
" Satu kebanggaan besar buat saya karena kedatangan pasangan yang sangat cantik dan sangat tampan " ucap salah satu pedagang yang ingin melayani mereka berdua.
" Mamang bisa aja.." jawabnya angel tersenyum namun tidak untuk fano.
" Non cantik dan aden tampan mau pesan apa? Biar saya buatkan yang sangat-sangat spesial." Ucap dengan raut wajah senang.
" Hmmmmm.. saya pesan nasi goreng spesial ya mang tapi gak usah pedas." Ucap dengan lembut.
" Kalo den tampan nya mau pesan apa? " Ucap bapak yang sedikit terlihat tua.
Dengan sikapnya yang sangat dingin,,fano hanya terdiam yang tak bisa berpikir karna seumur hidupnya tidak pernah makan dipinggir jalan seperti ini.
" Kok malah diem sih?? "
" Oh sorry, saya pesan sama seperti dia aja pak."
" Baiklah,mohon di tunggu sebentar ya non cantik dan den tampan? " Ucapnya langsung beranjak pergi.
Angel yang dari tadi memperhatikan tingkah fano hanya tersenyum manis dan melihat wajah fano yang seperti ketakutan tidak jelas itu.
" Lo kenapa sih?wajah lo itu kayak gak mendukung." Ucap dengan tersenyum ngakak.
" Kamu kenapa pilih tempat seperti ini,,kan kita bisa makan di restoran." Jawabnya senada kesal.
" Loh kok gitu."
" Kita gak tau,makanan ini bersih atau tidak atau enak atau tidak! Dan kalau kamu dan aku sakit gimana." Ucap serius pada angel
Angel yang mendengarkan perkataan fano membuang nafasnya dengan panjang dan menatap mata fano dengan serius.
" Makanan ini sangat higienis dan sangat enak,, terus kalo lo makan,gue jamin lo gak akan sakit! "
" Dari mana kamu tau"
" Lo meragukan gue?" Ucapnya menatap serius ke fano
" Bukan,cuma saya heran dan takut aja."
" Lo gak usah takut,, makanan ini sangat bersih."
" Gue tau lo sama sekali belum pernah makan ditempat seperti ini,, tapi jamin deh,, lebih enak makanan disini daripada di restoran.
Apa lagi di resto mehonggg,," ucapnya kembali menatap ke arah jalanan.
" Mehong apa?" Jawab nya fano dengan tidak mengerti.
" Mahal."
Seketika wajah fano yang tadinya dingin kini tersenyum melihat tingkah angel yang sangat menggemaskan itu.
" Ada ada aja kamu " ucap nya tersenyum.
" Lah kok ada ada aja,, gue serius kali??? Tapi tunggu dulu deh,,, baru ini gue lihat lo tersenyum." Ucap angel menatap ke arah fano dan seketika lagi wajah fano menjadi dingin kembali.
Dan makanan mereka berdua pun sudah tiba,lalu sih bapak penjual langsung mensajikan makanan itu ke meja mereka dengan senyuman.
" Silahkan non,den..."
" Terima kasih mang.."
" Kalau begitu mamang tinggal dulu yang non.." ucap sih bapak beranjak meninggalkan mereka berdua.
Makanan sudah disajikan dimeja namun fano masih saja berdiam seperti tidak ingin dimasukkan kedalam perutnya.
Tapi tidak dengan angel,setelah makanan datang angel langsung melahap pesanannya dengan seperti orang kelaparan.
Dua sendok pun sudah masuk kedalam mulut angel, namun dilihatnya Fano masih menatap makanannya dan tidak disentuh sama sekali.
" Kenapa lo gak makan?masih gak percaya??? Lo cobain deh sekali..nih nah buka mulut lo." Ucap dengan menyuapkan fano.
Setelah makanan itu sudah ada dalam mulutnya fano,ia merasa terkagum kagum menikmati rasa makanan itu.
Dalam pikirannya lebih enak makanan disini dari pada di restoran.
Fano kini menyantap lahap makanan nya tanpa tersisa satupun.
Selesai makan malam kini mereka balik ke apartemen.
Sampainya dikamar,angel membersihkan badannya setelah itu membaringkan tubuhnya pada kasur empuk milik mereka.
Begitu juga dengan fano,, selesai membersihkan badannya langsung menuju kasur dan membaringkan badannya.
Mereka berdua sama sama membaringkan badannya dengan posisi telentang.
Dengan raut wajah mereka yang begitu sangat kaku. Ya maklum pengantin baru??apalagi pernikahan yang dipaksa.
" Lo tau gak, sekarang dengan pernikahan ini gue gak tau harus gimana. Gue aja baru mengenal elo,, Terus bagaimana bisa gue mencintai suami yang baru gue kenal."
" Saya sudah bilang sama kamu,kita jalanin aja dulu. Kita tidak tau takdir bagaimana untuk kita berdua."
" Kalo seandainya kita jatuh cinta bagaimana? " Ucapnya angel melihat kearah fano.
" Tidak usah dibahas,ayo tidur dan jangan pikir macam-macam lagi." Ucapnya langsung membelakangi angel.
Angel yang mendengar perkataan itu langsung raut wajahnya berubah menjadi kesal dan membelakangi fano.
Angelpun memejamkan matanya yang sedari tadi sudah mulai mengantuk.
Mereka berdua kini tidur dengan tentram dan nyenyak tanpa ada gangguan apapun.
05.45 pagi yang tidak biasa nya bangun,angel pun terbangun karna merasakan haus di sepagi buta ini. Ia turun dari ranjang dan menuju kedapur.
Sampainya didapur ia mengambil minum di galon dan meminumnya.
Dan dilihatnya jam sudah pagi, tapi entah ada angin apa angel langsung berniat belanja sayuran di pasar.
Sampainya ia kembali dari kamar,angel pelan pelan melangkah supaya hentakan kakinya tidak membangun kan fano.
Angel mengambil jaket nya dan mengambil dompetnya dan pergi keluar.
Hanya memakai piyama lengan pendek dan celana panjang angel menuju kepasar dengan begitu pedenya.
Dari sejak smp angel sudah di ajari oleh risma untuk memasak.
Kata risma perempuan yang istimewa itu adalah perempuan yang bisa masak.
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
~ *Terima kasih sudah melihat dan membaca kisah I love you my husband ♥️🌹😊🥀
Jangan lupa tinggalkan like,coment dan Votenya 🤩
~ Terima kasih juga yang sudah mendukung dan mensupport aku karna sudah menyelesaikan episode ini 😊🙏
~ Terima kasih juga sudah selalu setia menunggu update dari kisah I Love you my husband ♥️😊♥️🌹
\* Tunggu episode selanjutnya 🥀🌹*\*