I'M Your Wife?

I'M Your Wife?
Prolog


"Hari ini jadikan pergi shopping? Tangan gue udah gatel banget nih, udah pakai tas ini 2 kali!" ucapnya Kepada kedua sahabatnya.


Sebut saja dia Athi, anak konglomerat yang bisa menghabiskan miliyaran rupiah dalam sejam hanya untuk memotong kuku, atau pun untuk mengaploud foto di instragram.


Jangan tanya seberapa kaya keluarganya, tapi tanyalah kapan terakhir kali dia pergi berbelanja karena topik itu lebih menarik perhatianya di banding harus menghitung kekayaan keluarganya yang tidak ada habisnya.


Baru saja kakinya dan kedua sahabatnya mengijak di lantai salah satu mall mewah, namun sudah berjuta Rupiah mengalir berloncatan dari saldo rekeningnya.


"hmmm," Dia mencoba berfikir, tas yang mana yang bagus dan cocok untuk warna sepatunya serta warna bajunya yang baru saja dia beli beberapa menit yang lalu.


"Guys!" Ucapnya,


"Kira-kira tas yang mana yang cocok untuk baju gue yang tadi?"


Kedua sahabatnya saling melirik, "Ya ampun Athi!" pekik mereka bersamaan.


"Lo masih bingung mau beli tas yang mana?" Tanya mereka,


"Athi tuh gak pernah bingung milih tas, bahkan dia bisa beli pabriknya sekalian!" Seru mereka.


Athi menganggukan kepalanya, seketika dia lupa, bahwa dia adalah orang kaya! Jangankan tas, pabriknya saja tidak ada apa-apanya. dia sanggup membelinya!


"Oh iya gue lupa!" ujarnya,


"Oke pak, bungkus yang itu, yang itu, yang itu, yang itu" tunjuknya.


"Yang orange, pink, semua variasi warna dan modelnya semuanya bungkus aja!"


Pelayan itu bahkan kebingungan mendengarkan pesanan Athi, biasanya orang melihat toko tas ini saja sudah tak ingin masuk karena sudah tahu harga tasnya yang fantasty.


Namun gadis ini? dengan begitu mudah membeli semua tas yang ada.


"Langsung kirim ke alamat saya ya!" titahnya,


Athi! Banyak wanita yang mau menjadi dirimu!


***


"Papa!" sapa Athi penuh semangat.


"Hai sayang!" Ujar Papanya,


Athi mencium pipi papanya dan setelah itu duduk di sofa samping Papanya.


"Athi papa mau ngomong serius!"


"Apa papa?" tanyanya.


" Kamu hari ini gak masuk kuliah lagi?" Tanya papanya,


Athi hanya diam saja, kenapa bisa ketahuan bahwa hari ini dia bolos kuliah?


"Jawab Athi!" ucap Papanya tegas.


"emmm--" "Tadi athi bosan jadi Athi belanja pa! Tahu gak pa, tadi Athi beli tas lucu banget!"


"Athi!" Ucap Papanya lagi,


"Maaf pa, tadi dosen Athi gak masuk jadi Athi bolos aja deh!"


"Kamu hari ini sudah menghabiskan banyak uang!" Ucap papanya.


"Kapan sih kamu menghemat?"


"Papa!" "Athi cuma belanja, lagian uang papa banyak kok. Masa belanjain anak satu-satunya aja pelit banget."


"Ayolah pa! cuma beberapa Juta!"


"Papa tadi dapat tagihan kamu menghabiskan 1,5 Miliyar untuk belanja di satu toko!"


"Masih 1 M kok pa, belum 1 trilun."


"Athi!"


"Kalau kamu gak bisa hemat, papa bakalan jodohin kamu biar tahu rasanya ngurusin keluarga."


"Papa!" Rengek Athi ketika mendengarkan ucapan papanya.


"Papa Athi gak mau di jodohin!"


"Papa mau lanjut kerja, Kamu di rumah aja gak boleh keluar kemana-mana apalagi tuh gabung sama sahabat-sahabat Kamu di Club!"


Athi mendengus kesal sambil menatap punggung ayahnya yang keluar dari pintu utama rumah besar milik ayahnya.


Mimpi apa sih dia tadi malam sampai-sampai ayahnya berkata seperti itu?


***