
Maaf kalau ada kesamaan nama tokoh
Happy Reading
***
"Isabel........" Teriak sang ibunda
Ya, dia bernama Isabela Rosseane, berumur 16 tahun, seorang gadis yang mungkin tak diinginkan kehadiran nya. Dia anak kandung dari sepasang suami istri bernama Abraham Alfarezi dan Pratistha Maheswari
Dulu mereka mempunyai perusahaan yang cukup besar. Tetapi, setelah Isabel lahir, perusahaan Abraham mengalami kebangkrutan. Itulah mengapa Isabel dianggap anak pembawa sial, tetapi tidak dengan ayah nya, Abraham sangat menyayangi Isabel
Kenapa sih aku ga punya teman? emang nya salah ku apa? dan kenapa orang yang aku cintai pergi dariku? apakah aku ga dapat hak untuk mencintai seseorang?
_________
"Ayah...Isabel berangkat sekolah dulu ya" pamit Isabel kepada ayahnya
"Iya bel.....ini uang untuk kamu" kata Abraham sambil memberi uang 50.000 ke Isabel, tetapi gerakan itu terhenti
"Ga usah kamu kasih uang ke Isabel, buat susah orang aja. Isabel tu anak pembawa sial mas!" ucap Pratistha sinis
"Ya ampun mah, Isabel itu anak kamu, darah daging kamu!" ucap Abraham memekik
"Aku anggap dia kalau dia ga buat kita susah mas"
"Wajar kalau dia buat susah kita, dia kan tanggung jawab kita mah"
"Serah kamu deh mas, aku mau naik ke atas"
*Rumah Isabel ga begitu mewah, cuma ada dua lantai, lantai pertama terdiri dari ruang tamu, ruang keluarga, dapur, ruang makan dan ruangan tenis meja (Ayah Isabel suka maen tenis meja, tapi author juga gatau maen nya ama siapa. Ama hantu kali yak😂 Canda ). Sedangkan lantai dua cuma berisi kamar Isabel, kamar Abraham dan Pratistha, kamar tamu, dan ruang kerja Abraham
"Hiks....hiks...hiks.. "
Abraham terkejut, ia langsung berbalik melihat seseorang menangis
"Isabel...." panggil Abraham dengan lembut
"Hiks...Isabel..hiks... gapapa k-kok yah"
"Maafin mama kamu ya nak...!" ucap Abraham sambil memelas
"I-iya yah...I-Isabel gapapa kok" ucap Isabel dengan tangis yang mulai mereda
"Ya udah....mau ayah antar atau naik ojol?" tanya Abraham
"Naik ojol aja yah, Isabel pesen ojol dulu yah" ucap Isabel sembari mengambil Handphone dari tas nya
"Iya nak, ini uang nya. Ayah tinggal dulu ya"
kata Abraham sambil memberi uang yang belum sempat ia kasih tadi
"Makasi yah"
(Author lewat)
skip....
5 menit....
7 menit...
10 menit....
Ojol pun datang
Isabel pun menghampiri ojol tersebut
"Mau kemana mbak?" tanya ojol
"Ke SMA DHARMA PUTRA mas" ucap Isabel sembari memasang helm
"Oh...Siap mbak"
"Oke"
Tak sampai 10 menit perjalanan dari rumah ke sekolah Isabel
"Berapa mas?" tanya Isabel
"15.000 aja mbak"
(*Author lewat)
*author gatau berapa harga naek ojol, soalnya author ga pernah naek ojol:v*
"ini mas" ucap Isabel sambil memberi uang
"ga ada duit kecil ya mbak? Saya ga punya kembalian"
"ya udah gapapa mas, kembalian nya ambil aja" ucap Isabel sambil tersenyum
"Lah mbak nya ntar gimana kalau mau makan?"
"Saya lagi puasa mas" ucap Isabel berbohong
"ohh.. gitu ya mbak, ini beneran kembalian nya buat saya?" ucap ojol tak percaya
"Iya mas, ambil aja"
"Alhamdulillah, Terima kasih mbak"
"Sama-sama"
Like, Vote, Komen nya kaka^^
~To be Continue