Lost Again

Lost Again
Bullying


Happy Reading


_____


SMA DHARMA PUTRA


Brakkkk....


Isabela tak sengaja menabrak seseorang, ia buru-buru untuk masuk kelas karna hari ini kelas Bu Dewi, seorang guru killer. Bu Dewi tak memberi toleransi kepada anak murid yang telat masuk di kelas nya


"aww" ringis orang itu


"M-maaf kak, aku ga sengaja" ucap Isabel sembari mengambil buku yang berserakan


"Maaf maaf, Lo kalau jalan tu pake kaki, lihat jalan nya pake mata, punya mata kan? kalau ga punya, gue kasih mata sapi ke lo " pekik orang itu sembari mengibas-ngibas kan rok nya yang kotor


Isabel sedikit melirik ke atas. Ia terkejut, orang yang ia tabrak adalah mantan sahabatnya, Fania Georgia. "kenapa dia? kenapa dia ada disini? ya ampun, apa yang harus aku lakukan?" Batin Isabel


Isabel terdiam, dengan posisi terduduk, ia tak berani membalas orang itu sambil menahan air mata yang hampir keluar


"Woyy...Lo punya mulut kan? jawab dong!" bentak Fania


Dengan geram, Fania langsung mengarahkan wajah Isabel yang tadi menunduk jadi menghadap ke Fania. Fania terkejut dan tak lama kemudian menyeringai


"Heh...lo rupanya" sinis Fania


Isabel terdiam, dan air mata nya menetes


"Alahhh....cup cup cup, ga usah nangis dong " ucap Fania sembari tersenyum sinis


"A-apa yang m-mau kamu lakukan?" ucap Isabel terbata-bata


"Haishhhh... kek ga tau aja lo"


"M-maksudnya?" tanya Isabel


"Ya mau nindas lo lah, kenapa? lo ga suka?"


"J-jangannnn" ucap Isabel memohon


"Cium kaki gue dulu baru gue lepasin lo"


"hahhh?" Isabel tak percaya


"Kenapa? ga mau? berarti lo suka kalau gue bully lo?"


Isabel menggeleng sambil menunjukkan muka melas


"Ya udah cepetan" ucap Fania sambil mengarahkan kaki nya ke hadapan Isabel


Isabel menoleh ke kanan kiri nya untuk memastikan tak ada orang yang memperhatikan mereka. Tapi semua siswa XI IPA-2 yang kebetulan sedang pelajaran olahraga memerhatikan mereka sejak tadi


Dengan ragu Isabela menundukkan kepalanya mengarah ke kaki Fania


"Hoekkkk ......"


Isabela tak tahan dengan bau yang sangat menyengat dari kaki Fania. Entah berapa hari Fania tak mencuci sepatu nya, yang bau nya sudah melebihi bau bangkai alien


(Author juga ga tau bau bangkai alien kek mana:v)


'Ya ampun, ni anak udah berapa minggu ga cuci sepatunya, bau banget. Anak orang kaya kok jorok amet' batin Isabela


Sedangkan para siswa XI IPA-2 hanya tertawa terbahak-bahak sembari berjalan meninggalkan Isabela dan Fania


"Gimana? harum ga?" tanya Fania


"G-ga, B-bau banget" ucap Isabela


Tiba tiba, seorang guru bejalan ke arah mereka berdua "Ada apa Fania?" tanya guru yang bernama Gita


"Ga Bu, tadi cuma ada kecoa lewat" jawab Fania


"ada ada aja kamu" ucap Bu Gita


"Ehhh? Isabel ga masuk kelas?" tanya Bu Gita kepada Isabel


'ya ampun, aku lupa!' batin Isabel


"i-ini mau masuk bu" jawab Isabel


"Ya sudah, masuk sana" ucap Bu Gita


Di kelas


Tok..tok..tok


"Permisi bu" ucap Isabel


seketika semua pandangan tertuju ke Isabel


"Kemana saja kamu?" tanya Bu Dewi dengan sinis


"Ke Toilet bu" jawab Isabel berbohong


"kenapa lama sekali?"


"Saya sakit perut bu"


"Alahhhh... ga usah banyak alasan kamu. Keluar!" bentak Bu Dewi


"I-iya bu" Jawab Isabel sambil berjalan menuju pintu


"Ehhh....bentar-bentar" ucap Bu Dewi


"K-kenapa Bu?"


"Kamu bersihin toilet perempuan, kebetulan hari ini kelas XI IPA-2 ada pelajaran olah raga, jadi toilet kotor" Bu Dewi memerintah


"B-baik bu"


Teman sekelas Isabel melihatnya dengan tatapan senang, jijik, tak ada yang berbelas kasih kepada Isabel


Di Toilet Perempuan


Banyak anak murid yang sudah selesai mengganti baju mereka


"P-permisi kak" ucap Isabel


Seketika semua pandangan tertuju pada Isabel


"mau ngapain lo?" ucap salah satu dari mereka


"Mau bersihin toilet kak"


"Hahahahahh.....makanya dek, kalau mau masuk kelas tu jangan lama-lama jalan nya" ucap orang itu


Isabel terdiam, dan langsung berjalan masuk ke toilet itu


"ettttt, bentar dulu dong" orang itu menghentikan Isabel


"K-kenapa kak?"


"Lo anak yang tadi di suruh nyium kaki Fania kan?" tanya orang itu


Isabel hanya mengangguk


"Hahaha ya ampun dek, makanya kalo jalan tu lihat lihat"


Skip...


Sekarang di toilet hanya ada Isabel seorang, entah berapa lama isabel meladeni kakak kelas tadi


"Akhirnya selesai juga"


Isabel terdiam sambil menatap langit-langit toilet...


'Kenapa nasib ku jadi gini?, kenapa semua orang bully aku?, aku udah berusaha jadi yang terbaik tapi ga pernah di hargai, kenapa ga ada yang mau berteman sama aku? apakah didunia ini ada kutukan sehingga aku tak mempunyai teman? jangan-jangan karena aku menjatuhkan Gramofon di rumah itu? ga mungkin, itu cuma Gramofon biasa' batin Isabel.


(Author lewat)


_ini cuma cerita akal-akalan author, ga untuk ditiru, and kalian jangan suka bully orang yee, bully bisa mempengaruhi mental orang tsb


Maaf kalau ada typo


jangan lupa kasih saran kalau author ada salah dalam tata bahasanya.


Vote karya pertama author ya


~To be Continue