JOCELYN

JOCELYN
05.


hahahaha, apa dia pikir dia bisa lepas dari diriku? Kau salah menentang orang nona. Tapi jika dilihat liat dia juga menarik, cantik dan juga seksi, ahhkk apa yang aku pikirkan? Kenapa aku jadi memikirkan wanita bar bar itu?batin Lian


Lian tersenyum mengingat bagaimana sikap Jocelyn yang sangat keras kepala dan bahkan bisa disebut dengan kurang ajar.


Jodi bergidik ngeri melihat sikap tuannya yang tiba tiba tersenyum


ya Tuhan, aku tak tau apa rencana Mu setelah ini. Tapi jangan bilang jika hari ini akan kiamat, melihat tuan muda tersenyum seperti ini membuatku takut. batin Jodi berteriak.


"Tuan, apa rencana tuan selanjutnya?" tanya Jodi takut takut


"apa yah?"


". ...."


"aku akan mengikuti kemauan wanita itu, asal dia mau menikah denganku"


"me.. menikah, tuan?"


"iya, kenapa? Ada masalah?"


"tidak tuan. Lakukan semau tuan"


akukan hanya dapat menuruti kemauannya saja. Batin Jodi


πŸŽ€πŸŽ€πŸŽ€πŸŽ€πŸŽ€


Sesampainya Lian dirumah, dia disambut hangat oleh ibunya


"sayang, kau sudah pulang? Pasti kau sangat lelah kan?"


"Iya mom. Kenapa mom belum tidur?"


"ahh, tidak mom hanya ingin menunggu anak kesayangan mom pulang. Itu saja"


"katakanlah mom, aku tau mom ada maunya"


"sayang, kau sangat tau apa yang mom ingin kan. Kau memang anak mom.


Begini tadi siang aunty Bela datang kerumah dan dia membicarakan tentang perjodohan mu dengan putrinya."


"katakan pada aunty Bela sampai mati pun aku takkan pernah mau menerima perjodohan gila ini"


"sayang jangan begitu, mommy juga ingin melihat mu menikah sayang"


"emm.. permisi tuan muda, Nyonya besar saya ingin pamit undur diri" kata Jodi menyela percakapan antara anak dan ibu


"ohh, silahkan Jodi" ucap brina, mommy Lian


"hmm"


Lian langsung berlalu kekamarnya, namun belum juga kaki Lian menapak di anak tangga yang pertama. Brina memanggil Lian.


"Lian, kau harus mau menikah dengan Fanya"


"oh, jadi nama wanita itu Fanya?"


"iya sayang"


"mom, walau aku bukan lelaki. aik baik tapi aku juga tidak mau mempunyai istri murahan"


"apa maksudmu sayang?"


Dengan cepat Lian mengeluarkan ponselnya. Dan menunjukkan foto seorang wanita yang tengah bercumbu dengan salah satu sahabatnya, dengan baju yang sangat seksi


"ini bukan Fanya maksud mommy?"


"i... iya, kenapa memangnya?"


"Fanya itu cuma seorang wanita murahan yang hanya bisa menjual tubuhnya, bahkan para sahabat sahabatku pun pernah menggilirnya, aku tak mau mendapatkan barang bekas"


"a... ap. apa?


"Lian istirahat dulu mom"


Lian dengan cepat menaiki anak tangga yang sempat tertunda ia naiki hanya karena suara cempreng milik mommy nya.


πŸŽ€πŸŽ€πŸŽ€πŸŽ€πŸŽ€


Ahh, hari ini sangat melelahkan. ahh, lebih baik aku langsung mandi air hangat saja. Batin Lian


Setelah selesai mandi, Lian langsung menuju kasur empuk dengan ukuran King size milik nya.


Kenapa aku memikirkan gadis bar bar itu sih? Batin Lian


"ahh, iya tadi dia memyuruhku untuk menghubungi nya" gumam Lian pada dirinya sendiri.


"mana, nomor ponselnya sih, tadi dia menyimpan namanya dengan apa? oh tadi siapa namanya?"


"ohh, iya aku ingat namanya Jocelyn, namanya bagus"


"huff, baiklah akan ku cari satu persatu"


Lian pun menscrool layar Handphone miliknya dari abjad A, lalu mata Lian seketika membulat terkejut dengan nama kontak yang tertera dilayar ponselnya


MY CUTE WIFE


sial, kenapa gadis itu dengan percaya diri menyebut dirinya istriku. Batin Lian


Tut.. tut... tut...


( anggap suara telepon masuk)


"hello, Jocelyn speaking here"


"halo, ini aku"


"aku siapa?"


"hei, kau mau mati yah? ini aku suami mu my cute wife"


"hah?....


oh, ya aku ingat. My Cold Husband"


"kau.." Lian mengeram marah


"santai hubby, aku memang benar bukan kau sangat dingin. Oh ya, ada apa menelpon ku?


"hey, bukan kah kau yang menyuruhku untuk menelponmu jika aku sudah sampai"


"oh, benarkah kau sudah sampai?"


"iya"


"aku tidak percaya"


"kau, apa kau kira aku pendusta?"


"kalau begitu mana buktinya"


Dengan cepat Lian mengalihkan panggilannya dari panggilan suara ke panggilan video.


"apa kau sudah percaya?"


"iya, aku sudah percaya. Hahahahaha"


"kenapa kau tertawa?"


"tidak, lucu saja. Ternyata kau sangat tampan yah"


"apa kau sedang berusaha merayuku?"


"anggap saja begitu, aku hanya mengatakan yang sebenarnya. Kenapa kau tidak pakai baju?"


"oh, aku hanya baru selesai mandi. Kau juga mengapa hanya memakai pakaian minim itu? Apa kau berusaha menggoda ku My cute wife?"


"Oh my God, maaf aku tidak sadar. Ini memang kebiasaan ku bukan mau menggodamu.( ucap Jocelyn sambil menutupi tubuhnya yang terekspos dengan selimut )"


"kenapa kau tutupi? Bukan kah aku ini suami mu? Aku ingin melihatnya"


"dasar mesum, ternyata dibalik sifat mu yang sangat dingin ternyata kau juga sangat mesun yah?"


"ada yang bilang jika mesum kepada istri sendiri itu tidak masalah"


"tapi masalahnya aku ini bukan istri mu Lian"


"bukankah kau sendiri yang membuat nama kontak mu 'my cute wife'?"


"maaf, aku sengaja. hahahah"


dia sangat manis jika tertawa seperti itu. Batin Lian


"baiklah, ini sudah malam. Lebih baik kau tidur"


"Lian, aku sudah tidak bisa tidur karna mu. Kau mengganggu tidur ku tadi"


"Lalu masalahnya apa?"


"kau harus tanggung jawab"


"apa yang harus aku lakukan?"


"kak Arkan biasanya akan menidurkan ku dengan bernyanyi dan mengelus kepalaku. Karna kau sangat jauh dariku, maka kau hanya bisa bernyanyi saja."


"baiklah katakan apa kagu yang kau sukai"


"beautiful in white"