
Beberapa kali Fano nelpon angel namun tak ada jawaban sedikit pun,hatinya pun kini merasa gelisah bahkan panik dengan angel.
Tanpa menunggu lama fano bergegas untuk menemui angel.
Ia langsung mengambil jas bermerek itu dan beranjak keluar.
Sampainya di parkiran,fano langsung menaiki mobil dan melajukan mobilnya dengan kecepatan yang sedikit agak cepat.
Ia menyetir dengan keadaan yang sangat panik.
Jarak dari kantor ke high school cukup memakan waktu dua jam dan belum lagi macetnya.
" Akhhhh sial!!!!! " Ucapnya marah dengan memukul setir mobil nya itu.
Ia terus saja mentlekson jalanan itu namun keadaan tidak mendukung.
Semua jalanan dipenuhi mobil berderet dan di pinggir dipenuhi oleh motor.
Pelajaran Les akhirpun di mulai,, mereka belajar dengan tentram tanpa ada gangguan apapun.
Tetapi tidak dengan angel.
Pikiran nya sangat kacau balau.
Ya tentu,, karna ia tidak mengangkat telpon dari suaminya sampai 46x...
Awalnya selesai kekantin tadi angel ingin menelpon balik di toilet,tapi manda juga ikutan ke toilet.
Alhasil angel gak jadi telpon balik Fano.
Maka dari itu angel sampe sekarang lagi kacau balau pikirannya.
Bahkan ia sama sekali tidak konsen dengan materi yang di berikan oleh guru matematika.
Gea dan Manda sama sekali tidak mengetahui kegelisahan yang di alami oleh sahabatnya itu.
Karna Gea dan Manda fokus dengan materi yang diberikan oleh guru mereka.
Tak lama bel pulang berbunyi seluruh siswa high school bersorak gembira bergegas memasukkan buku kedalam tas mereka masing masing. Dengan terburu buru angel segera memasukkan buku kedalam tas nya dan beranjak keluar dari ruangan kelasnya itu.
Kedua sahabat nya seperti Gea dan Manda hanya mengerutkan kening mereka atas sikap angel yang barusan tadi.
Sampainya angel di mana ia diturunkan,ia mencari cari dimana suaminya berada.
Dengan wajah yang begitu cemas,angel mencoba menghubungi Fano. Namun ketika benda pipih itu mencoba menempel di telinga sih cantik angel,mobil sports berwarna hijau menghampiri Angel tepat di depannya.
Angel yang mengetahui mobil itu langsung masuk kedalam mobil dengan raut cemas.
Begitu gadis cantik itu masuk,Fano langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
Apalagi dengan raut wajah bercampur aduk.
" Kamu kenapa tidak mengangkat telpon saya??!!" Tanya fano yang masih fokus menyetir dengan raut wajah kesal ditambah cemas.
" Maa..aaf mas,, tadi sahabat aku terus aja didekatku mas..??" Jawabnya begitu takut dan menundukkan kepalanya.
Fano yang mendengar jawaban angel tetap saja melajukan mobilnya dengan raut wajah yang masih merasa kesal.
Tak butuh lama melaju,Fano memberhentikan mobilnya di daerah taman yang tak jauh dari apartemen mereka.
Fano langsung turun dari mobil tanpa melihat ke arah angel sedikit pun.
Angel yang tau bahwa suaminya sangat marah ia begitu bingung harus menghadapinya gimana.
" Pasti dia marah banget deh,,,,hufttt " ucapnya lagi dengan menghela nafas panjang dan beranjak turun dari mobil untuk menghampiri suaminya itu.
Yang tadinya ada rasa takut,kini ia buang dulu dan mencoba memberanikan diri untuk mendekati suaminya itu.
Terlalu banyak membuang nafas panjang kini angel sudah berada di hadapan fano sih lelaki pendingin itu.
" Kenapa kamu turun." Ucapnya fano yang masih tidak melihat wajahnya angel.
" Mas,, mas marah ya??? " Jawabnya dengan wajah memelas.
" Saya tidak marah sama kamu!tapi saya kecewa sama kamu! " Ujar fano yang sangat begitu kesal.
" Mas maaf,,,,,, aku mohon maafin aku." Ucapnya menunduk dan nada suara yang sungguh menyedihkan.
