini terlihat berbeda.
Semua tamu terlihat seperti seorang bos besar, pengusaha kaya raya, dan mungkin ada beberapa di antaranya yang adalah mafia.
“Huhhh... Bisa jangan menyentuhku??”ucap Jennica datar sambil melihat ke arah tangan Jungkook yang dari tadi merangkulnya.
“Tidak bisa...
Ayo duduk disana..”ajak Jungkook.
Jennica hanya menatap sinis
Jungkook dan menepis tangan Jungkook yang merangkulnya dan berjalan duluan.
Jungkook justru menyusul Jennica dan kembali merangkul Jennica dan membawanya menuju salah satu tempat duduk.
“Sudah kubilang lepaskan tanganmu!! “ucap Jennica kesal.
“No.. Sudahlah..Ayo pesan minum..”ucap Jungkook.
Beberapa botol minuman pun diletakan di meja di depan mereka.
Jennica pun melepaskan rangkulan Jungkook dan duduk menyilangkan kakinya sambil melihat ke arah lain.
Jungkook pun memberikan sebotol minuman pada Jennica lalu duduk bersandar sambil meneguk minuman.
Jennica pun mulai meminum alkohol itu dengan kesal.
Jungkook kembali merangkul Jennica sambil meneguk minuman.
Jennica pun kesal dan membuang nafas frustasi dan menatap sinis Jungkook.
“Hey kau..” Ucap Jennica memanggil salah satu gadis penghibur yang bekerja di Club itu.
“Sepertinya kau punya pekerjaan yang Bagus disini.. “ Ucap Jennica kesal
Jennica pun melepas tangan Jungkook dan berdiri dari kursi lalu menarik gadis itu untuk duduk di tempat duduknya tadi,sementara dirinya hendak pergi menjauh.
Namun usahanya gagal.
Jungkook malah menahan tangan Jennica yang hendak pergi lalu menariknya. Alhasil,Jennica malah jatuh terduduk di pangkuan Jungkook.
“Arghhh... Sebenarnya apa maumu??! “ucap Jennica emosi.
“Kau bersamaku.. Itu saja..“jawab Jungkook
“Aishh.. Dasar gila..
Aku tidak mengenalmu orang asing!!” ucap Jennica semakin emosi.
“Tapi setidaknya kau tau namaku..“ jawab Jungkook santai.
“Tapi aku tidak mengenalmu!! “jawab Jennica.
“Lama-lama juga kau akan mengenalku..“ucap Jungkook.
Jennica hanya memutar bola matanya karna kesal pada Jungkook.
“Kau..Kenapa masih disini??”ucap Jungkook pada wanita penghibur tadi sambil menaikan salah saru alisnya.
Wanita itu pun berdiri dan pergi.
Jennica sudah sangat emosi.
Dia ingin berdiri tapi Jungkook menahannya dengan memeluk pinggangnya.
“Disini saja.. “ucap Jungkook.
“Huhhhh.. Hyakk!!!
Sudah kubilang lepaskan!!
Aku bukan salah satu dari gadis penghibur disini!! Aku bukan wanita murahan!! Sialan kau!! “ucap Jennica emosi
“Ya tentu saja..
Aku tau..Memangnya siapa yang mengatakan itu padamu?? “ucap Jungkook santai.
Jefitha sangat emosi namun akhirnya dian karna malas bertengkar.
Tiba-tiba Jennica menyadari ponselnya berdering.
Dia pun melihat nama yang tertera di layar ponselnya.
Kekesalannya semakin bertambah.
“Aishh..Halo... Ada apa??! “ucap Jennica
“Halo.. Kau dim-
Ishh..Hyakkk!! Kau sedang di club lagi?!”teriak Taehyung dari ponsel.
“Iya.. Kenapa??”jawab Jennica santai
“Kelompok Pezzo membuat masalah.”ucap Taehyung.
“Hmm..Lalu??”tanya Jennica.
“Pulang dan bantu kami..”ucap Taehyung.
“Huh?? Kenapa aku??Aku sedang malas bermain-main sekarang. Lagipula kalian sudah cukup.kenapa aku harus ikut?? Tidak ada hubungannya denganku..”ucap Jennica
“Mereka menculik Alissa..”ucap Taehyung
***