Love And Ties

Love And Ties
Prolog~


Akankah kita bersatu...,Akankah kau menerima ku...


Kau bagai uadara yang dekat namun tak terlihat...,


Dan kau bagai rembulan terlihat namun tak tergapai...


jika kau rembulan...aku ingin menjadi bintang mu,agar selalu ada di sisimu.dan jika kau udara aku ingin menjadi daun,agar dibawa terbang oleh mu...


Aku ingin menjadi seperti air yang terus mengalir...,melangir walau banyak batu yang menghalangi...


▪︎▪︎▪︎


Angin lembut menerpa rambutku...aku berjalan perlahan di jalan yg sunyi.


bintik air jatuh menerpa wajahku...awan gelap menyelimuti langit...


Cuaca terasa seperti hatiku...mendung,sunyi,,dan dingin.


Aku Anastasya Lesham...,hari ini aku dikejutkan oleh acara perjodohan.


Aku dijodohkan dengan orang yg tak pernah ku kenal...,dan tak pernah ku lihat.


hujan deras menerpa tubuhku...rasa dingin terasa menusuk sampi ke setiap inci tubuhku...


Aku berhenti di depan rumah yg terasa tidak asing lagi...itu adalah rumahku,aku mendekati sebuah kotak musik yg amat sangat indah...


kotak musik itu adalah pemberian dari sahabat kecilku...sahabat yg sangat penting bagi ku.


Tetapi ia pun pergi meninggal kan aku sendirian,aku selalu menunggu nya untuk kembali...walau pun aku tau itu tak munkin.


Aku menbuka kotak musik itu...mendengarkan alunan melodi yg keluar dari kotak musik cantik itu,sampai akhirnya aku pun tertidur.


>>>


Pagi hari


Aku bangun dengan mata bengkak dan sembab...


aku segera melihat jam,mataku terbelalak,karena aku kesiangan untuk perdi ke Campus.


Aku bersiap-siap dan belari ke sebuah halte busway.


"AW..."teriakku merasa sakit dan juga terkejut.


"Lo bisa liat gak...?"tanya seorang pria tampan dengan tatapan mata tajam.


"Maaf...gk sengaja"aku pun berlari ke arah busway,meninggal kan pria itu.


>>>


Sesampainya di Campus,aku melihat banyak kerumunan orang di lapangan basket.Dan rata-rata kebanyakan dari mereka adalah wanita.


"Na...sini"ujar teman ku,alisya abraham.


"gak lah sya...rame banget soalnya"jawabku.


"Lu gak tau apa Na,sekarang itu yang main basket pangeran Campus kita...,Ikbal adelard."ujarnya sembari menarik ku ke dalam kerumunan.


"pantesan rame banget di sini"ujar ku,tak habis pikir.


"Lu semalem nangis y...?"tanya nya tiba-tiba.


"Nggak ko..."ujar ku berbohong.


"lu gak bisa bohongin gue...,liat no mata lu bengkak terus sembab."ujar nya,dengan rasa khawatir.


"IKBAL...IKBAL...IKBAL...!!!"sorakan para wanita penggemar Ikbal.


Kami pun terkejut...,dan langsung menengok ke arah orang yang di soraki...


"Eh....dia kan orang yang gue tabrak di deket halte busway tadi"umpatku dalam hati.


"Sya...gue ke kelas duluan ya"ujar ku segera berjalan menuju ruang kelas.


"hah...Na sekarang kan jam kosong,Dosen lagi pada rapat,lu ngapain ke kelas?.Lagian juga paling gak ada orang di kelas..."ujar Alisya menjelaskan,namun tak dihiraukan oleh Anastasya.


"ANA.....!!!"teriaka Alisyah yang jengkel,karena tak dihiraukan oleh Anastasya atau kerab di panggil Ana.


Semua orang yg ada di lapangan pun sontak terkejut,dan melihat ke arah Alisya yang sedang berteriak tak jelas.


Karena merasa di perhatikan,Alisya pun melihat ke arah orang yang meperhatikannya...,kemudian ia meminta maaf dan berlari mengejar Anastasya yang sudah agak jauh.