Love And Ties

Love And Ties
Tunangan?~


Seorang pria tampan berjalan tergesah-gesah menuju ruang kalas nya...


Sontak para wanita yang melihatnya berteriak kegirangan...


Namun pria itu tetap berjalan,dan tak menghiraukan apa yang terjadi di sekitarnya...


Ya,pria itu adalah Ikbal Adelard.Ia berjalan menuju kelas untuk menemui sahabat Ana,yaitu Alisya...


Sesampainya Ikbal di kelas nya,ia langsung menghampiri Alisya.


"Em....Sya"ujar nya basa-basi.


"Iya ada apa?"Alisya berbalik dan melihat siapa yang menyapanya,sontak ia terkejut...karena orang yang dia kagumi serta puja-puja ada di hadapan nya.


"Duh...gue gemeteran ketemu si My Prince, rasanya gue mau pingsan"gumamnya.


"Apa...?,gue gak denger lu ngomong apa,soalnya kurang keras suara lu"tanya Ikbal penasaran,akan apa yang di gumamkan Alisya.


"Eh...gue gak bilang apa-apa ko,ada apa lu kesini?,tumben lu ke kelas"tanya Alisya, mengubah topik.


"Sebener nya...gue kesini tu mau nanya nomer telfon Ana"ujar Ikbal dengan santai.


"Ngapain lu minta nomer Ana?"tanya Alisya merasa bungung.


"Udah kasih aja dulu,nanti gue jelasin"seru Ikbal memaksa.


"Iya-iya...bawel amat si lu"gerutu Alisya,sembari mengetik nomer Ana di hendphone Ikbal.


"Dah gue kasih tu nomer nya...jangan lupa nanti jelasin ke gue kenapa lu minta nomer Ana!"seru Alisya,sembari berkacak pinggang.


"Hmm..."jawabnya singkat,kemudian pergi.


"lah...ko langsung pergi si,kan gue masih mau dekatin My Prince,siapa tau nati dia bisa jatuh cinta sama gue"ujar Alisya yg merasa jengkel.


▪︎▪︎▪︎


Ana Poff~


Aku sedang berada di taman Campus...,


menikmati hembusan angin di bawah pohon sembari menunggu para dosen selesai rapat.


Setelah ini,nanti siang aku akan ada kelas.Karena para dosen akan segera selesai rapat.


Ting...


Suara nontifikasi ponsel ku,aku melihat ada sebuah chat yang tak bernama di layar ponsel ku.


Karena penasaran aku pun membaca isi pesan itu,aku sangat terkejut saat melihat isi pesan itu.


??...:


Anastasya...,aku tunangan mu.


^^^Ana026:^^^


^^^Ha...?^^^


??...:


Terlalu mengejutkan ya...?


^^^Ana026:^^^


^^^Ya...mungkin sedikit*>_<^^^


??...:


^^^Ana026:^^^


^^^Di bawah pohon.^^^


^^^An!026:^^^


^^^Aku ingin membicarakan sesuatu^^^


^^^apa aku boleh mengatakan nya...?^^^


??...:


katakan lah,apa yang ingin di bicarakan!


^^^Ana026:^^^


^^^Bisakah kita membatalkan....^^^


^^^acara perjodohannya ?^^^


^^^Ana026:^^^


^^^kenapa tidak di balas...?^_^^^^


^^^Ana026:^^^


^^^Bisakah kita membatalkan perjodohannya?^^^


^^^lagipula kau kan juga tidak mengenal ku,^^^


^^^dan juga kita tidak mungkin cocok...¿^^^


Akupun terus menunggu balasan dari nya,namun ternyata nihil...,ia bahkan tidak membacanya.


kemudian aku pun pergi ke kelas untuk kelas siang,karena para dosen sudah menyelesaikan rapat mereka.


Disisi lain...


Brakkk...


Seorang pria tampan dengan tatapan membunuh memukul kursi di pinggir lapangan basket.


Ya dia adalah Ikbal Adelard,entah kenapa dia menjadi sangat marah dan memukul benda


yang ada di sekitar nya.


"lu kenapa Bal?"tanya Ilham dengan rasa khawatir,karena tak biasanya teman nya itu semarah ini.


"Gue mau kekelas...ada kelas siang kan"ujarnya, meninggalkan Ilham.


"haa...??,biasanya dia kan bolos kelas,kenapa hari ini dia mau ke kelas?"merasa bingung,kemudian pergi menyusul Ikba


>>>


Sesampainya mereka di kelas,Ikbal langsung dihujani pertanyaan...


Karena tak biasa nya Ikbal ikut kelas,apa lagi kali ini yang mengajar adalah dosen Amel.Dosen yang sangat tidak disukai oleh nya,karena sikap nya yang terlalu menekan siswa.


"Bal....lu belum bilang ke gue,buat apa tu nomer Ana?"tanya Alisya malu-malu.


"Wajarlah gue minta nomer dia,orang gue tunangan nya"jelas Ikbal.


"Tunangan...??"Alisya merasa terkejut serta takpercaya,bagaimana mungkin pangerannya adalah tunangan sahabatnya.


"Gue minta lu rahasiain ini dari Ana"seru Ikbal,kemudian berjalan ke meja nya.