
Setelah berbincang bincang, Angel dan kedua orangtuanya melanjutkan kegiatan makan malam di ruang makan.
Ruang makan yang begitu sangat luas dan di lengkapi dengan berbagai macam perabotan seperti beberapa guci besar dan meja rias.
Suasana makan malam sangat hening tanpa ada suara.
yang biasa nya Angel selalu banyak kata kata untuk Bayu dan risma, kini mulutnya terkunci. dan hanya memikirkan keinginan kedua orang tua nya.
Risma dan Bayu melihat sikap anaknya berbeda langsung membuka obrolan.
" Angel,,,, apa yang kamu pikirkan nak? " tanya Bayu melihat ke arah anaknya itu.
" Iya sayang,, kamu memikirkan apa? " tanya Risma juga melihat ke Angel.
" Aku gak lagi memikirkan apapun yah,bun? " ucapnya melihat ke arah orangtua nya dan tersenyum.
" Yakin?? " Jawab Risma dengan tatapan bertanya dan angel hanya mengangguk pelan.
" Ya sudah,kita lanjut makan lagi " jawabnya Bayu pada risma dan angel.
Namun ketika mereka melahap makanan,, angel tiba tiba bertanya kepada kedua orang tuanya itu.
" Bund, yah,,,," suara yang sedikit meragu.
" Iya sayang " jawab Risma memberhentikan makannya sementara.
" Mmmmmmm....aku mau tanya,,,, kenapa harus aku yang di jodohkan?. Anak bunda dan ayah kan bukan aku doang?
Ada mas Angga juga yang umur nya udah pantas buat menikah?? " ucapnya dengan ragu ragu.
" Memang mas mu sudah pantas buat menikah,,, tapi mas mu juga ingin adiknya bahagia duluan nak? " sahut bayu yang sedari tadi mendengarkan pertanyaan angel.
" Apaan bahagia,, yang ada bencana di hidup gue. " ucapnya dalam hati.
" Nanti juga kamu akan tau semuanya sayang? " jawab Risma tersenyum dan melanjutkan makannya.
Kleg...
Angel membuka pintu kamarnya dan langsung menuju ke kamar mandi untuk menggosok gigi. Namun sesaat selesai gosok gigi,, Angel melihat ke arah cermin dengan ekspresi yang sangat kacau.
" Aaaaaaaa.....!!! kenapa sih harus gue yang di nikahkan! kenapa bukan mas Angga! dan gimana gue bisa menikah tanpa ada rasa cinta! " ucapnya di depan cermin dengan ekspresi kacau itu.
" Jangankan itu! gue sama sekali aja gak tau wajah calon suami gue gimana! Oh Tuhan,,, kenapa ini benar benar buruk di gue???!!! gue sama sekali belum siap menikah???!!! " ucapnya lagi dengan wajah berubah menjadi sedih.
***********
Matahari yang sangat sejuk menerangi ruangan begitu sangat luas dan mewah dan tertata rapi bak seperti apartemen.
satu ruang terbagi dua.
ruang kerja dan ruang istirahat.
Dan diruang istirahat ,, tempatnya begitu mewah.
Ada sofa, Tv , tempat tidur, lemari pakaian,kulkas, kamar mandi dan pastinya ada AC.
Begitulah ruangan yang di huni oleh lelaki berusia 28 Tahun ini.
Namanya Fano.
Dia adalah pemilik perusahaan ini. bahkan ada beberapa perusahaan yang ia miliki tetapi ia lebih ingin netap di perusahaan ini.
Fano lelaki tampan yang di kagumi oleh semua orang termasuk perempuan.
Walaupun sikapnya dingin dan tegas terhadap semua orang,tetapi kaum wanita sangat menyukai nya dan ingin memiliki nya.
Fano yang duduk di kursinya terlihat wajah dingin dan dipegang nya sebuah bingkai foto yang ada di meja kerjanya.
" Kamu apa kabar ? sudah dua tahun kita tidak bertemu." ucapnya dalam hati dengan senyum bibir yang sedikit.
Namun sesat Fano menatap bingkai itu,, ia tidak sadar bahwa sudah ada yang melihat nya dari jauh sedari tadi.
" Lo belum bisa melupakan dia bro. " ucap lelaki itu mendekati Fano.
" Mau sampe kapan Lo begini terus fan?udah lah,,lo itu udah harus move on dari dia." ucap lelaki itu yang sudah duduk di sofa dekat meja kerja Fano.
" Gue udah coba buat lupain dia za,, tapi susah. "
" gak ada yang susah kalo didasari dengan niat fan? " jawab Eza yang tak lain sepupu sekaligus sahabat terdekat Fano.
" Dan gue dengar,, lo dijodohkan sama anak sahabat om dan Tante ya? " ucap Eza lagi menatap wajah Fano.
" Dari mana Lo tau?! kan gue belum kasih tau ke lo. " tanya Fano dengan tatapan tidak begitu suka.
" Dari Tante Risma." ucapnya begitu santai.
Fano kini sudah beranjak berdiri dan menghadap jendela dengan kedua tangannya di masukkan kedalam saku celana nya.
" Gue gak tau za,, apa pernikahan gue ini bahagia atau tidak. tapi yang jelas gue ngelakuin ini demi papa dan mama. gak lebih." jawab Fano menatap ke arah luar jendela.
" Gue jamin lo bakal bahagia dengan pernikahan lo ini bro." ucapnya beranjak berdiri dan mendekati Fano.
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
~ *Terima kasih ya atas dukungan dan doa kalian 😇😉😊♥️🌹🙏
Saya harap kalian masih setia melihat dan membaca kisah dari I love you my husband ♥️
Saya akan memberikan kisah seru dari cerita ini 😊 tapi jangan lupa di like , coment dan VOTE yaa...
Tunggu aja kisah selanjutnya......
* Terima kasih * 🌹🌹🌹🌹🌹🌹*