Fano yang mendengar suara angel langsung menghadapkan tubuhnya didepan angel dan mendekati angel dengan jarak yang sangat dekat.
" Sayang...hey...." Jawabnya langsung memegang dagu lancip angel dengan tatapan kasih sayang dan angel pun membalas tatapannya namun dengan tatapan sedih.
" Mas..maaf..." Ucapnya memelas dengan raut wajah sedih.
" Kamu tidak usah minta maaf sayang,, tapi satu hal yang aku minta sama kamu,, tolong apapun ceritanya harus kabari aku." Ucapnya lembut dan mengelus-elus pipi istrinya itu.
Angel yang mendengar permintaan suaminya itu langsung memeluk tubuh tegap fano dan menumpahkan semua air matanya itu.
" Aku janji mas,,aku akan selalu memberi kabar dan gak akan membuat kamu kecewa. Aku minta maaf mas.."
" Yasudah,iya sayang.,,
Kalo gitu kita pulang sekarang ya." Ucap fano membalas pelukan angel dan dibalas anggukan oleh angel.
Mereka berdua kini kembali kemobil dan melanjutkan perjalanan ke apartemen.
Namun di tengah perjalanan angel dan fano saling melirik dan tersenyum.
Mereka berdua seperti di mabuk asmara yang tak pernah mereka rasakan.
Waktu bersama masalalu fano,ia tak pernah sebahagia ini.
Begitu juga dengan angel.
Ia juga tidak pernah sebahagia ini bersama brian.
Sampainya di parkiran apartemen,Fano turun dari mobilnya dan membuka kan pintu pada angel.
" Silahkan turun istri ku..." Ucapnya dengan lembut.
" Terima kasih mas..." Jawabnya dengan tersenyum dan turun dari mobil.
Tanpa aba aba Fano langsung menggengam tangan angel dengan erat dan berjalan menuju lobby.
Angel yang mengikuti Fano dari belakang hanya tersenyum bahagia saat suaminya begitu sangat romantis.
Hanya butuh beberapa menit, seluruh pekerja apartemen berkumpul di lobby.
mereka semua bingung kenapa semua dikumpulkan karena tidak biasanya pemilik apartemen dikumpulkan seperti ini.
Apalagi mereka melihat dan berbisik bisik saat fano menggenggam erat tangan angel.
" Terima kasih kalian sudah berkumpul semuanya disini. Ada beberapa hal yang akan saya sampaikan pada kalian semua.Mohon semua harap fokus saat saya menyampaikan beberapa hal ini." Ujar fano yang begitu sangat tegas.
" Pertama, saya ingin mengenalkan perempuan yang berada disamping saya ini. Namanya Angel Sasongko,dia adalah istri saya." Ucapnya santai dan membuat semua terkejut batin termasuk angel.
" Mas..seriusan kamu akan memberitahu pada mereka?" bisik nya angel ditelinga Fano dan di anggukan senyum oleh Fano.
" Saya ingin kalian menghormati istri saya seperti kalian menghormati saya. Dan apapun yang diinginkan oleh istri saya,tolong kalian turutin." ucapnya lagi dengan tegas.
" Yang ketiga,Minggu depan saya dan istri saya tidak tinggal lagi di apartemen ini,,, mohon kerjasama nya untuk menjaga apartemen ini." Lontarnya fano dan membuat seluruh karyawan kaget termasuk angel.
" Jadi bapak tinggal dimana nanti? " tanya salah satu karyawan yang syok mendengar ungkapan bos nya mereka.
" Mas,, maksudnya apa sih ini?? " ucap angel yang sedikit nada terdengar pelan.
" Sayang...Minggu depan kita akan tinggal dirumah kita sendiri." jawabnya fano sambil mengelus-elus pipi angel dan membuat angel makin gak mengerti.
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.....
Maaf semuanya karna terlambat update kisahnya..
Karna papa saya baru saja meninggal.
Mohon doanya ya teman teman agar papa saya tenang disisi Allah SWT..
Amin..... 🙏🙏🙏🙏
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
* Terima kasih kalian sampai sekarang masih membaca kisah dari I love you my husband ♥️🌹😍😘😘🥀
* Jangan lupa di like, coment and Votenya 🤩🤩🥀🥰😍*