
Fano yang mengetahui wajah angel seperti orang tak mengerti, hanya senyum saja.
Rasanya Fano ingin saja tertawa,tapi ia harus menahannya.
Apa yang dikatakan fano memang lah benar.
Ia akan membawa istrinya kerumah nya yang ada di Menteng.
Fano sengaja tidak memberitahu kan nya dari awal karna ingin menjadi kejutan buat istrinya itu.
Fano kemudian menatap kembali ke arah karyawan nya dan melanjutkan pembicaraan yang sempat terputus.
" Baiklah itu saja yang saya sampaikan pada kalian semua,,, Dan terima kasih atas kerja sama nya selama ini." Ucapnya langsung beranjak pergi tapi tak lupa ia kembali menggenggam tangan istrinya itu yang hanya pasrah saja ditarik oleh Fano.
Sepanjang menuju apartemen mereka,angel hanya diam saja dengan wajah tak bisa di artikan.
Sedangkan fano menunjukkan wajah dinginnya itu.
Sampainya di dalam apartemen mereka,, angel menuju kamar namun di hadang oleh fano yang membuat angel makin bingung.
" Tunggu dulu sayang.." ucap nya menghalangi jalan angel.
" Kenapa mas,,, aku mau mandi? "
" Sini duduk dulu ." Ajaknya dan angel hanya menurut dengan wajah sedikit makin bingung.
" Ada apa sih mas,," tanya nya yang sudah duduk disofa.
" Apa kamu tidak ingin menanyakan soal tadi? " Jawabnya yang sudah duduk disofa juga.
" Soal apa? "
" Soal kita akan pindah."
" Oh .... itu... " Jawabnya mengangguk.
" Aku ingin menanyakan sih,,, tapi nanti setelah aku selesai mandi." Jawabnya lagi menatap suami gagah nya itu.
" Kamu sangat menggemaskan sayang." Ucapnya mencubit hidung mancung istrinya itu.
" Ih..mas.. sakit tau.."
Melihat tingkah angel Fano tersenyum manis saat mencubit hidung mancung istrinya itu.
Angel pun dengan segera bangkit dari duduknya namun tangan angel di genggam oleh Fano dan dengan tatapan yang sangat serius.
Mereka berdua saling bertatapan tanpa memejam dengan suasana hening,
Dag-dig-dug ......
Jantung mereka berdua berdegup sangat kencang saat tatapan begitu mendekat.
Tak disangka,dengan keberanian nya lelaki tampan itu tanpa meminta ijin langsung mencium bibir kecil angel yang sedari wanita kecilnya sudah menutup mata dengan wajah begitu canggung.
Suasana yang sangat mengheningkan kini angel membalas ciuman dari Fano.
Maklum angel baru pertama kali makanya angel menjadi kaku.
Setelah beberapa menit,mereka menghentikan ciumannya dan angel tersenyum malu malu kucing.
Sementara Fano tersenyum dan mencium kening istrinya itu.
Setelah dapat ciuman lembut dari Fano, angel beranjak dari sofa dan menuju ke kamar.
Sementara Fano hanya melihat punggung angel dengan senyuman sampai jejak angel tidak terlihat lagi.
********
Langit malam yang dipenuhi banyak bintang-bintang sangat indah dan berkerlap kerlip melengkapi suasana keheningan Andra yang berada di taman belakang yang berada juga tepat kolam berenang.
Andra yang sedang asik duduk ditepi kolam sambil menatap bintang dilangit dan menggoyangkan kakinya ke dalam air.
Sambil menatap bintang,Andra saat itu juga sedang memikirkan sesuatu yang membuat dirinya termenung.
Disaat sedang termenung, kedua orangtuanya pun datang menghampiri Andra dengan penuh kasih sayang.
Andra yang masih saja termenung tidak menyadari bahwa Bayu dan Risma sudah berada disampingnya.
Saat Bayu memegang pundak Andra,ia pun begitu tersadar saat melihat kedua orangtua nya sudah berada didekat dirinya.
" Ayah..bunda.." ucapnya yang mengekspresikan kekagetan nya.
" Kamu kenapa nak? Tumben sendiri di sini... " Tanya Bayu yang penasaran.
" Iya,, anak bunda tumben merenung disini,, kamu sedang memikirkan apa nak.." ucap Risma yang menghampiri Andra tepat disamping kiri anaknya itu dan memegang punggungnya.
" Aku enggak apa apa kok bund..yah.. cuma lagi panas aja maka nya aku duduk disini." jawabnya bohong agar kedua orangtuanya tidak khawatir.
" Bunda mengandung mu 9 bulan nak,, jadi bunda tau kamu sedang memikirkan hal lain yang mungkin terjadi terbebani di diri kamu sayang."
" Kamu dengar kan nak,ayah dan bunda mengetahui,,, kamu bilang tidak apa apa sedang kan kebenaran nya itu kamu di landasin sesuatu yang membuat dirimu menjadi merenung." ucap Bayu yang sangat begitu lembut pada Andra.
" Coba cerita nak,apa yang sedang kamu pikirkan." tanya Risma sekali lagi.
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*Maaf untuk kalian semua sudah menunggu terlalu lama update nya...
Keadaan saya kini masih berduka..
bahkan untuk memikirkan sesuatu untuk di sharingkan dalam ceritanya tidak fokus.
bahkan otak saya stuck.
Mohon maaf untuk semuanya 🙏🙏
~~~~~````
**Terima kasih sudah mendukung dan berdoa untuk bisa update I love you my husband ♥️🌹😍🥀
Jangan lupa vote like dan mampir di update selanjutnya...
ajak teman teman kalian juga untuk mampir di karya ini ,♥️***